Kumohon Beri Kesempatan

Kumohon Beri Kesempatan
Flasback


__ADS_3

" plakkk plakk, berani sekali kamu melakukan itu kepadaku, dasar bajingan gila!"


Muka galen sekejap berubah semakin dingin dan menakutkan. Tanpa diduga galen menjambak rambut anna kasar sambil berseru pada anna .." heh kamu gadis kecil sialan, perempuan murahan" galen mengucapkan kata - kata kasar itu dengan suara setengah berteriak.


Lalu melanjutkannya lagi dengan berkata, " hahaha kamu kira kamu sangat berharga ya seperti mutiara, kamu kira kamu begitu cantik mempesona bagaikan dewi kayangan hingga membuat seorang galen atmadja tergila - gila. Kamu salah besar perempuan sialan kalau kamu mengira seperti itu. Hahahahaha dasar murahan, aku begini karna aku ingin hidupmu sengsara bagai dineraka." Galen mengatakan kata- kata hina itu tanpa rasa bersalah dan tak mengedipkan mata sekalipun. Ia merasa senang dengan keadaan anna sekarang, tak berdaya dan kesakitan.


Anna sangat sedih mendengar semua kata - kata hina itu. Ia tak pernah mengira bahwa bibir indah itu bisa mengucapkan kata - kata merendahkan seperti itu. Anna takut sekali menatap galen saat ini. Tetapi anna membulatkan tekatnya agar semuanya jelas sambil menahan sakit dikepalanya.


Anna dengan mantap menatap mata galen serta mengatakan" memangnya kesalahan apa yang telah kulakukan kepadamu. Kalau itu tentang kejadian di bar, itu kan jelas bahwa kau yang memulainya dulu. Aku takkan pernah mengigit orang bila tidak diusik duluan. Dengan kemampuanmu itu, pastinya kamu sudah tahu bahwa aku bukan pekerja di bar itu. Kau juga telah mengatakan aku wanita muarahan, wanita panggilan. Siapapun wanita yang waras jika mendengar hal demikian, pasti akan bertindak seperti diriku. Aku tahu kau pasti malu dan maaf jika tundakanku berlebihan. Tapi itu bukan sebagai alasan kau berbuat begini kepadaku kan?. Katakanlah apa sebenarnya tujuannmu!.


" plakk plakk plakk" galem kembali menampar anna gadis kecil itu untuk yang kesekian kalinya. Anna menangis tersedu - sedu menahan rasa sakit diwajahnya.


Galen yang melihat anna menangis tak berdaya malah merasa senang. Terlihat senyum lebar terlukis dibibirnya. Tak nampak sedikit pun rasa bersalah diraut wajahnya.


Galen lelaki berotot itu kembali menjambak rambut panjang anna begitu kasar. Galen dengan suara menekan berkata" ya tentu saja aku merasa sangat malu olehmu. Bagaimana bisa seorang galen atmadja yang begitu disengani dipermalukan seorang gadis. Seumur- umur, aku belum pernah ditampar oleh gadis. Karena selama ini, para wanita itulah yang mengejar - ngejarku. Memohon perhatian dan kasih sayang dari, bahkan dengan senang hati naik keranjangku. Seharusnya aku menciummu, itu adalah kehormatan bagimu ( pede gile ni orang). Tapi kau malah tak tahu diuntungnya malah menamparku didepan banyak orang ( rasain). Ngomong - ngomong kamu menebak dengan tepat, ternyata kamu memang cerdas ya. Pantes aja kamu selama sekolah tak pernah bayar uang sekolah, malah dibayar lagi. Ya diawal aku memang berniat melepasmu, tapi......


" Tidak usal bertele- tele, katakan saja apa maumu sebenarnya. Telingaku rasanya mau meledak mendengarmu berbicara!". Anna menyela perkataan galen ia tak sadar bahwa itu malah memperburuk keadaan


" Plak....beraninya wanita busuk, pelac*r sepertimu menyela perkataanku. Dengar ya ****** sialan, kamu hanyalah anjing dimataku. Kalau aku mau, aku bisa melenyapkanmu tanpa ada seorang pun yang tahu. Tapi kamu tenang saja, kamu tak akan mati secepat itu. Karena ada banyak penderitaan yang akan menghampirimu mulai dari malam ini. Aku akan membuatmu dan seluruh keluargamu, termasuk adik kecil tersayangmu sengsara. Akan kubuat kalian hidup segan mati tak mau, hahahahaha" Timpalnya dengan begitu senangnya.

__ADS_1


Jantung anna seakan copot, seluruh tubuhnya terasa membeku. Dosa apa yang telah keluarganya perbuat kepada galen hingga tumbuh kebencian yang amat dalam pada keluarganya.


Anna terdiam sejenak, ia menelaah semua yang terjadi belakangan ini. Anna menimbang - nimbang semuanya dengan cermat hingga ia dapat kesimpulan.


Anna kembali menatap galen dengan wajah masih berlinang air mata." Jadi semuanya kejadian yang menimpa perusahaan papaku itu ulahmu kan?. Banyak proyek yang mengalami kegagalan hingga mengalami kerugian besar, investor yang membatalkan kerjasama dengan perusahaan papa, hingga papa menjual aku itu perbuatanmu kan ?. Kenapa kamu begitu kejam dan tak berperasaan kepadaku. Beritahu tahu aku, apa yang membuatmu begitu membenci keluarga kami, jawab!" ucap anna sambil terisak - isak.


Galen memandang anna masih dengan raut wajahnya yang dingin. " Wahhh wahh wahhh .....ya aku mengakui kecerdasanmu itu, bagus sekali. Salahkan saja ayahmu yang serakah itu, dialah yang membuatmu berakhir jadi begini, begitu malang dan menderita. Kau tahu tidak bencana yang menimpa keluargaku adalah ulah ayahmu itu. Gara - gara ketamakannya, ia rela melakukan segala macam cara, termasuk mengabisi nyawa orang. Dulu ayahku dan ayahmu adalah saingan dalam bisnis. Ayahmu iri dan cemburu karena karir ayahku lebih bagus darinya, lebih kompeten. Proyek dan tender yang dikelola oleh perusahaanayahku lebih sukses dan maju daripada perusahaan ayahmu.


Karena merasa tersaingi dan terancam, ia dengan teganya menyabotase mobil yang dikendarai oleh ayahku. Akibatnya ayahku mengalami kecelakaan hingga tewas ditempat. Ibu juga tewas dibunuh oleh orang suruhan ayahmu. Karena perbuatan ayahmu yang bejat itu, aku menjadi anak yatim piatu. Aku jadi anak yang tak memiliki orangtua dan itu semua karena ayahmu. Aku hidup dalam kesendirian dan kesepian, tidak ada lagi sosok yang memberikan aku kasih sayang ayah ibu. aku hancur, bancur berkeping- keping. Bahkan yang lebih parahnya lagi. fahri novanto ayahmu itu berencana untuk melenyapkan aku juga untuk mengambil ahli perusahaan dan semua aset milik ayahku. Dari situlah aku berubah menjadi sosok berhati besi, kejam dan begis. aku bekerja dengan gigih tanpa kenal lelah. Pagi siang hingga malam semuanya aku gunakan untuk menempa diriku hingga menjadi aku yang sekarang.Jadi katakan padaku, salahkah aku jika melakukan balas dendam.


" Ti...tidak ...tidak mungkin, mana mungkin papaku berbuat sehina itu hanya demi harta. Kamu pasti salah, aku aku akui bahwa papa bukan manusia yang baik, bahkan juga bukan orang tua yang baik. Tapi aku tak percaya bahwa ia begitu gelap mata hingga melakukan tindakan keji itu.Ka...kamu pasti berbohong kepadaku kan, iya kan?" kata anna dengan terbata - bata.


" plakk plukk plekk" anna kembali dihujani sebuah tamparan secara berturut -turus dengan keras. Tak sampai disitu tingkah bengis galen, ia menarik rambut anna dengan kuat,lalu didorong dengan keras. Akibat dorongan galen, kepala anna kepentok meja hingga membuat dahinya berdarah. Mulut anna pun ikut mengeluarkan darah, akibat tamparan keras yang dilakukan oleh galen.


Anna sungguh tak berdaya lagi sekarang.Gadis malang itu hanya bisa pasrah terhadap perlakuan galen atas dirinya.


" Hehh gadis murahan....****** busuk. Kan aku sudah bilang, jangan berani - berani menyelah atau membantah aku. Aku paling benci diperlakukan begitu. Lagi pula ingat statusmu, kau hanya barang mainanku saja. Barang yang bisa diperlakukan sesuka aku saja, paham kamu" bentak galen tanpa peduli luka yang dialami oleh anna.


Dengan tak memikirkan keadaan anna, galen dengan teganya menyeret anna kekasur, lalu melempar tubuh kecil anna. Galen dengan tergesa - gesa melucuti pakaian atas anna. Sehingga terpampang jelaslah bagian tubuh anna. Anna ingin memberontak, tapi apalah dayanya dengan kondisinya yang tak bertenaga itu. Anna memejamkan mata dan menangis meratapi nasibnya yang begitu malang.

__ADS_1


Galen semakin tersenyum lebar melihat tubuh anna. lelaki tampan berotot itu berkata" tubuhmu ternyata bagus juga ya ******, kamu tenang saja. Aku akan memberikanmu kepuasan yang tiada tara". katanya sambil melepaskan semua pakaiannya, hingga tersisa boxer saja.


Galen pun memulai aksi bejatnya dengan liar. lelaki itu mencium dan menggigit kecil setiap inci tubuh belia anna. Galen seperti harimau yang tidak makan selama seminggu, membuatnya sangat rakus akan tubuh anna.


Anna hanya menangis dengan semua perlakuan galen padanya. Anna tahu bahwa sebentar lagi anna akan kehilangan sesuatu yang berharga baginya. Anna dengan suara serak pun berkata" suatu saat nanti kamu akan menyesal telah berbuat begini padaku. Kamu akan menuai hasil dari perbuatan keji yang kau lakukan padaku".


" Hahaha menyesal....aku tak tahu apa itu menyesal. Aku takkan akan pernah menyesali perbuatanku ini, ini semua memang pantas kau dapatkan. Memangnya kau pikir dirimu siapa, hingga bisa membuat diriku menyesal. Hahahah benar - benar konyol hahahha". Ucapnya sambil tertawa puas.


Galen tak sabar menunggu lagi, karena tongkat saktinya kini menuntut untuk segera dipuaskan. Oleh karena itu, galen menanggalkan kain yang membungkus alat kewanitaan anna. Setelah itu lelaki roti sobek enam itu segera mengeluarkan tongkatnya. Tak mau membuang waktu, galen mengarahkan miliknya kemilik anna, dan menghentakkan pinggulnya dengan kasar " jlebbb"


Tongkat saktinya kini tengah tenggelam dirawa surga anna, diikuti suara teriakan anna. Anna merasakan sakit yang amat sangat, sewaktu batang galen masuk ke alat kewanitaannya.


" Aku sudah tak perawan lagi, aku udah kotor" ucapnya dalam batin dibarengi kristal bening yang lolos dari matanya. Menggambarkan seberapa hancurnya perasaan anna kini.


" Wahhhh sayang ternyata kamu masih virgin ya?. Bagus ...bagus, karena kamu masih petama kali. Aku akan kasih kamu kenikmatan yang luar biasa". Kata galen sejenak melihat darah keluar dari lubang kewanitaan anna. Lalu ia dengan kasar dan brutal menari - nari diatas tubuh anna. Serta sesekali memukul -mukul bokong anna .


Kegiatan panas itu galen lakukan 4 jama nonstop. Galen baru menghentikan aksi brutalnya karena melihat anna sudah pingsan .Mungkin karna kelelahan ditambah rasa sakit yang ia rasakan, karena ini kali pertamanya melakukan kegiatan orang dewasa.


Bersambung********

__ADS_1


__ADS_2