
Hari mulai gelap,sang surya sudah menuju peraduannya,bulan separuh mulai menghiasi langit malam yang gelapnya pekat sempurna
erin hampir terlelap ketika suara ketukan pintu mengejutkannya
"tok tok tok"
"eh kamu rani kukira siapa?"
"heh kaget yah"
"bawa apa tuh? Kayaknya enak"
"nasi padang ,sate dan martabak telor kesukaanmu"
"wuih banyak amat"
"ayo kita makan ,ambil piring gih?"
"oke"
erin mengambil piring dan minum dari belakang lalu keduanya menikmati makanan itu bersama.
"eh aku mau cerita sama kamu"sambil menyuap nasi ke mulutnya"
"cerita apa?"
"dua hari yang lalu aku ketemu anakku?"
"hah di mana"
"di mal condro ,dia udah gede wajahnya mirip betul sama mas wanto "
"terus gimana!"
"aku cuma bisa memegangnya keburu di panggil bapaknya!"
"bapaknya lihat kamu nggak"
"nggak, kebetulan aku membelakanginya dan pakai topi"
"syukurlah
"kamu tau nggak mbak mia sudah cerai !"
"wah bagus tuh"
"gimana sih cerai kok bagus"
__ADS_1
"aduh kamu ini kok dodol amat erin!"
"lha gimana kalo pasangan ortu bercerai kan kasian anakku!"
"wah nggak maksud juga, kalo si bapak irul itu duda lu bisa deketin cari simpati anakmu kalo dia udah deket kali -kali aja bapaknya juga mau"
"ah kamu rani"
"hey pak irul itu tajir apa lu nggak pengen hidupmu berubah"
"kamu pinter juga ya"
"dari dulu"
"tapi kenapa kamu nggak nikah-nikah padahal umur udah lebih dari cukup"
"gue lagi pilih -pilih lelaki yang bisa menjamin hidup gue er"
" yah mudah mudahan tercapai ya kita berdua jadi sosialita ha.... ha....ha.... Keduanya tertawa ,setelah menghabiskan makanan yang rani bawa.
****
Hari ini erin sengaja ingin mengintai miko siapa tau bisa ketemu dan sekedar mengobrol, baru sebentar erin sudah melihat miko bermain sepeda roda empat menuju taman yang tak jauh dari rumahnya di ikuti baby sitter di sampingnya
"jangan ngebut miko, mbak capek teriak baby sitter itu"
erin mengikuti dengan motornya dari jarak jauh dan pura-pura duduk santai di taman sambil memainkan hp miliknya di ambilnya beberapa foto tanpa sepengetahuan mereka
"miko ayo pulang sudah sore?"
"nggak mau, nanti kalo miko udah capek baru mau pulang"
"tapi ini sudah sore ,nanti papa marah lho?"
"nggak mau!"
miko terus berputar putar dengan sepedanya mengitari taman sementara si mbak dengan kesal terus membujuk miko pulang
tak disangka sebuah motor berlawanan arah menabrak miko
"sreet.....braak"
erin kaget bukan kepalang , di gendongnya tubuh miko ia pingsan dan pelipisnya berdarah,mbak pengasuhnya menjerit ku berikan miko padanya dan ku ajak ke rumah sakit terdekat dengan motorku.
sampai di rumah sakit ku bawa tubuh kecil itu ke UGD untuk mendapat pertolongan segera
ku perintahkan si mbak untuk menghubungi ayahnya sementara dokter memeriksa miko
__ADS_1
erin sedih hatinya tak karuan melihat anaknya banyak mengeluarkan darah karena ia trauma dengan kejadian kecelakaan yang di alami wanto beberapa bulan lalu.
"mbak saya takut di salahkan sama papanya miko"seru mbak pengasuhnya "
"mbak nggak usah takut "
pintu ruang dokter terbuka seorang perawat keluar
"pasien anak banyak mengeluarkan darah dan butuh tranfusi apakah anda keluarganya?"
"golongan darah saya o + ambil saja darah saya kalau cocok sus"
"kebetulan golongan sama mari ikut saya mbak"
darah erin langsung di transfusi kan langsung ke tubuh miko walaupun sedikit sakit tapi erin bahagia bisa menyelamatkan miko
Setelah selesai transfusi erin di haruskan beristirahat di pandangnya wajah miko, persis seperti wajah almarhum wanto ayahnya
"mbak sepertinya miko sudah lebih baik ,mbak makan dulu ini sedikit uang untuk membeli makanan saya mau pulang"
"terima kasih mbak boleh minta nomor hp mbak?"
"ini"
setelah memberi nomor hp erin pulang
****
Irul berlari ke ruang miko di rawat pengasuhnya duduk di sebelah tempat tidur
"miko kamu terluka? sakit sekali ya nak!"
irul memeluk miko ia sangat sayang sekali walaupun miko bukan darah dagingnya
irul melepas pelukannya dan mendekati pengasuh miko
"kamu sudah saya bayar untuk mengurus miko ,kenapa bisa kecelakaan!"
"maaf pak miko minta main sepeda di taman lalu ada pengendara motor ugal ugalan menabrak miko pak!"
"akh kamu alasan saja dasar nggak becus awas kalau terjadi apa apa sama miko ku pecat dan ku tuntut kamu ke polisi"
"pak jangan pak tapi kata dokter miko sudah membaik setelah di trasnfusi darah, pak tadi ada perempuan yang menolong miko membawanya ke rumah sakit ini dan memberikan darahnya kebetulan stok darah yang ada di rumah sakit ini habis jadk dia telah menyelamatkan miko pak!.
"di mana dia sekarang ?"
"sudah pulang pak"
__ADS_1
"oh"
irul diam di pandangnya wajah miko ,hari ini memang keluar kota jadi tak bisa langsung ke rumah sakit karena jauh untunglah miko selamat.