
"Anakku!!" Yin Hua lari tergesa gesa menuju ke arah Lin Chen dimana matanya sudah berkaca kaca melihat anaknya yang memiliki kondisi yang tidak sebagus waktu belum berduel dengan ayahnya.
"Ibu.." Lin Chen kemudian dipeluk ibunya dan ibunya memastikan apakah Lin Chen memiliki luka atau apapun itu yang menbuat tubuh Lin Chen kenapa napa.
"Ibu Chen'er tidak apa apa," ucap Lin Chen lembut kepada ibunya.
Yin Hua merupakan ibu yang sangat menyayangi anaknya, bahkan hal sekecil apapun Yin Hua tetap memikirkan kondisi anaknya lebih dari apapun.
Walaupun Yin Hua tau bahwa anaknya sudah kuat akan tetapi naluri seorang ibu masihlah kuat dan tidak akan pernah pudar.
Lin Chen yang merasakan kasih sayang ibunya ini sangat bahagia karena hanya ibunya lah wanita yang meyayanginya lebih dari apapun di dunia ini.
"Apakah kamu tidak apa apa nak?" Tanya Yin Hua masih berkaca kaca karena melihat anaknya yang terlempar sana sini karena perbuatan ayahnya.
"Ibu aku tidak apa apa, ibu tenang saja karena jika Chen'er tidak merasakan hal seperti ini bagaimana caranya Chen'er melindungi ibu dan keluarga kita?" Ucap Lin Chen lembut kepada ibunya.
"Hahaha benar yang dikatakan Chen'er pria sejati tidak akan pernah maju jika tidak mengalami rasa dimana harus mempertaruhkan hidup dam matinya," ucap Lin Hu senang karena anaknya sudah berkembang pesat selama ini tanpa pengetahuannya.
"Baiklah kalau begitu, ibu sudah tenang dan nanti kamu harus minum obat dan jaga kesehatanmu yah nak," ucap Yin Hua lembut kepada Lin Chen.
"Iya ibu hehe," ucap Lin Chen tersenyum.
"Baiklah aku umumkan hari ini bahwa Lin Chen merupakan putraku yang dimana depan nanti akan menjadi pewarisku sudah menbuktikan kelayakannya di hadapan kalian semua!" Ucap Lin Hu membuat semua orang berseru dan bertepuk tangan akan hadirnya seorang monster jenius di klan mereka.
Setelah hari pertemuan itu, Lin Chen akhirnya diberikan izin untuk menjalankan sebuah misi bersama dengan Lin Zhou.
__ADS_1
Setelah kejadian hari itu akhirnya tersebar luar di seluruh wilayah klan Lin bahwa Lin Chen merupakan mosnter jenius yang terlahir di dunia ini selama 1000 tahun sekali.
Semua orang tidak menyangka bahwa Lin Chen yang berumur 4 tahun memiliki tubuh seperti 7 tahun disertai kekuatan yang setara dengan pendekar tingkat 2.
Ini merupakan tingkat yang jarang terjadi dan sangat jarang ditemui di dunia persilatan.
Seluruh wilayah Klan Lin gempar dan merasa bangga karena tuan muda mereka merupakan emas paling berharga bagi klan Lin.
Kini Lin Chen berada di kediaman orang tuanya bersama ayahnya sedang berbicara empat mata.
"Anakku, aku tidak tau bagaimana caramu meningkatkan kekuatanmu selama ini, ayah sangat bangga dengan pencapaianmu," ucap Lin Hu kepada Lin Chen.
"Maafkan ayah yang tidak terlalu memperhatikanmu, ayah mengira orang orang hanya mengatakan kebohongan di kediamanmu karena kamu melakukan latihan diam diam bahkan aku dan ibumu tidak tau latihan apa yang kamu lakukan."
"Ayah, ayah tidak perlu meminta maaf, Lin Chen yang seharusnya minta maaf karena telah menyembunyikannya kepada ayah," ucap Lin Chen yang merasa bersalah juga karena selama ini banyak rahasia yang belum bisa Lin Chen ungkapkan kepada orang tuanya.
"Tapi ayah tidak mempermasalahkannya karena memang dari kecil kamu seperti sosok ajaib yang suka belajar sendiri, kemungkinan kamu banyak membaca membuatmu memiliki pemikiran berbeda dengan anak seusiamu."
"Sejujurnya ayah sangat bangga memiliki putra sepertimu, kamu adalah putraku walaupun kamu berbeda dengan anak lainnya tapi kamu tetaplak putraku," ucap Lin Hu membuat Lin Chen terharu karena ayahnya punya sisi lembut seperti ini.
"Nak, ayah hanya mengingatkanmu jangan pernah kamu mendaki di jalan kejahatan, dan berjanjilah kepada ayah lindungi orang orang yang kamu sayangi," ucap Lin Hu menasehati Lin Chen.
"Iya ayah, Lin Chen akan selalu mengingat pesan ayah," ucap Lin Chen kepada ayahnya.
"Nak setelah kamu kembali menjalankan misi dengan Lin Zhou, ayah mau mengajarkanmu dan mewariskanmu seni bela diri pedang petir surgawi." Ucap Lin Hu.
__ADS_1
"Baik ayah," ucap Lin Chen.
"Dan ingat besok adalah perjalanan pertamamu dan kembalilah dengan selamat," ucap Lin Hu.
"Baik ayah," ucap Lin Chen.
"Kamu besok akan mengawal seseorang dari klan Tang, dia adalah wakil pemimpin klan Tang yang merupakan klan yang tidak terlalu besar dan merupakan klan dengan ahli dalam racun," ucap Lin Hu yang sebenarnya Lin Chen sudah mengetahuinya.
"Kamu hanya mengawalnya dan mengantarnya sampai ke klannya, walaupun klannya kecil dan tidak terlalu besar di dunia persilatan, klan Tang memiliki kekuatan lumayan karena ahli dalam racunnya," Lin Hu menjelaskan bahwa klan Tant ahli dalam racun.
Klan Tang merupakan klan kecil dan bersifat netral di dunia persilatan namun tidak boleh diremehkan karena ahli dalam sebuah racun.
Lin Hu menjelaskan bahwa klan Tang dahulu berutang budi kepada Lin Hu karena menyelamatkan putri mereka dari sebuah insiden beberapa tahun yang lalu.
Jadi antara klan Lin dan Tang keduanya memiliki hubungan walaupun itu rasa saling hutang budi.
Wakil pemimpin klan Tang datang ke klan Lin setelah hari berduel dengan Lin Chen.
Wakil pemimpin klan Tang datang dari wilayah sekte Pedang Langit dan pulang lalu singgah melewati klan Lin.
Memang jalur untuk pergi ke klan Tang harus melalui klan Lin terlebih dahulu agar lebih aman karena wilayah di luar klan Lin itu wilayah liar dan banyak pegunungan dan tebing yang tinggi jadi tidak ada yang memiliki wilayah tersebut.
"Kembalilah dengan selamat, dan aku percaya kamu pasti bisa melaluinya melihat dengan kekuatanmu saat melawan ayah, ayah yakin kamu bisa melalui pengawalan ini," ucap Lin Hu yang percaya dengan Lin Chen.
"Baik ayah, aku akan selalu mengingat perkataan ayah," ucap Lin Chen.
__ADS_1
"Hahaha memang seperti ini anakku! Baik ayo kita pergi menyapa wakil pemimpin klan Tang di kediaman untuk tamu," ucap Lin Hu mengajak Lin Chen untuk melihat wakil pemimpin klan Tang.