
erin sudah kembali ke jakarta lagi , pagi itu seperti biasa ia membersihkan ruangan perkantoran yang luas dan banyak ruangannya. di lingkungan tempat kerja erin terbagi dalam beberapa team satu team terdiri dari 4 orang team erin dua orang cowok dan dua cewek saat ini mereka sedang membersihkan ruang besar yang biasa digunakan untuk rapat dan acara -acara perusahaan.
saat makan siang rony menemuinya
"erin gimana kabar ibumu?"
"sudah baik mungkin kecapean saja kemarin jadi drop"
"oh begitu ,erin apakah kamu mau ikut menghadiri acara akbar ustad kondang yang lagi viral itu.
tony begitu soleh kegiatannya hanya seputar kerja ngaji dan acara keagamaan. dirinya merasa berdosa dan malu pada rony apalagi perbuatannya bersama aris di belakang tony ia tak ubahnya seperti wanita murahan ,dia tergagap saat rony mengulang pertanyaannya
"gimana erin mau ikut ,acaranya sore sepulang kerja di masjid al fatah nanti aku jemput!.dia berharap erin mau menerima ajakan nya
"a...a...aku nggak bisa aku sibuk ron!"sambil mengalihkan pandangan ke arah lain.
"ah nanti aku bantu katanya kamu mau menjadi orang yang lebih baik lagi erin" erin terdiam , Mengapa setiap kali laki-laki di depannya ini memandangnya hatinya terasa teduh . Rasa cintanya pada pria ini begitu berbeda dengan yang lainnya. mungkin ia benar-benar jatuh cinta pada rony tapi apakah erin bisa menahan gejolak hati dan nafsunya yang selalu meronta.
***
Hari berganti hari erin sudah setahun lebih berpacaran dengan roni namun belum juga ia berubah ataupun mendapat hidayah dari allah hingga suatu malam dia dan teman temanya mengadakan party di sebuah diskotik .erin mengenakan rok mini kurang bahan berdandan glamor dan menikmati malam dengan ditemani minuman beralkohol tampak beberapa lelaki teman nongkrongnya memeluk dan memegang bagaian tubuhnya dengan tidak senonoh bahkan sempat menginap di hotel bersama wanto lelaki bertato yang baru seminggu dia kenal ,saat subuh erin terbangun kepalanya masih sedikit pusing lalu ia bangunkan laki-laki tanpa busana yang tidur di sampingnya
__ADS_1
"wanto bangun! antar aku pulang"
"ya ya jam berapa ini?"sambil menggeliat tubuhnya.
"jam 5"
erin pulang ke kontrakan di antar wanto dengan motor tak sengaja rony melihat mereka berdua ketika pulang dari masjid ,erin pura-pura tak melihat bergegas dia mandi dan berangkat kerja .
di tempat kerja erin masih lesu sambil membersihkan kaca seorang teman menegurnya.
"hey bersihin kaca jangan sama merem kurang tidur ya?"
"ah kamu erin kerajaanmu dugem aja "
"ah kamu nggak tau nikmatnya dugem asyik tau.....!"
"sama siapa semalem"
"wanto"
"yang kerja di parkir dan bertato itu"
__ADS_1
erin mengangguk
" kamu suka dia?"
"hanya untuk senang-senang aja"
"lalu rony"
"masih, dia ganteng tapi nggak asik, terlalu soleh rani!"
"baguslah siapa tau dia bisa menjadi imam kamu dan kamu bisa jadi wanita soleha.
"kalo berjodoh rani!"
keduanya berjalan ke belakang karena semua pekerjaan sudah selesai.
***
Hujan terus menerus mengguyur kota sejak pagi hingga sore hari hujan tidak juga berhenti sepulang kerja erin langsung tidur hingga magrib ia terbangun dan perutnya terasa lapar , dimasaknya mi instan untuk mengganjal perutnya , erin merasa beberapa hari ini tidak nafsu makan ,lidahnya terasa hambar dan perutnya terkadang mual dan kembung . erin akan berobat jika rasa mual nya besok tidak hilang .
setelah makan rasa mual semakin menjadi jadi erin tak tahan bahkan ia muntah kan semua makanan yang baru saja ia makan , tubuhnya lemas keringat dingin membasahi tubuhnya ,di ambilnya ponsel lalu ia telepon wanto untuk mengantarkan dirinya ke dokter untuk berobat.
__ADS_1