
Anna masih diam mematung seperti manusia tanpa nyawa. Tatapannya kosong, mukanya memucat seketika bak baru di apelin mbak kunti. Mungkin kalau seseorang meletakkan bom disampingnya, ia tak akan sadar hingga bomnya meledak ( bercanda, ngak segitunya juga kok).
" Wahh benarkah, benarkah yang kudengar ini?. Apakah aku halunya karena nangis dari tadi, aku kan belum makan dari pagi". Ucapya bingung sambil berjalan mondar - mandir didepan pintu seperti orang stress kerena dililit utang . " Ahhkk ahkkkkkk ahkkkkk, tuhan apa engkau sedang bercanda kepadaku. Kenapa engkau selalu memberikan kemalangan padaku?. teriaknya dalam hati sambil menjambak - jambak rambutnya untuk
melampiaskan rasa kekesalan dalam. benaknya.
Anna merasa sangat bingung,sedih, namun ia juga merasa penasaran siapa orang yang akan menikahinya. " Mungkinkah orang yang akan jadi suamiku lebih buruk dari situa ****** bau tanah yang diluar itu?, atau.........ahhhhkkkkk tidakkkk, kumohon ya tuhan belas kasihmu, aku ngak mau menikah dengan orang itu( Galen Atmadja). Serunya dengan suara yang lirih, terdengar dengan jelas terdapat pilu yang amat sangat dipelupuk matanya. Kristal bening lolos untuk yang sekian kalinya, meratapi bagaimana nasibnya nanti kalau benar semua ini akan terjadi. Belum lagi ia mendengar percakapan papa dan situa bangka yang sempat dianggapnya tuan Galen Atmadja. Sebelum ia menikah, tuan Galen diperbolehkan menyentuh anna. Memastikan bahwa anna masih virgin ( hallah bilang aja kepengen kan??, yang paham maksudnya diem aja ya) hitung- hitung sebagai dp dari kesepatan mereka.Dasar idung macan....ehhh belang maksudnya hehehehe.
Tangis anna dalam sekejam berhenti, mendengar situa ****** sedang menyambut kedatangan seseorang yang tadi ia telepon. Ya siapa lagi kalau bukan tuan Galen Atmadja yang sebenarnya.
" Selamat datang tuan muda, " ucapnya dengan sopan dan hormat dan nada suara yang lembut, berbeda saat ia berbicara dengan papanya tadi. Dari seekor macan berubah menjadi kucing ( umpamanya saja ya ).
" hemmmm , dimana gadis itu? jawab pria itu langsung tanpa basa - basi. Anna yang mendengar itu langsung terkejut bukan main..." masih mudah?" ucap anna dalam hati. Suara tuan Galen atmadja ini bagus sekali jernih, dan gagah sekali suaranya. Nilai anna setelah ia mendengar suara pria itu.
" tekk tekk tekk" pintu yang tadi dikunci mulai dibuka" anna semakin gerogi, gemetaran karena sebentar lagi ia akan tahu siapa calonnya itu. Namun juga ada rasa takut kepada lelaki yang dipanggil Galen itu, entah kenapa ia merasa suatu yang tak menyenakkan akan terjadi padanya.
__ADS_1
"Krekkk krekkk krekk " pintu dibuka lalu.." silakan masuk tuan" kali ini pintu dibuka oleh salah seorang pengawal.
" hmmmm" cuma itulah kata yang keluar dari mulut lelaki muda itu. Anna menebak bahwa ia itu manusia es( emang bener sih). " Baiklah tugas kalian sudah selesai, segera enggah dari sini" perintahnya dengan nada yang amat mengintimidasi.
" Baiklah tuan muda, semoga hari anda menyenangkan " ucapnya dengan suara lembut dan sopan, "tapi menurutku ia pasti kesel deh " timpalnya dalam hati, penuh tanya mengapa ada manusia modelan gitu.
" Tuan muda , jangan terlalu berlebihan ya mainnya.....gadis itu masih kecil lo, nanti dia ngak sanggup lo "( hayo main apa ini, jangan langsung traveling ya pikiran kalian) ucap situa ****** dengan nada untuk menggoda majikannya .
" Pengurus seto....diem kamu, mulut kamu itu da bosan ya berada disana?. Kalau udah bosan sini biar aku potong!" jawab galen dengan kesal dan sedikit emosi, sementara pengurus seto masih cengengesan disana. Anna dibuat terbelalak mendengar percakapan antara galen dengan tua bangka yang tadi dianggapnya tuan Galen asli. Tapi pada kenyataannya ia hanya seorang pengurus rumah / pelayan dirumah tuan Galen, dan tampaknya hubungan antara galen dan seto baik. Sebab kalau diteliti lagi suara galen saat bilang mau potong lidah seto itu ngak ada menekan sedikitpun. Malahan tuan Galen tak berbuat apa - apa saat pelayan seto masih menetertawakan majikannya tuan Galen Atmadja.
kembali pada anna *****
Ketika Galen selesai mengunci pintu, tatapannya pun terkunci pada satu sosok gadis mungil. Dia tengah berdiri disudut kanan kasur sambil menundukkan kepala. Rambutnya yang panjang menutupi wajahnya , mirip sekali dengan mbak kunti. Beda cuma dibagian perut aja, sebab kunti kan belakangnya bolong. Sedangkan bagian belakang anna tidak.
" hehh makhluk kerdil, sini kamu! aku mau lihat tampangmu, cepat!" perintahnya dengan nada kasar membuat anna terkejut namun ada rasa kesal dalam benak anna .
" Tega - tega dia bilang aku makhluk kerdil, aku ini da besar tahu" ujarnya dalam hati sambil memaki pria dibelakangnya sebagai bajingan.
__ADS_1
Karena tak ada respon dari anna membuat Galen lelaki gagah itu kesal. Ia langsung beranjak dari tempatnya lalu perlahan menghampiri anna. lelaki itu merangkak dari kasur, setelah posisinya tepat dibelakang gadis mungil itu dan memegang tangan anna sambil berkata " kamu itu tuli atau pura - pura ngak dengar sih?....heh cebol jawab!" serunya pada anna sambil membentaknya dengan keras.
Anna terkejut , gadis kecil itu tampak gemetaran mendengar suara galen seperti raungan singa. Dengan posisi yang tepat untuk melahap anna bulat - bulat. Tampaknya galen pun menyadari hal itu, tetapi hal itu tak membuatnya iba. Tapi malah membentaknya dengan lebih kuat, sebab pria gagah bernama galen ini sangat amat tak suka kalau ia ditolak. Karena seumur ia hidup, tak satu orang pun berani menolaknya. Karena hanya dirinyalah satu -satunya manusia di dunia ini yang berhak melakukan penolakan ( pede sekali anda).
Karena tak tahan lagi, lelaki perkasa itu berdiri tepat dibelangnya. Kemudian menyentuh pundak anna serta membalikkannya secara kasar. Hal itu tentu saja membuat anna semakin ketakutan dan membuat badannya makin bergetar hebat.
" Woii barang cilik, angkat kepalamu aku ingin liat tampangmu ( sebenarnya galen udah pernah jumpa sama anna, tapi.... eithh nanti ya ) perintah galen lagi dengan nada suara yang masih sama. Mendengar itu bukan membuat anna mengangkat kepalanya supaya tuan galen itu melihat wajahnya. Namun anna makin menundukkan kepalanya, rasanya jantung anna berhentik berdetak saat itu juga. Malah ia air matannya yang menetes, karena takut sama galen.
Galen kini makin geram, tanpa banyak aho...aho aho lagi, ia langsung mencubit dagu anna. Lalu mengangkatnya dengan kasar serta menyibak rambut anna yang hitam dan lembut. Jantung anna terasa berdetak sangat cepat, dadanya sesak, darahnya rasannya mendidih yang membuat wajahnya memerah seperti tomat.
" Hallo cewek kecilku sayang, jumpa lagi " ucap pria gagah itu sambil tersenyum sinis kepada anna. Dia pun kembali berkata sambil mendekat ke telinga anna, setelah itu .." sayangku, selamat datang pada hidup malang yang akan menghampirimu nanti" dengan senyum lebar namun sangat menakutkan diwaktu yang bersama.
" Ka...ka..kamu, kenapa bisa kamu " anna dibuat mati kutu karena ia tak menyangka bahwa calonnya adalah bajingan itu. " ooh tuhan....ternyata dia ???, ahhhkkkkkk ...tidak...tidak mungkin, ahkkkk" teriak anna dalam hati.
Bersambung**********
oke teman - temanku sayang sampai disini dulu ya. Eits jangan lupa klik like, dan komen yang buanyak ya .......makacih muahhhh 😘😘😘❤❤❤💋💋💋
__ADS_1