
Setelah bersiap mobil pak irul berangkat menjemput oma fatma dan bang idham rencananya mereka mau ke pantai sekedar refreshing mumpung hari ini hari minggu
"halo oma ayo berangkat !"
seru miko dari jendela mobil erin turun membantu oma membawa satu tas dan sebuah kresek besar entah apa isinya
"sudah siap semuanya kita berangkat ya?"
"oke papa"
"hati-hati bawa mobilnya"seru bu fatma"
mobil melaju dengan kecepatan sedang hingga dua jam kemudian mereka sampai ke tempat yang di tuju ,miko kegirangan melihat pantai dia berlari mendekati air ,erin mengikuti di belakangnya.
"tante sini ada kerang nih!"
"sini tante cariin lagi kalau dapet banyak untuk apa?"
"untuk akuarium "
"oke "
erin dan miko asik bermain pasir dan kerang hingga lupa waktu sementara oma dan yang lain asyik duduk menikmati suasana pantai
"pa ayo mandi di laut?"
"tidak miko papa tidak membawa baju ganti"
"er sebentar lagi kita pulang mandikan miko lihat banyak pasir?"
"ya oma"
setelah mandi mereka makan berlima idham tampak tak berselera
"kenapa kamu idham dari tadi hanya bermain hp saja makan juga tak selera?"
"nggak apa apa bang!"
"putus cinta kali ya?" gimana hubunganmu sama si astuti?"
__ADS_1
"belum jelas bang , dia mau kuliah S2 di luar negeri"
"ibu kan sudah bilang astuti itu tipe wanita karir belum tentu dia mau kamu ajak cepat nikah ingat idham, umur kamu sudah 28 carilah wanita yang matang dan baik"
"nantilah bu idham lagi pusing "
"apa perlu ibu yang carikan?"
"tak usah bu,bang irul juga belum cari istri lagi setelah cerai!"
"hus kamu,masalahku beda aku sudah punya anak jadi harus lebih selektif dan bisa terima miko!"
"minggu kemarin aku lihat abang makan sama cewek itu siapa bang?"
"oh itu yuni temen kantor kami dekat sih tapi hanya teman"
"aku maunya sih nggak pacaran lama langsung nikah bang!"
"bagus"
"tapi sama siapa?"
"gitu dong semangat,cepatlah nikah dan punya anak biar hidupmu lebih berwarna"
"maunya sih gitu bang biar ibu ada temannya juga di rumah"
"iya ibu kesepian tiap kali kalian kerja paling ditemani si iyah yang bantu bersih bersih di rumah untung minggu ini ada erin dan miko yang suka ke rumah"
"eh maaf ya bu irul terkadang tidak perhatian sama ibu!"
"nggak papa tapi cepatlah kalian berdua mencari pasangan biar ibu tenang"
"ibu mau mantu yang seperti apa?"tanya idham
"seperti erin,walaupun tidak terlalu cantik tapi sayang anak dan hormat sama orang tua"
"maksud ibu "
"ya kalau salah satu dari kalian mau ibu setuju ibu suka sama kepribadiannya dan caranya mengasuh miko"
__ADS_1
"t...tapi ibu "irul menyela
kenapa irul sepertinya ada sesuatu yang mau kamu sampaikan
Irul menarik napas panjang ingin secepatnya mengatakan ganjalan di hatinya
"bu"..irul menengok ke kiri dan ke kanan takut erin mendengar penjelasannya karena ini sangat rahasia padahal erin sedang di kamar mandi bersama miko
"ada apa sih bang kayak rahasia aja!"
"memang ini rahasia idham"
idham dan bu fatma lebih mendekat pada irul
"bu ini rahasia yang sudah lama irul simpan sendiri "
"apaan sih bang"
"si erin itu ibu kandung miko"
"hah"....bu fatma dan irul kaget
"kok bisa"
"waktu dia hamil mia yang bawa ke rumah dia sangat kekurangan dan tak punya biaya melahirkan suaminya waktu itu cuma tukang parkir dan sekarang sudah meninggal karena kecelakaan"
"aduh kasian ya nasibnya"
"makanya waktu dia nolong miko kecelakaan irul mengizinkannya berhubungan dengan miko"
"rul apa sebaiknya kamu pekerjakan saja erin supaya miko mendapat kasih sayang ibunya tadi kamu bilang pengasuh miko nggak akan balik lagi karena mau menikah di kampung@"
"kita tanya saja nanti"
"hah dunia itu ternyata sempit ya?"
"bu nanti kalau mengobrol sama erin kalian pura-pura tak tahu masalah kalau erin ibu kandung miko"
"oke idham mah ikut aja"
__ADS_1