
ketika orang berkumpul digudang 2 pasutri itu datang bertanya seolah olah tak tau kejadiannya yang sebenarnya.
"ada apa ini ribut ribut"suara tegas seksi mampu mengalihkan pandangan orang.
ketika sang biang lala yang ingin menjebak namun senjata makan tua ketika mendengar dan melihat siapa yang bertanya itu .dengan tak tau malunya ia berlari menghampiri pemilik suara seksi yang tak lain tuan tian dan istri kecilnya.
"tolong aku tuan aku di jejak oleh perempuan ini"sambil menunjuk nyonya tian dengan ekspresi sinisnya dan tak tau malunya.
sang nyonya tian yang di tunjuk memandang jengah dan tiba tiba.
"ha ha ha ha ha" tawanya pecah namun miring mampu membuat orang yang mendengarnya ngeri.
"hah katakan saja bahwa kamu itu !sudah kalah"tekannya dan pada akhir kalimat terucap malas dan malas namun menyihir.
__ADS_1
ketenangannya mampu membuat orang diam diam mengaguminya.
"apa kata mu hah? permain apa yang ku permainankan hingga aku di katakan kalah jangan mengalihkan pembicaraan!"tekannya . "gadis miskin seperti mu hanya mampu dijadikan pelayan atau ****** rendahan yang paling hina!"sinisnya dengan ekspresi jijik.
namun bukan marah atau apa malah ia dengan acuh tak acuhnya menatapnya "hah dengar dengan seksama nona,1.)kekalahan mu kamu itu tak terlahir seperti ku hingga dengan tak tau malunya kamu datang merampas apa yang ku miliki dari keluarga ku dan alih bersetatus anak angkat remis jadi putri tersayang .untung keluarga ku begitu bodoh memilih menukar anaknya dengan anak seorang rakyat jelata yang tak tau malu.alih alih mencari keadilan untuk putri nya sendiri malah dengan tangan terbuka mereka merangkul mu dan memberi kasih sayang melimpah ruah sedang kan aku di hujat seluruh negeri dan tetangga tak ada yang memikirkan itu.namun aku menang karena aku mempunyai darah yang kental dan suami yang bucin yang selalu siap siaga untukku.
2.)kamu walau mampu merebut mereka kamu tak akan mampu merebut semua yang keunggulan yang aku miliki .
3)aku terlahir dengan hormat dan kamu terlahir dengan tak terhormat karena kesalahan kedua orang tua mu.
itulah kita berbeda jadi kalah.
5)jika kamu dengan cara kotor dengan tangan dan orang lain maka aku dengan cara terhormat mengembalikan pada pemiliknya.
__ADS_1
6)terimakasih atas obat musim seminya jadi kami semakin semangat membut bayi bayi mungil yang imut menggemaskan" dengan tenang dan senyuman manis namun terkesan miring.
kata kata itu mampu membuat sang biang lala atau pelakor kalah telak di buatnya karena dengan tenang acuh tak acuh ekspresi malas dan malas menambah poin cantik dan terkesan agung dan abadi terlihat.
sang tuan tian yang semula jengah dan marah hingga tangan nya terkepal kuat dan auranya menguar kembali tenang tatkala mendengar perlawanan istrinya dengan cara di luar nalar nya.
ia semakin cinta dan bangga melihat istri kecilnya semakin kesini semakin terlihat beranjaknya dewasa pemikirannya. namun terkesan nakal dan malas menambah poin pesonanya.
2 pasutri itu pun berlalu dengan gaya col dan romantisnya.
sang biang lala semakin marah dan prustasi .
hujatan dan cacian ia dapatkan.
__ADS_1
sedangkan sang raja di lain tempat tak lain tak bukan raja hui dan yang lainnya hanya bisa meratap dengan penyesalan yang tiada ujung pada putrinya yang dengan tega mereka menuduh tampa bukti alih alih mencari keadilan mereka seakan menutup mata dan telinga tatkala orang orang menhujat putri kecil mereka.
sang pangeran mahkota pun begitu ia mengurung diri di kediaman mae2nya.