
Chapter 42
ketika para tamu dan pejabat ribut di aula karena kalimat yang di ucapkan salah satu pejabat yang semula tak menyukai pemimpinnya.
maka di tempat lain sang raja sedang khawatir dengan berita buruk yang menimpa sang putri manjanya
"maaf kan kami yang mulia raja, sang putri kami nyatakan tertidur untuk waktu yang tak bisa kami tentukan ,karena di tubuhnya tak terdapat suatu apa pun yang terluka ,dan di dalam tubuhnya juga tak ada satupun racun menggerogoti tubuhnya yang kami temukan,"ucap tabib senior.
"namun dalam penelitian kami ini penyakit cukup aneh yang kami temukan, hanya sang putri tak bisa kami bangunkan, karena ada penghalang yang cukup menolak kami untuk memasuki alam bawa sadrnya,"ucapnya lagi dengan wajah tak berdaya dari ketiganya.
"apa!!!!!!"bentak sang raja syok.
"tak tak tak,"langkah demi langkah sang raja mendekati putri manjanya.
"hufffff tidurlah putri jahilku, ayahanda akan selalu berusaha mendapati obat ,dan menyelidiki penyebab membuat mu terbaring dengan waktu yang cukup lama",ucap sang raja dengan lirih .setelah menghembuakan nafas kasarnya sambil membelai rllembut rambut sang putri kecilnya yang tampak berkilau dan lembut halus seperti sutra harum seperti bunga yang mekar.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
ke esokan harinya, rumor sang putri mahkota hui, yang dinyatakan tidur untuk selama lamanya tersebar luas di berbagai penjuru di kerajaan hui ,hingga kerajaan2 tetangga.
berbagai komentar pun di lontarkan, ada yang kasihan ada yang senang dan berbagai macam lainnya.
__ADS_1
di sebuah bangunan yang tampak menjulang, dan hanya beberap yang diterapkan dan lansung bisa dibuka, di ruangan khusus seorang pengontrol pribadi sebagai pemilik bangunan itu, terlihat seseorang laki2 yang tubuhnya begitu indah, dgn dilengkapi wajah menawan penuh pesona, namun terkesan dingin bak kutub utara datar mengalahkan tanah yang sangat datar.
sedang berdiri menikmati semilir angin diatas balkomnya, sambil meliahat orang yang berlalu lalang di sekitarnya namun perhatian nya disita oleh kotokan pintu .
"tok tok tok,"suara pintu diketuk.
"huffff,"sambil menghele nafas. tangannya terulur sebuah kenop kecil di jam tangannya, dan pintu itu pun bergeser memperliatkan sosok kepercayaannya yang terliat hawatir dan tegang.
sebelum pengawal li angat bicara ia sudah di dahulukan oleh pertanyaan sang tuannya.
"ada berita apa li? semoga berita ini tak membuatmu mendapat hukuman!!"tanya sang tuan tian dengan tekanannya.
ya pemiliknya adalah tuan tian baca di pert seblmnya.
"hem katakan!!"perintahnya dengan tekanan.
"ehem,huffff,nyonya kecil dinyatakan koma tuan ,dengan tampa sepengetahuan sebabnya!"ucapnya tegas.
"apa!!!!!!!"bentak tuan muda tian karena terkejut.
hening itu yang terasa di ruangan megah itu
__ADS_1
"li pergi mengatur kendaraan, untuk kita tumpangi secepatnya !"perintahnya dengan tegas.
"baik tuan,"ucapnya .
dan berlalu disana sambil berlari tergesa gesa, li sudah sampai di lantai bawah, dan memerintahkan anak buahnya melalui telapati, untuk membawakan kendaraan yang akan dipakai sang tuan.
"sudah siap bos,"ucap anak buah li .
"hem ,"ia pun pergi naik lagi menggunakan lif khusus yang sudah jadi dan siap dipakai .
tok
tok
tok
"masuk ,"ucap singkat sang tuan.
"kendaraannya sudah siap tuan,"lapor asisten li.
"hem ayo berangkat,"ajaknya .
__ADS_1
merekapun berjalan beriringan dan sampailah di lantai paling bawah.
dua orang laki2 dengan wajah menawan, walau terhalang topeng mas di sebelah wajahnya, kini jadi pusat perhatian kaum hawa.