LATE IN LOVE

LATE IN LOVE
episode 19


__ADS_3

"Ghe,apa lo udah dijodohin sama Shaka?" tanya Ansel ketika perjalanan ke sekolah.


Ghea membulatkan matanya nggak menyangka kalau Ansel akhirnya akan tahu juga.Nggak ada alasan lain akhirnya Ghea mengakui juga perjodohannya dengan Shaka.


"..Iya maafin gue ya Sel?" jawab Ghea dengab takut-takut.


"Gue seharusnya jujur dari awal sama lo. Maafin gue." lanjut Ghea meraih tangan Ansel.


"Itu sebabnya Papa lo lebih suka sama Shaka ketimbang sama gue?" tanya Ansel lagi sedikit marah.Ghea tak menjawab hanya menganggukan kepalanya.


Ansel terdiam.Dia nggak tahu harus gimana.Dia cinta sama Ghea tapi dia juga nggak mau perasaannya sia-sia.Karena pada akhirnya Ghea akan menikah dengan Shaka.


"Sel,lo marah sama gue?" tanya Ghea menatap Ansel dengan berkaca-kaca.


"Kayaknya kita udahan aja Ghe!" ucap Ansel yang langsung membuat Ghea terkejut.


"Lo nggak cinta sama gue?" tanya Ghea.


"Gue cinta sama lo tapi apalah arti itu semua? Karena akhirnya lo juga akan nikah sama Shaka. Terus gue gimana? Gue cuma jagain jodohnya Shaka?" tanya Ansel dengan marah.


Ghea hanya diam dan menangis.Melihat wanita yang dia cintai menangis hati Ansel terluka.Tapi dia bisa apa?


"Jangan nangis!" ucap Ansel mengusap air mata Ghea.


"Gue cinta sama lo." ucapnya lagi lalu menarik Ghea dalam pelukannya.Ghea menangis dalam dekapan Ansel.


Tapi entah kenapa setelah kejadian itu.Ghea merasa Ansel menjadi agak cuek ke Ghea.Bahkan sering menolak ketika diajak keluar dengan berbagai alasan.


"Ansel kenapa sih sekarang cuek banget?" gumam Ghea dengan sedih.


Shaka yang melihat Ghea beberapa hari ini kayak nggak ada semangat mendekati Ghea.Shaka menepuk pundak Ghea membuat Ghea kaget.


"Kampret lo!" omel Ghea memukul lengan Shaka yang sudah duduk aja disamping Ghea.


"Kenapa lo? Gue perhatiin beberapa hari ini lo kayak nggak semangat gitu,kenapa sih?" tanya Shaka.


Ghea hanya diam tapi lalu dia menghela nafas dan mulai menceritakan kejadian beberapa hari lalu antara dia dan Ansel.


"Jadi setelah itu dia cuek banget ke gue. Kenapa ya kira-kira?" tanya Ghea dengan lesu.

__ADS_1


Melihat Ghea sedih,Shaka jadi teringat kemarin dia nggak sengaja melihat Ansel bersama dengan seorang cewek di sebuah Kafe.Mereka terlihat sangat akrab.Tapi,Shaka nggak tega mau ngomong ke Ghea.


"Udahlah cowok juga bukan dia doang. Kan masih ada gue,pacar bohongan lo." ucap Shaka sambil tersenyum.


"Please ya Shaka gue lagi nggak mood buat bercanda." omel Ghea kembali memukul Shaka.


"Kalau gitu bercanda aja!" jawab Shaka dengan santai.


"Minggat nggak lo!" ucap Ghea mendorong Shaka menjauh.


"Nggak mau. Gue mau nemenin calon makmun gue kok." ucap Shaka yang membuat Ghea jadi memerah wajahnya.


Karena,Ghea sudah mulai bisa tersenyum.Akhirnya Shaka berani mengatakan kalau kemarin dia melihat Ansel bersama seorang wanita.


"Nggak usah sok jelek-jelekin Ansel. Gue nggak percaya." ucap Ghea dengan tegas.


"Yaelah ngapain juga gue bohong sama lo? Emang ada untungnya buat gue?" ucap Shaka yang mulai nggak tahu cara berpikir Ghea.


"Terserah. Sebelum gue lihat dengan mata kepala gue sendiri gua nggak akan pernah percaya." ucao Ghea kemudian berdiri dan meninggalkan kelas.


Melihat Ghea yang berlalu dengan langkah tegas membuat Shaka sedikit kecewa.Shaka hanya bisa menghela nafas saja.


Sesampainya di kantin Ghea melihat Ansel yang sedang makan bersama teman sekelasnya.Ghea kemudian mendekati Ansel dengan senang.


"Lo kenapa sih akhir-akhir ini cuek ke gue?" tanya Ghea dengan sedih.


"Nggak gue biasa aja. Perasaan lo aja mungkin." jawab Ansel dengan dingin.


Karena Ghea nggak mau semakin malu akhirnya dia berdiri dan menjauh dari meja Ansel.Ghea berjalan menghampiri Ella dan Citra.


"Lo kenapa sama Ansel? Marahan?" tanya Ella begitu Ghea duduk di depannya.


"Nggak tahu gue tiba-tiba aja dia cuek ke gue." jawab Ghea yang masih kesal.


"Gue bilang juga apa? Ansel itu playboy,pasti dia udah punya cewek lagi." sahut Rendi yang duduk tidak jauh dari Ghea.


"Diam nggak lo! Lo sama aja sama si cowok stres temen lo itu." sewot Ghea memarahi Rendi.


"Lo tunggu aja sampai lo lihat Ansel sama cewek lain.Lo bakalan nangis bombay,lihat aja!" ucap Rendi yang sedikit emosi karena Ghea masih tidak mempercayainya.

__ADS_1


Ghea nggak mau menjawab karena nggak mau membahas apapun tentang kejelekan Ansel.Karena,Ghea masih suka sama Ansel.Dan Ansel masih pacar dia.


"Au ah gue laper mau makan." ucap Ghea memesan makanan kemudian menyantapnya dengan santai.


Shaka juga ke kantin pada saat itu dan melihat Ghea yang sedang makan dengan santainya.Lalu mengambil tempat duduk didepan Ghea.Shaka menatap Ghea yang dengan cuek makan tanpa image.


"Ngapain lo lihatin gue?" tanya Ghea kesal tapi yang sebenarnya dia merasa detaknya berdegup kencang saat Shaka menatapnya.


"Ya nggak apa-apa pengen aja lihat calon istri gue." ucap Shaka pelan sambil tersenyum.


Sementara dari tempat duduk lain Ansel merasa kesal melihat kedekatan Ghea dengan Shaka.Kemudian Ansel berdiri dan mendekat ke meja dimana Ghea sedang makan.


"Ghe!"


"Sel," ucap Ghea menatap Ansel yang berdiri disampingnya.


"Mulai sekarang kita putus." ucap Ansel langsung berlalu begitu saja meninggalkan Ghea yang terpaku karena terkejut.


"Sel,lo kok tega sih?" tanya Ghea mengejar Ansel.


"Tega? Lo bilang gue tega? Lebih tega mana gue atau lo yang mainin perasaan gue?" tanya Ansel dengan marah.


"Gue nggak pernah mainin perasaan lo!" ucap Ghea mulai marah.


Ansel hanya tersenyum sinis."Nggak pernah mainin gue. Pacaran sama gue tapi nikah sama Shaka. Lo pikir perasaan gue apa?" tanya Ansel membentak Ghea.


Shaka yang mendengar namanya disebut langsung berdiri dan mendekat."Kok nama gue disebut ya?" ucap Shaka mendekat.


"Oh ya,selamat ya semoga kalian berdua bahagia. Dan semoga jangan pernah ada orang lain yang kalian mainin perasaannya." ucap Ansel menyeringai.


"Sel,gue nggak mau putus sama lo!" ucap Ghea menahan tangan Ansel.Tapi dengan kasar Ansel menghempaskan tangan Ghea.


Ghea merasa terpukul dengan tindakan Ansel.Untung dikantin sudah sepi hanya ada beberapa orang saja yang ada.


"Udahlah Ghe dia nggak pantes buat lo." ucap Shaka mencoba menenangkan Ghea yang sudah hampir menangis.


"Tinggalin gue Kha!" ucap Ghea mengusir Shaka.


"Tapi Ghe gue nggak mau lo terusan kayak gini. Gue nggak mau calon istri gue terpuruk karena lelaki lain." ucap Shaka dengan tegas.

__ADS_1


"Gue mau sendiri Kha,please!" ucap Ghea dengan mata yang berkaca-kaca.


Shaka yang mengikuti Ghea ke toilet akhirnya menghentikan langkahnya karena permintaan Ghea itu.Shaka tahu Ghea pasti sangat sedih dan terpukul.Tapi itu lebih baik daripada entar Ghea tahu kalau Ansel itu playboy.Itu akan membuat Ghea semakin sakit.


__ADS_2