
Kini anna telah sampai di rumah sahabatnya sintia. Sintia ternyata tinggal seorang diri disebuah kos- kosan yang tak jauh dari tempat kerjanya. Kamarnya kost itu terbilang lebih dari cukup untuk ditinggali 2 orang. Ya seperti kamar kost pada umumnya, unit yang ditempat sintia terdiri dari 1 tempat tidur, 1 kamar mandi serta dapur mini.
Sintia sudah tinggal sendiri sejak masih duduk dibangku SMP. Hal itu dikarenakan ia tak tahan dengan kekejaman yang dialaminya di rumah. Sama seperti anna sejak papanya nikah lagi, sintia jarang sekali diperhatikan lagi. mama sambungnya itu bermuka dua, kalau papanya lagi di rumah mama tirinya berpura- pura sayang sama sintia. Namun kalau ngak di rumah keluarlah sifat asli yang membuat sintia muak.Mama sambungnya memang tak pernah menilap biaya sekolahnya, karena seno papa sintia sudah menugaskan istri keduanya itu untuk bayar uang sekolah anak - anak. Akan tetapi ia selalu memotong uang saku sintia dan tak jarang ia tak mendapat satu sen pun.
kembali ketopik*****************
Sesudah kedua orang ini selesai membersihkan diri, sintia dengan semangatnya menarik anna kedalam kamarnya ( eitss jan salah paham lo ya ). Mereka berdua duduk ditepian kasur busa yang kini sudah minta ganti.
" ehhh ayo dong ceritain kejadian di bat tadi! aku tahu pasti ada sangkut pautnya sama lu. Lu tahu ngak suasana di bar tadi itu mencekam banget, kek lagi nonton conjuring 2, ihhh serem . Buruan dong kasih tahu gue, ngak sabar nihhh!" ucapnya dengan raut wajah yang antusias. Ya mohon maklumlah, kalau soal cerita/ gosip ini nih juaranya
Sabar dikit nap sin, nih otak gue masih mumet ini dengan kejadian tadi. Kesal banget gue sama tu orang, pengen gua cincang seribu bagian dia ( wak wak wauu....kejam bener ahhh).
" Ya maaf deh , namanya orang penasaran ya gini. Apalagi kan lo da paham gimana gue, ceritain dong!" jawab sintia dengan suara yang masih mengebu - gebu ingin dipuaskan.
" Lu memang ya, dasar ratu gosip. Yaudah bentar gua tarik nafas dulu biar rileks, biar lancar jelasinnya". Jawab anna sambil bersiap ambil nafas.
" Huuuuuuuup haaaaaahhhhh, huuuuuuuup haaaahhhhh , huuuuuuup haaaaaah" ( kayak pemanasan olah raga aje).
" jafi gini ceritaanya, waktu lo ninggalin gue tadi....bla bla bla mmmm ble blu bloooo. Gitu ceritanya" anna menceritakannya sejelas- jelasnya pada sintia.
Sintia terdiam sejenak............lalu tiba - tiba dia berteriak " apaaaaa, beneran lo digituin sama orang itu??. Wah ngak bisa dibiarin ini, beraninya dia melakukan hal menjijkkan itu sama kamu. Memangnya kalau udah good looking da hebat banget ya. Awas aja klo ketemu sama dia lagi, gua keluarin jurus andalan gue. Biar dia rasain kekuatan pemegang sabuk hitam karate".
" Aduh ....lo kebiasaan banget deh, nyaris terbang tadi jiwa gue tahu" ( maca cihhh)
" Ehh ....hehehe maaf deh kelepasan itu mah, ngak sengaja". katanya sambil tersenyum lebar sama anna.
__ADS_1
" Tapi ya anna, lo juga salah" balas sintia setelah menelaah cerita anna.
" Lahhh kok jadi salah gua sih sin? orang gua ngak lagi menggoda dia kok. Dianya aja cowok kegatelan, ngak bisa nengok cewek bening dikit". ucapnya untuk membela diri.
" Lah memang siapa yang bilang cowok tuh kalem...mana ada ya sejarahnya cowok baik - baik masuk tempat gitu, kalau bukan untuk bersenang - senang ya ngapain lagi coba?. Lagian ya dada rataku sayang, ngapain kamu lirik- lirik dia sih sayang?. Buaya darat macam tuh kalau kamu lirik, makin gede rasa dia yang ada. Ya masuk akal kalau dia lakukan hal itu sama kamu, karena cowok itu pikir kamu ' pekerja"' khusus begituan disana". Sintia menjelaskan dengan suara mendayu diikuti oleh anggukan kepala anna.
" ya ya ya....yang kamu bilang bener juga sih. Tapi mau gimana lagi, kan mata ini fungsi untuk melihat hal - hal yang indah. Dan lagi ni ya, kan udah gua bilang sama tu bajingan kalau gua bukan pekerja disitu. Ehh dianya malah ngak percaya dan ngatain gue seenak jidatnya. Mendengar cacian itu gue jadi emosi tingkat dewalah, gua karate deh muka gantengnya itu, biar tahu rasa dia. Tapi ya jujur ni wajah sama tubuhnya memang idaman banget deh, kalau lo liat ya pasti mata lu juga terjerat sama cowok itu. Kalah deh sama oppa oppa lo grup BTs itu, tapi sayang seribu sayang sifatnya nauzubilla ihhh amit - amit". Jawab anna untuk membela diri.
Di kantor Gelen**********
Gelen terduduk dikursi empuk khas seorang CEO dari sebuah perusahaan. Pria tampan bak model itu hanya termenung di depan layar laptop bermerek apel yang digigit sebelah masih dalam keadaan menyala. Ia masih merenungi kejadian memalukan yang dia alami tadi.." kok bisa ya ada cewek yang ngak kepincut sama ketampanan panipurna gua ini?. Dan dia kok kuat banget ya, apa dia jago bela diri, kuat sekali tendangannya" ocehnya dengan suara pelan sambil menyentuh wajahnya yang masih bengkak.
Lamunannya kini harus terhenti, karena seseorang membuka pintu dibarengi langkah berat sambil membawa sebuah dokumen.
Nahh perkenalkan Ramji Atmadja, sekretaris tahan bantingnya galen. Sosok pria tampan, putih bersih, badanya juga bagus walau tak sebagus kakaknya galen. Kalau dibandingkan sama galen keknya lebih maskulinan galen. Soalnya ramji meskipun tubuhnya oke, tapi sifatnya lembut, imut - imut gitu kelakuannya. Yang paling penting ialah, dia suka sekali menggoda galen.
Singkat cerita, setelah dokter selesai mengobati ramji. Dokter yang menangani ramji berkata bahwa ramji kemungkinan hilang ingatan. Tak tahu kenapa arga merasa cocok dan berjodoh dengan anak itu. Lagipula sampai sekarang ia dan istrinya tak kunjung diberkahi sang pencita seorang anak. Maka dari itulah, ramji diangkat menjadi anaknya. Oleh sebab itulah kini ramji bermarga atmadja.
Gelan sebenarnya juga tahu akan hal itu, karena sang ayah pernah menceritakannya. Akan tetapi ia tak pernah sekali pun memperlakukan ramji dengan buruk. Karena ramji selalu menemani dan menghiburnya. Selalu ada untuk galen bahkan dalam kondisinya yang sangat terpuruh. Memberi semangat padanya untuk tetap kuat dan berpikir tenang. Bahkan ramji pernah terkena tusukan pisau demi menyelamatkan galen yang diakibatkan suatu insiden. Sebab itulah galen sudah terlanjur sayang dan menganggap ramji sebagai kakak kandungnya sendiri.
Kembali ke kisahnya ******
" Kanapa kamu kak, ngos -ngosan kek lagi dikejar rentenir" katanya tanpa rasa berdosa, padahal dirinyalah yang menyuruh ramji.
" Kamu gel....dasar sableng kamu, kamu begini gara - gara siapa? balas ramji kesal apalagi galen tersenyum ria melihatnya begini.Tapi ramji tak melakukan apapun, karena sangat mengasihi adiknya itu.
__ADS_1
" Lalu gimana kakakku yang baik, udah kelar yang aku minta tadi?".
" Sudah, bentar ya bentar aku tarik nafas dulu.....oke begini. Dari keterangan yang ku dapat, memang bos pemilik bar itu tak pernah mempekerjakan cewek yang kamu bilang.
Galen terkejut sebentar mendengar hal itu.....tapi " hahahahaha" terdengar suara tawa menggelegar didalam ruangan itu, membuat galen sedikit curiga. Galen pun bertanya" kenapa kamu kak, kesambel setan ya?" tanya galen penasaran
" Pala kamu itu yang kesambet" jawab ramji.
" Trus kenapa kamu senyam - senyum kayak orang lagi kesurupan gitu? tanya galen lagi makin penasaran.
" Ya menertawakan kamulah , memangnya kamu pikir siapa lagi. Nih ya setelah kakak lihat rekaman cctv, kakak tercengang melihatnya" raut wajah galen jadi menggelap saking kesalnya.
Sementara ramji masih melanjutnya " baru kali ini aku melihatmu ditolak oleh seorang cewek mentah - mentah, dua kali pula lagi. Apalagi ni ya tendangan itu pasti sakit banget, kakak rasa tuh cewek jago beladiri deh, hahahaha" tawa ramji yang semakin membuat galen jengkel.
" Udah kak, udah puas ketawanya. Klo mau mengejek aku mendingan kakak kembali aja deh" jawab galen ketus.
" Ya maaf deh...maafin kakak ya. Habisnya kamu sih, percaya diri itu memang perlu, perlu bangat malah . Namun kepedeanmu itu da berlebihan" kata ramji memberi penjelasan pada adiknya, sementara galen masih terdiam malu.
" Oke kembali ketopik. Karena kakak tak mendapat informasi gadis itu.Maka kakak guna berbagai macam cara, dan hasilnya ada disini". sambil memperlihatkan map yang ia bawa.
" Gadis itu bernama Anna novanto.Dia adalah gadis yang sangat cerdas dan ya memang cantik dan imut. Semasa sekolah ia selalu melompat kelas, ia tak pernah membayar uang sekolah sebab ia mendapat beasiswa. Bahkan sejak smp sampai mendapat uang bulanan yang cukup besar setiap bulan. Pernah mengikuti perlobaan akademik bergengsi baik ditingkat nasional dan internasional juga. Waktu lulus SMA ia pernah mendapat undangan untuk melanjutkan pendidikannya diluar negeri dan dia dijamin tempat tinggal dan biaya hidup dan lain- lain. Tetapi ia menolak dengan suatu alasan. Sebulan yang lalu ia baru mendapatkan gelar dengan nilai sempurna di universitas nomor 1 di negara ini. Gadis ini mahir dalam beberapa bahasa yaitu bahasa ingris, prancis, jepang, portugal dan mandarin. Tak butu waktu lama setelah kelulusannya, ia kembali mendapat undangan dari harvad di amerika dan oxford di inggris. Kedua universitas ternama itu memberikan penawarann yang pantastis, selain tak perlu bayar uang kuliah, ia juga disediakan sebuah apartemen didekat kampus dan uang saku kira - kira sekitar 98 juta jika dirupiahkan setiap bulannya. Namun ia kembali menolak dengan alasan mau membangun karir dulu untuk sekarang.Wahhhh wahhh wahhh, berbakat sekali ya gadis kecil ini. Dan yang lebih membuat kagum adalah dengan prestasi sebanyak itu dirinya masih sangat belia, usianya baru 18 tahun". Ramji menerangkannya kepada galen dengan semangat yang membara.
Galen pun sama, mendengar hal itu dirinya merasa sedikit kagum pada gadis itu. Akan tetapi hal itu seketika buyar saat ramji meneruskan kembali" nahh ini yang paling penting, kamu tahu ngak?. Ayahnya adalah orang yang selama ini kamu cari. Orang yang membuat hidup kita berdua jadi begini. Orang serakah yang tega - teganya melenyapkan papa dan mama kita. Membuat hidup kita menderita, membuat kita menjadi sebatang kara. Orang itu adalah fahri novanto, ayah dari anna". tegas dengan raut wajahnya yang kini tak sedap dipandang.
Galen yang mendengarnya sangat terpukul. Raut wajahnya menghitam, tatapan matanya sangat dingin. Tangannya di kepal keras menggambarkan suasana hatinya sekarang.
__ADS_1
Raut wajah galen kini penuh dengan rasa benci. Ia pernah bersumpah bahwa dia akan membuat orang yang membuatnya seperti ini membayar 1000 kali lipat.
Galen mengambil map laporan dari tangan ramji. Disana terdapat foto anna, lalu dengan dingin berkata " akhirnya aku menemukan kalian, bersiaplah menerima pembalasan dari. Aku akan membuat hidup kalian bagai dineraka, termasuk kau gadis busuk. Tunggu saja tanggal mainnya". ucapnya dengan tatapan bengis sambil memandang foto anna, lalu melemparnya dengan kasar kelantai.