
Akhirnya kelompok paviliun elang emas memasuki kediaman Lin Chen. Lin Hu yang melihat kejadian itu bertanya kepada pasukan bayangan namun masih belum mengetahui apa yang terjadi.
Lin Hu berpikir bahwa pasti Lin Chen merencanakan sesuatu diluar nalar lagi dan Lin Hu memakluminya dan diam saja. Walau begitu Lin Hu menyuruh beberapa pasukan bayangannya untuk memantau dan menjaga diam diam dari kejauhan agar dapat mengantisipasi kejadian yang tidak diingankan oleh Lin Hu.
"Salam tuan muda," ucap Zhu Jin dengan hormat kepada Lin Chen begitu juga dengan orang orangnya.
"Masuklah nona Zhu Jin," ucap Lin Chen dengan tubuhnya yang pendek dan tampan serta lucu membuat hati Zhu Jin berteriak sangat ingin memeluk bocah lucu itu namun posisinya berbeda karena Lin Chen merupakan tuan muda yang paling di hormati.
Didalam ruangan itu tampak berbagai sajian makanan yang mewah yang sengaja Lin Chen atur sebelumnya.
"Tuan muda, kami tidak bisa.." ucap Zhu Jin membuat Lin Chen menatapnya.
"Nona Zhu Jin pasti kelompok anda kelelahan dan kelaparan kan? Aku sengaja menyiapkan semua ini karena aku tau anda dari dari wilayah yang sangat jauh," ucap Lin Chen membuat Zhu Jin merasakan bahwa walaupun Lin Chen lucu dan imut serta tampan namun pemikirannya seperti orang dewasa dan sangat berbeda dengan anak seusianya, apalagi benar benar seperti yang dikatakan oleh Qionlin bahwa Lin Chen mampu berbicara.
"Baiklah, terima kasih banyak tuan muda Chen," ucap Zhu Jin kepada Lin Chen.
Setelah mereka makan, Lin Chen menyuruh orang orangnya membawa anggota kelompok paviliun elang emas ke sebuah rumah yang pas untuk beristirahat, sedangkan Zhu Jin berada di ruangan pribadi Lin Chen tampa mereka berdua sedang membicarakan sesuatu.
"Tuan muda, bolehkah aku bertanya darimana anda mengetahui bahwa ayahku terkena penyakit?" Tanya Zhu Jin begitu penasaran yang sangat tinggi.
"Entahlah, tapi percayalah semua orang punya rahasia namun aku bukan orang jahat dan aku tidak akan berniat untuk merugikan anda nona Zhu Jin, aku tau betul prinsip anda dalam berbisnis dimana keuntungan pasti didapatkan jika kedua belah pihak saling menguntungkan adapun rahasia semua orang punya rahasia masing masing," ucap Lin Chen membuat Zhu Jin menghela nafas.
Memang prinsip dalam paviliun elang emas adalah sama seperti yang diucapkan oleh Lin Chen, setiap orang punya rahasia pribadi masing masing.
"Baiklah tuan muda Chen, aku percaya dengan kata kata anda, dan maksud anda mengundang kami kemari juga untuk saling keuntungan kan?" Ucap Zhu Jin kepada Lin Chen.
__ADS_1
"Benar, dan kamu pasti tau penawaranku kan?" Tanya Lin Chen.
"Anda bisa menyembuhkan ayahku?!" Zhu Jin sangat berharap bahwa Lin Chen tidak main main dan bercanda dengan kata katanya.
"Aku bisa, tapi.."
"Apa?! Apa itu?! Selama anda dapat menyembuhkan ayah aku, aku pasti akan dengan sepenuh hati mewujudkan keinginan anda," ucap Zhu Jin dengan nada berharap sambil berlutut di hadapan Lin Chen.
"Sudah sudah, nona Zhu Jin tidak perlu berlutut seperti ini, yang aku inginkan adalah sumber daya."
"Apa itu tuan muda Chen?!"
"Pil pembentuk tubuh!"
Seketika Zhu Jin tak henti hentinya dibuat terkejut oleh Lin Chen karena baru kali ini orang mengetahui sebuah pil yang bahkan baru baru saja sudah diletiti dan berhasil namun Lin Chen mengetahuinya.
"Tidak masalah," ucap Lin Chen tersenyum.
"Hahaha pastinya nona Zhu Jin belum tau efek sebenarnya dari pil itu, dan cara menggunakan pil itu, dan yang nona Zhu Jin tau cuma pembentuk tubuh namun cara menggunakannya dapat meningkatkan kekuatan kita lebih besar bahkan 1 pil saja sudah ada perubahan," bathin Lin Chen tersenyum puas.
"Apa?! Apa aku tidak salah dengar tuan muda?! An..anda tidak mempermasalahkannya?!"
"Benar tidak masalah," ucap Lin Chen tersenyum kepada Zhu Jin.
"Syukurlah, akhirnya aku menemukan harapan besar agar ayahku bisa sembuh kembali," ucap Zhu Jin menangis.
__ADS_1
Zhu Jin dahulu merupakan pemimpin yang kaya rasa dan paling sukses di dunia persilatan, Zhu Jin sukses karena pil pembentuk tubuh yang tersebar luas dan membuatnya terkenal.
Sebenarnya Zhu Jin sudah kaya raya bahkan sebelum Lin Chen lahir pun sudah kaya, akan tetapi ayahnya yang jatuh sakit dan semakin banyak biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan ayahnya semakin menurun pula ekonominya hingga jatuh.
Akhirnya Zhu Jin melalukan perjalanannya merintis kembali bisnisnya di dunia persilatan, hingga akhirnya Zhu Jin mengalami kesuksesan namun Zhu Jin tetap bersedih karena kematian ayahnya. Oleh sebab itulah Zhu Jin menjadi dingin serta terus menerus mencari penyebab kematian ayahnya hingga akhirnya era kekacauan pun terjadi membuat Zhu Jin mengetahui bahwa kematian ayahnya berasal dari klan demonic.
"Beri aku waktu 10 tahun," ucap Lin Chen membuat Zhu Jin kebingungan.
"Tuan muda..."
"Aku tau kamu khawatir dengan kondisi ayahmu, tapi tenang saja ayahmu tidak akan mati sampai saat itu dan aku juga akan memberikan resep untuk membuat ayahmu merasa baikan, dan kamu lihat aku sekarang belum memiliki kekuatan apa apa, kurang lebih 10 tahun untuk aku menyembuhkan ayahmu," ucap Lin Chen menjelaskan membuat Zhu Jin akhirnya mengerti dan memang benar bahwa Lin Chen masihlah anak anak yang usianya 1 tahun.
"Tapi kamu tidak perlu khawatir, sebagai gantinya aku akan berinvestasi dengan paviliun elang emas," ucap Lin Chen.
"Berinvestasi?"
"Iya untuk mendukung perkembangan paviliun anda pastinya anda harus mempunyai modal kan dan biaya? Aku akan memberitahukan kepada kamu sebuah lokasi yang ada di klan Lin dimana lokasi itu merupakan tempat adanya sebuah emas, dan itu cocok untuk dijadikan sebuah tambang emas." Ucap Lin Chen.
"Tapi tuan muda apakah anda yakin mau berinvestasi bahkan merelakan sebuah tempat berharga seperti itu kepada kami?" Tanya Zhu Jin kepada Lin Chen.
"Bahkan klan Lin tidak tau hal itu, dan aku akan memberikan izin penuh atas daerah itu kepadamu dan hasilnya akan dibagi 8:2, dimana aku 8 dan kamu 2," ucap Lin Chen membuat Zhu Jin merasa agak tidak enak.
"Apakah masih bisa ditawar sepertinya itu ketinggian.."
"7:3 dan itu sudah netral," ucap Lin Chen membuat Zhu Jin hanya menghela nafas namun itu tidak dipungkiri bahwa mereka sudah mendapatkan dukungan oleh Lin Chen dan berinvestasi dengannya.
__ADS_1
"Baik tuan muda Chen, kami menerima investasi anda, dan aku akan segera mengirimkan anda sebuah kertas berupa anda merupakan salah satu investor utama dari paviliun elang emas, dan persyaratan utama juga kami akan memberikan sebuah token kepada anda, ini merupakan token tertinggi dan anda dapat mengabil apa pun di paviliun elang emas dengan menunjukkan token ini berarti anda merupakn investor di paviliun kami," ucap Zhu Jin menjelaskan.