
hari hari trus berlalu tak terasa kandungan sang nyonya tian semakin membesar tidak semesti kandungan orang normal pada umumnya .
namun walau begitu ia tak pernah berkeluh kesah atau pun putus asa ia membawa perutnya yang besar dengan ringan tampa rintangan .
hotel dan juga restorannya semakin terkenal keseluruh penjuru cabang cabangnya sudah berkembang pesat beberapa bulan ini .
begitupun anak buahnya semakin hari semakin meningkat .
dari kalangan bawah ataupun menengah melamar pekerjaan disana.
walau begitu sang pemilik asli tak pernah menampakkan diri mereka walau di setiap cabang tempat kahusus selalu di buatkan untuk sang pemilik.
namun karena alasan apa mereka berdua tak mau menampakkan diri mereka ke publik.
itu masih di pertanyakan.
jika sang karyawannya sedang mempertanyakan bagaimana rupa sang atasan maka di tempat lain 2 pasutri jadi perbincangan sedang menghabiskan hari hari mereka dengan berdua saja seperti pasangan normal pada umumnya.
"halo kakak,abang,Dek,dedek,uyil"menyapa calon bayinya sambil mengelus lembut perut istrinya.sang calon bayinya pun seakan mengerti bergerak satu persatu sesuai nama yang disebut dan akhir nama yang ayahnya sebut tak ada pergerakan mampu membuat 2pasutri itu terbengong dan tawa pecah keluar dari sepasang suami istri itu.
ha ha ha ha ha.
__ADS_1
tampa keduanya sadari sosok tegap berwajah sangat mirip dengn tuan muda tian sedang memperhatikannya lekat sambil berangan angan suatu saat nanti bisa berkumpul bersama ketawa bersama .
dan itu tak lama sosok itu pun menghilang seperti tak pernah ada orang disana.
ke dua pasutri itu yang sedang asik bercanda ria di tengah tengah taman bunga yang luas tak menyadari ada sekelebat jarum kecil meluncur mengenai titik pital calon calon bayinya.
hingga jeritan istrinya yang pilu
aaaaakh!!!!!!!!
tak sadarkan diri.
ia tak bisa berkata kata hanya air mata yang meleleh membasahi pipi rasa khawatiran yang bercampur aduk dengan tangan gemetar ia membawa istrinya ke ruangannya namun sampai disana ia berpikir ulang lagi sesudah ia ditenangkan oleh pengawal li
3 orang itu pun hilang di pandangan mata
dan nampak di sebuah tanah yang sejuk nan asri dan tak jauh di tempat mereka berada berdiri bangunan kokoh kahas moderen.
dengan tergesa gesa tamap sepatah kata ia membawa istrinya ke dalam ruangan operasi dan di pimpin olehnya sendiri dan pengawal li jadi asistennya.
dengan peperangan yang ganas antara khawatiran dan tepat akhirnya mereka berdua berhasil mengeluarkan 4 bayinya.
__ADS_1
namun nahas 3 bayi mungil itu sudah pergi dengan terpaksa.
dan satu bayi yang dikira kakak itu selamat namun ia harus di rawat dengn ketat .
bisikan pun terdengar akhirnya ia pergi menyuruh asistennya menuju sebuah aliran sungai namun aliran itu ternyata sudah berubah dengan tingkatan tuannya yang semula ada satu macam air sekrang sudah bertambah 2 macam air jernih dan seperti susu wanginya pun seperti susu yang pekat akhirnya karena penasaran ia pun mencicipinnya sedikit .
"manis"lirihnya.
"air apa ini?"memandang dengan heran tampa ia sadari ada yang janggal .
namun ia teringat pda majikannya ia pun buru membawa 2 macam air itu dengan 2 kendi.
hos hos hos
"maaf tuan "sambil mengatur nafas.
"hem"bengambil dua kendi itu ia sempat heran namun ia ingat tentang pertama kali ia masuk bahwa ia sudah dijelaskan.
senyumnya pun terbit namun sesaat
lalu menuangkan pada bak husus bayi dan membersihkan anak anaknya walau 3 bayi itu sudah mati.
__ADS_1
dan satu bayi itu yang masih bertahan ia.mandikan pada 2 macam air itu hingga racun yang mengendap dalam tubuhnya bersih tampa sisa malah perubahan pada sosok bayinya bertambah kali lipat.