Ku Temukan Permata Ku Di Kerajaan Kuno

Ku Temukan Permata Ku Di Kerajaan Kuno
opiside 6


__ADS_3

Capter 10


sang pangeran yg mendengar suara lirih sang istri, hatinya mersa bergetar ,detak jantung nya berdegup kencang.


deg


deg


deg


langkah demi langkah sang pangeran maju mendekat ,lalu duduk bersandar di tempat tidur, dgn sang putri masih berdiri di depannya .


tampa2 aba2 sang pangeran menariknya ke dalam dekapan ,iapun berucap dengan lirih, terdengar serak berat namun sexsi .


"tidur lah beby !"suruh sang pangeran .


dgn suara seraknya.

__ADS_1


"hem!"sang putri hanya menjawab dgn dheman lirih. "sambil menikmati kehangatan dan kasih sayang sang pangeran ,ia merasa aman di dlm dekapan nya.


keduanya pun terlelap dgn berpelukan ,


malam pun telah berlalu!terganti dgn sang mentari pagi, suara burung bernyanyi dgn merdu, angin dingin menerpa namun menyegerkan ketika dinikmati, tapi !ketika kita merasa hangatnya bergulung dlm selimut, angin itu akan menjadi kendala.


malas! itu yg kita rasa.


hiruk piuk pun terdengar, gemersik air sungai pun terdengar menenderu.


mereka pun membuka kelopak mata indah mereka dan mengucap rasa syukur masih diberikan bernapas sampai saat ini! lalu sang putri bergegas turun dari tempat tidur, menuju sungai untuk membasuh wajah.


setelah merasa seger ia pun kembali menyiapkan makanan.


ketika sang putri kembali ternyata sang pangeran sedang menyalakan api.


setelah selesai sang putri pun mengambil alih untuk memasak dan sang pangeran mengengerjakan pembersihan masal atau menyeluruh ,mulai dari dlm kamar, ia mengobrak abriknya dan menata ulang sederhana namun bersih dan rapi terkesan elegan.

__ADS_1


tempat tidur yg tadinya sempit kini tidak lagi ,walau masih menggunakan alas seadanya di sampingnya terdiri dari sebuah nakas untuk menaruh keperluan, kaca digantung didinding, lalu beberapa rangkaian bunga yg ia buat ditaruh diatas nakas dan di bagian tertentu didinding ,sebuah kursi pojok di taruh dekat jendela .


di ruangan tamu semuanya tersusun rapi dan berbagai hiasan di dinding terpasang dengan rapi elegan ,sebagai walpaper ,cangkang2 kerang yg ia pungut dari pantai, ia bentuk jadi kelambu unik untuk menutupi pintu kamar dan jendela ,ia terpikir untu mencari pohon yg menghasilkan kapuk tapi ia


berencana nanti saja setelah semuanya selesai.



kira2 ini ya gayes suasana paginya.


di halam rumah, ia rubah dan ia tata dgn sedemikian rupa ,bunga2 ia bawa dgn beragai macam warna ketika ia berkeliling dan mengambil bibitnya, untuk ia tanam dan ia pun mengalirkan air sungai dgn membuatkan selokan air dgn pohon pinang yg sedang dan ia ukir sedemikian rupa, jadi tempat pengaliran air lalu ia bangun kamar mandi seadanya dgn menggali tanah dan menimbun bebatuan .


lalu ia bentuk seperti bak mandi di dunia moderen dgn air yg terus mengalir dari sungai dan menggli lagi tempat pembuangan air bak tersebut ,ia tak lupa membuat tempat tampungan air juga, lalu memasangkan berapa bambu besar sedang dan kecil tempat mencuci dll.


ia tak lupa pula membuatkan beberapa alat dapur dgn bhn dan alat seadanya ,ia pun membuat bak tempat mencuci peralatn dapur dan piring, lalu ia pergi mencari daun kelapa ,untuk mengambil tulang daun kelapa di jadikn sapu di halaman ketika ia sudah mendaptkannya .


e..ia malah menemukan pohon yg menghasil kan serabut yg bisa digunakan untuk membuat sapu khusus di dlm ruangan .

__ADS_1


__ADS_2