
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
"masih pada halaman yang sama, namun pasti bab berbeda,"
"ketika sang tuan muda tian, asik tenggelam dalam ilusinya, di halaman depan kediaman anggrek ,yang ditepati sang putri saat ini ,"
"tiba2 sang pelayan datang, dari arah berlawanan, dan saking tergesa2 gadis pelayaan itu tak melihat kedepan malah menunduk dan....
bruk
"untung insting sang letna jendral nya ,masih melekat pada jiwanya ,yang telah mendarah daging pada diri sang kana dulu ,dan kini bisa dipakainya, walau ia sedang dalam ilusi nya sendiri, ia tetap waspada ,dan instingnya tak pernah terpeleset sedikit pun,"
"
"ya pelayan itu yang semula akan menabraknya, kini tersungkur dengan sendirinya, karena sang tuan muda tian, tiba2 gesit menghindari sang pelayan yang licik itu,"
"siapa sih yang tak terpesona melihatnya, walaupun topengnya masih melekat menutupi sebagian wajah tampanya, namun aura ketampanannya tak bisa ia sembunyikan,"
,"aura ketampanya begitu kuat, hingga yang memandangnya tak bisa lama, kalau tidak sudah pasti dokter paskiater banyak orang mengantrinya,"
"tampa menoleh lagi, sang tuan muda tian berlalu, dengan acuh tak acuhnya tampa rasa bersalah,"
__ADS_1
"sang pelayan baru itu, sangat geram, dengan sikap sang tuan muda tian, yang ia kira sedang berpura pura cuek,"
"belum tau aja ya siapa yang di hadapinya,"
"ketika itu juga dengan wajah tegang, dan hawatir pangeran hui menjemputnya,"
"dan tampa basa basi menyeret sang adek iparnya, dengan ringan, dan langkah lebarnya,"
"ingin memperotes, namun belum juga "suaranya keluar, ia sudah di pandangkan dengan pandangan yang sangat membuat dadanya sesak ,dan uluhatinya terasa sakit,"
"orang yang berbaring itu begitu familir, di pandangannya,"
deg
"langkah demi langakah mendekati perpaduan itu, dengan menatap lekat wajah yang sedang berbaring ,tampa bergeming sedikit pun ,dan wajah inilah yang selama ini ia rindukan ,dan membuat ia seakan2 dunianya runtuh seketika, ketika sang tabib mengatakan sang putri mungkin akan selamanya seperti ini ,dan penawarnya hanya berada dalam hutan suram lapisan ke 13 dan mampu membuat orang di sekelilingnya terkejut "
"namun suara berat itu dengar bergetar, karena tak bisa lagi menahannya,"
tes tes tes
"aku akan mendapatkannya,"ucapnya bergetar sang tuan muda tian.
__ADS_1
"dengan air mata yang mengalir,"
"sang raja yang menyadari hal itu, lansung mendekatinya,"
"dan mendekap erat menantunya ,yang selama ini ia usahakan, untuk bisa menemuinya ,di tengah hutan suram itu, namun ada saja kendalanya, hingga ia bisa pasrah saja, dengan pekerjaan yang menumpuk,"
"tubuhnya bergetar di pelukan sang raja, runtuh sudah kewibawan seorang kana, dari masa depan ,ketika sang punya bibir seksi itu tak memperlihatkan senyuman manisnya, yang begitu erotis ,"
"kini bibir seksi itu bak kapas, yang bersih,"
"beby ,bangun lah aku datang menjemputmu ,"ucapnya lirih.
"sambil mensejajarkan badanya dengan ranjang yang di tepati sang putri,"
"tampa menghirauakn semua orang, disana ia mengecup mesra sang putri ,yang terbaring tampa bergeming mulai dari kening ,mata,turun kepipi ,dan terakhir di bibir seksi itu ,yang begitu manis walau seputih kapas,"
,"semua orang menyaksiknnya ,hanya geleng kepala, melihat romantisnya ,sang tuan tian,"
"namun ada satu orang, memandang sinis tempat ditiduri sang putri saat ini,"
"heh cepat2 saja kamu mati, agar aku bisa dengan pangeran tian ,"geram sang pelayan baru itu dalam hati,"
__ADS_1
"sorot mata tiba2.....