
Chapter : 39
malam sunyi, terganti dgn indahnya ,sang mentari,iruk piuk pun terdengar ,suara nyanyian burung yg berkicau pun terdengar berirama bagai syair .
terlihat gadis cantik ,yg masih bersemayam, dlm selimutnya , ia merasa terusik, karena, sang mentari masuk pada celah2 ruangan itu,dengan mengedipkan mata , untuk menyusuaikan silaunya, sang mentari, yg menembus setiap,pandangan mata.
"hufffffff,"suara helean nafas pun terdengar,dari bibir mungil menggoda itu."
"sudah pagi rupanya," gumamnya.
lalu ia pun berlalu menyelesaikan runitasnya,seperti biasa dan bersiap2 untuk kembali melanjutkan perjalanan yg tertunda.
3 orang sudah setenbay menantinya ,
tapi orang yg ditunggu2 ,blm datang,menampakkan batang hidungnya .
dan setelah sekian lama ,mereka menunggu, akhirnya penantian ketiganya ,membuahkan hasil.
:suara langkahkaki pun terdengar ,"
"tak tak tak ,"langkah itu bergma bagai gendrawang, yg bertabuh ,berirama ,hingga! terlihat sosok ramping,tubuh mungil, namun seksi ,dgn langkah anggun ,bak ratu , aura kuat dan mulia yg murni ,dlm balutan baju kebesaran, lambang sebuah kerajaannya, dgn mahkota yg bertengar menghiasi rambut hitam kelam ,bak gemerlapnya malam.
dan tak lupa pula cadar ,yg selalu melekat indah ,diwajah cantiknya.
inilah ya gayes semoga sesuai dgn seleranya
__ADS_1
hingga ketiga orang itu lupa ,untuk menutup mulutnya ,sang nyamuk pun dilibas ketika melewatinya ,bak terowongan rel kereta api.
dgn acuh tak acuhnya ,sang putri pun melewati mereka begitu saja dan dgn sengaja ia mengibasi 3 orang itu dgn selendangnya? tampa merasa bersalah , ia mengejek dgn mulut pedasnya yg kejam.
"awas babang ,sang nyamuk lewat, tu mulut entar dikira rel kereta api,"ucap santai sang putri .
tampa sadar, mereka menutup mulutnya ,dan menelan selvi mereka, dgn bergidik ngeri, membayangkan kata 2 sang putri.
1menit
2menit
3menit
"puk ," dengan serentak mereka menipuk jidat masing2, dan berlalu mengejar sang putri ,yg sedang asik mengelus lembut kuda putih ,yg jadi tunggangannya.
saling menggoda,berlomba bersama ,dll sebagainya mereka lakukan.
hingga tak terasa perjalanan mereka ,terasa singkat meski jauh .
tibalah mereka di negeri yg terkenal ,akan pemimpinnya yg bijak ,harmonis ,romans, terkenal di seluruh dunia ,dan kemakmuran serta ketemtraman nya.
di depan mata ,terlihat jelas benteng dan gerbang menjulang tinggi kokoh ,yg mengelilingi.
beginilah kira2 ya gayes
__ADS_1
"hah ,sampai sudah ,"ucap mereka lirih .
"sambil menikmati ,setiap langkahnya, kenangan masa lalu berputar kembali ,tak erasa air mengembun di pelupuk mata ,dan menetes membasahi wajah lembut ayu itu.
rasa itu tiba2, membuncah menyesakkan, namun ia masih bisa tahan, dgn mengambil nafas dlm2, dan melepasnya, baru merasa enakan .
"hufffffff,haaaaah3× ,
dan lalu melebar senyum kahasnya, menyapa rakyat nya ,yg antusias menyambut sang putri, yg sudah bertahun2 meninggalkan tanah kelahirannya.
sorak piuk pun ramai terdengar.
"hidup putri mahkota ,"
"hidup putra mahkota,"
tibalah rumah yg nyaman tempat ia dibesarkan .
"tes tes tes,"lolos begitu saja ,bak sungai yg mengalir.
ribuan perajurit berbaris menyabutnya, dgn pelayan dan dayang .
para petinggi kerajaan ,dan dua orang tersayang, sudah setenbay ,menyambutnya dgn tangan terbuka.
terlihat sosok yg dirindukan, merentangkan tangannya, dgn genangan yg mengembun di pelupuk mata.
__ADS_1
tarulah ia sedang menangis