
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
masih sama ya gayes
"pagi pun menyapa, sayup sayup, terdengar suara kicauan burung, yang begitu merdu,"
"dua insan yang semula ,satunya tak bergeming sama sekali, beberapa minggu ini, sekarang sudah di atas badan kekar sang suami ,dengan pulasnya ia tertidur ,dengan selang impus yang masih menancap ditangan kirinnya, dan juga kabel oksigen nya masih di hidungnya ,hembusan nafas teraturanya, mampu membuat sang empunya badan, yang ia sandarkan jadi tempat tidurnya, dan juga
tangan kekar yang melingkar ,di pinggangnya tampa disadri,"
"sedikit buram ia melihat ,ada yang tidur diatasnya ,ia tak percaya yang ia lihat ,bagai mimpi dalam ilusi, tak ingin untuk membuka matanya ,takut mimpi indahnya ,akan pudar dengan kenyataan yang pahit, sepahit empedu itu,"
"apakah aku sedang bermimpi? jika ini mimpi jangan kau bangunkan aku dari mimpi ini tuhan,"gumamnya lirih .
"sambil menutup kembali kelopak matanya, namun! belum juga ia kembali, pada mimpi yang ia kira, ia di kejutkan pergerakan di badannya ,dan lenguhan dari bibir mungil itu,""
__ADS_1
"dan itu pertanda ia bukan mimpi,"
"sang tuan muda tian pun, dengan cepat2 mengucek 2 matanya ,dan membukanya dengan lebarnya,"
"ini nyata ya tuahan ,aku berterimakis ,telah mengembalikan sosok yang separuh jiwaku,"lirihnya.dengan wajah bahagia, sambil menatap lekat sang istri kecil ,yang selalu mengusik tidurnya ,dan malam ini saja ia bisa tidur pulas ,dengan mendekap sang istri, hingga tampa sadari ,sang istri sudah bangun dari tidur lelapnya,"
"beby aku sangat merindukan mu,"gumamnya.sambil membelai lembut, sang istri, yang sedang tertidur lelapnya dengn tenang dan damai,"
"tak terasa mata hari sudah semakin meninggi ,namun itu tak mengusik dua orang yang satunya sedang senyum2 sendiri ,sambil membelai lembut sang istri ,dengan wajah menggemaskanya,"
"tampa sadar ia memanggil sang suami dengan sebutan akrabnya, dalam tidurnya,"
"mas aku sangat merindukan mu ,"ucapnya lirih.lolos begitu saja ,dalam bawa sadarnya.
"hingga membuat sang tuan muda tian, senang takketulungan, karena yang pertama yang ia sebut pangilan sayangnya, dan terlintas ide jahil ,dan menggoda sang istri,"
__ADS_1
"dek kalau kau rindu bangun lah ,bangunlah, aku sedang memupuk rindu, agar menjulang," mengalahkan gunung tai yang tinggi ,dan kamu kesusahan menempatinya ,dimana untuk mengoleksinya,"
"hah sang pemilik yang sedang tertidur itu pun tersentak, dengan suara yang familir, yang ia dengar ,dan ia pun penasaran hingga membuka matnya dengan lebar lebar,"
"pandangan mereka saling bertubrukan, senyum sang suami,yang dirindukan kini menyambutnya ,dan itu terlihat melelehkan karena serasi dengan wajah tampanya,"
"ia pun membalasnya dengan senyuman juga, namun begitu menggemaskan ,yang terlihat,"
"jika dua orang sedang mengobati kerinduan, dengan lewat pandangan dan senyuman,"
"maka di lain tempat, sedang sibuk memempersiapkan acara nanti malam, dan penyambutan tamu2 yang berdatngan,! dari kerajaan2 lain, untuk berasitipasi,"
"semuanya terlihat sibuk ,dengan pekerjaannya masing2," namun! ada satu palayan baru, yang sedang mondar mandir di depan pintu sang putri mahkota, ia ingin masuk tampa permisi ,harus ia telan pil pahit, karena rencana utuk menjebak sang mantan pangeran itu, tak berjalan sesuai rencana, karena sang tuan muda tian sudah mengantipasinya lebih dulu,"
"huh...
__ADS_1