
Sepulang dari kontrakan icha erin mampir ke rumah miko dengan membawa dua batang coklat silver kun kesukaan miko
"halo miko boleh tante masuk!"
"boleh, sebentar miko panggil mbak dulu"
miko masuk dan kembali dengan mbak pengasuhnya untuk membuka pintu gerbang
"masuk mbak!"
"terima kasih,miko mau ini?"sambil menyodorkan dua coklat
"terima kasih tante,tante ayok kita main di samping miko punya mainan baru lho!"
"ayo,tante juga mau lihat!" sambil mengikuti miko karena tangannya di tarik miko"
"wah banyak sekali mainan kamu miko?"
"iya kan papa yang beli semuanya!"
"ayo main pasir ,ada cetakan dan pasirnya warna warni motor kecil dan tenda untuk rumah rumahan aduh banyak sekali mainannya"
"miko mau makan coklat dulu ah"
" miko di rumah cuma sama mbak?"
"ada mbok jum lagi bersih bersih sama mang dadang yang suka nyopir mobil papa"
__ADS_1
"o gitu , ya miko sini duduk deket tante"
miko duduk di pangkuan erin sambil menikmati coklat di ciumnya pipi miko bocah kecil itu begitu mengemaskan semua orang yang melihatnya akan geregetan di buatnya
"tante, rumah tante di mana?"
" di sana lumayan jauh kalau naik motor hampir setengah jam,kenapa?"
"ngak apa apa tante di rumah sendirian?"
"iya,soalnya suami tante sudah meninggal kecelakaan"
"anaknya tante?"
erin kaget andaikan boleh ia berkata jujur dia akan katakan kamulah anakku miko, tapi erin sadar kalau dirinya tak boleh berterus terang
miko mengangguk mengerti
***
Sekarang erin semakin akrab dengan miko bahkan pak irul juga mengijinkan kalau erin berkunjung ke rumahnya untuk menemani miko main hingga pada suatu ketika mbak pengasuh miko harus pulang kampung selama seminggu dan pak irul harus mengurus miko.
"pak selama si mbak pulang kampung biar saya yang menjemput miko dengan motor lalu saya antar kan ke rumah oma fatma sore hari sepulang saya kerja biar saya yang merawatnya itupun kalau bapak setuju!"
"boleh ,kamu sudah mengenal miko tentu kamu sudah mengerti kebiasaan dan apa yang dia sukai dan saya akan memperhitungkan tenaga, waktu dan jasamu untuk membantu merawat miko"
"ah saya tidak mengharapkan itu pak, bapak kasih kesempatan saya untuk merawat miko saja saya sudah senang luar biasa pak!"
__ADS_1
"baiklah jadi besok kamu boleh membantu saya menjemput miko dan mengantarnya ke rumah oma fatma tetapi hari rabo dan kamis saya punya waktu longgar jadi kamu tidak usah menjemput miko"
Begitulah hari yang di sepakati erin menjemput miko dengan motornya lalu mengantarnya ke rumah oma fatma wanita setengah baya ,ibu dari pak irul.
miko begitu senang karena jarang sekali mengebdarai motor
"oma saya mengantar miko karena mbak yang mengasuhnya pulang kampung apakah pak irul sudah cerita?"
"iya ayo masuk!"
"miko ganti baju dulu ya!" dengan cekatan erin mengganti baju melepas sepatu dan menyuapinya setelah selesai erin mencium miko bergegas ke tempat kerjanya sebelumnya erin berpesan pada miko agar tidak merepotkan oma saat di tinggal nanti oma fatma yang baru dua kali bertemu erin merasa seakan miko di rawat bak seperti ibu kandungnya sendiri setelah erin pergi miko di ajak oma beristirahat di kamar sambil beberapa kali memberikan pertanyaan
" ko apa mama mia masih suka menelpon?"
"kadang oma"
"yang tadi itu namanya siapa ko?"
"tante erin oma dia itu yang tolongin aku waktu di tabrak motor dia baik oma!"
"iya oma tau,miko sering ketemu dengan tante erin kok sepertinya akrab sekali"
"sering oma tante erin nggak ada anak suaminya meninggal kecelakaan"
"oh ya "
"kasihan deh pokoknya !"
__ADS_1
oh mungkin si erin ini kehilangan anak dan suami pikir oma fatma tak lama miko tertidur mungkin dia capek seharian sekolah.