
Lin Chen saat ini sangat bingung dengan semua hal yang terjadi selama ini, yang pertama bertemu dengan ras Elf dan kedua dengan kakek ini.
Lin Chen bingung apakah ini mimpi atau kenyataan, karena semua yang dilalui Lin Chen seperti imajinasi.
Mulai dari ada namanya kultivator, dewa, zaman primordial, dan jutaan tahun. Lin Chen bertanya apakah betul memang adanya jutaan tahun?
Walaupun begitu, Lin Chen tetap merasakan kenyataan dan realitas yang memang terjadi nyata realistis.
"Tuan, kenapa anda mencari tubuh suci surgawi?" Tanya Lin Chen penasaran.
"Hoho aku akan mengajarimu cara mengendalikan tubuh suci mu itu," ucap Kakek itu membuat Lin Chen masih bingung tentang tubuh surgawi dan apa yang sebenarnya terjadi.
"Aku bertanya kenapa anda mencari tubuh suci surgawi?" Tanya Lin Chen dengan wajah datar kepada kakek itu.
"Aku mencarinya karena aku!" Seketika itu juga sebuah kekuatan hitam aneh muncul dari tangan kakek itu.
Dan seketika pemandangan yang indah berubah menjadi pemandangan yang penuh dengan aura mematikan seperti tempt yang penuh kehancuran.
"Ini!" Lin Chen melihat perubahan tiba tiba itu dan waspada dengan kakek misterius tersebut.
Kakek tua itu mengeluarkan sebuah segel tangan dan kekuatan hitam aneh melesat ke arah Lin Chen.
Tekanan dari kekuatan aura kekuatan itu membuat Lin Chen tidak bisa menggerakkan tubuhnya.
"Ugh! Kekuatan apa ini?!" Bathin Lin Chen tidak bisa bergerak dengan aura tekanan dari energi hitam aneh dari kakek tua itu.
"Hahaha akhirnya dendamku kepada dewa sialan itu berakhir, karena tubuh suci yang dimiliki dewa itulah yang membuatku mati dan seluruh dewa di zaman primordial, aku tidak akan membiarkanmu tamak akan kekuatan itu, sebab kekuatan itu lah yang akan membuat dirimu sombong dan memandang rendah semua makhluk hidup!" Ucap kakek tua itu sangat senang karena dendamnya dan tugasnya untuk menghentikan kehancuran kedua kalinya dunia dapat dihentikan.
"Aku tidak mengerti apa yang kau katakan!" Ucap Lin Chen yang tidak bisa menahan kekuatan dari energi hitam aneh kakek itu.
"Aku adalah dewa kegelapan! Dan wujudku saat ini merupakan sisa sisa dari jiwaku kumasukkan dalam artefak kuno ini, aku selama ini mencari tubuh suci surgawi karena tubuh itu sangat besar dan sangat curang bagi para kultivator karena kekutannya yang luar biasa dahsyatnya," ucap kakek itu menjelaskan dirinya kepada Lin Chen.
__ADS_1
"Memang benar yang aku katakan dengan kekutanmu kamu bisa melakukan apapun, bahkan menghancurkan gunung pun serta dunia pun bisa kamu lakukan bahkan dengan umurmu yang muda dibandingkan kultivator lainnya di dunia para kultivator zaman ini," ucap dewa kegelapan menjelaskan.
"Aku tidak bisa berlama lama lagi karena seluruh kekuatanku aku habiskan untuk menyegel semua kekuatanmu dan menyegel ingatanmu mengenai kultivator." Ucap dewa kegelapan kemudian kekuatan energi hitamnya mengaliri seluruh tubuh Lin Chen.
"Apa maksud kamu menyegelku?!" Lin Chen tidak mengerti dan merasa sangat kesakitan dengan kekuatan dari dewa kegelapan.
"Kekuatanku ada didalam seluruh meridian dan dantianmu, aku akan mengeluarkan sebuah segel terkuatku dan menananmkan didalam dantianmu agar kamu tidak dapat menjadi seorang kultivator!" Ucap dewa kegelapan mencegah Lin Chen menjadi kultivator dengan alasan takut melihat Lin Chen tergoda dengan kekuasaan dan kekuatan besar dair dalam tubuh suci surgawi yang dimilikinya.
"Arrrhhh.." Lin Chen berteriak kesakitan bahkan seluruh ingatannya pun disegel oleh dewa kegelapan.
"Dan juga, ingatan mu dengan ras Elf ini akan kuhapus bahkan kamu akan kuteleportasikan keluar dari wilayah ras elf ini," ucap dewa kegelapan mengerahkan seluruh segelnya ke tubuh Lin Chen.
Di keadaan luar, Jing Shan dan Jing Ling mengerutkan keningnya karena artefak kuno itu mengeluarkan energi hitam mengaliri tangan Lin Chen dan masuk kedalam tubuh Lin Chen.
"Ayah apa yang terjadi dengan Lin Chen?" Tanya Jing Ling khawatir melihat Lin Chen seperti kesakitan.
"Aneh, aku tidak mengerti apa yang terjadi dengan nak Chen, bahkan artefak kuno ini tidak sesuai denfan fungsinya," ucap Jing Shan merasa ada hal yang aneh.
"Ayah tolong selamatkan Lin Chen ayah!" Jing Ling merasa firasat buruk akan terjadi kepada Lin Chen laku menyuruh ayahnya untuk menyelamatkannya.
"Kekuatan aneh apa ini?!" Bathin Jing Shan merasakan kekuatan yang tidak pernah dirasakan seperti selama ini.
Jing Shan kemudian mencoba menggunakan qi nya namun tetap saja tidak bisa menembus pelindung qi hitam yang mengaliri tubuh Lin Chen.
"Ayah apa yang terjadi?!" Tanya Jing Ling yang merasa panik melihat Lin Chen.
"Aku tidak tahu, aneh sekali kekuatan apa ini?!" Jing Shan bingung bahkan Jing Shan yang sudah memiliki kekuatan besar pun tidak memahami kekuatan aneh yang mengaliri tubuh Lin Chen.
Namun beberapa menit Lin Chen merasa kesakitan karena energi hitam itu, tiba tiba tubuh Lin Chen menghilang dari tempatnya membuat Jing Shan dan Jing Ling teriak.
"Lin Chen!"
__ADS_1
Jing Ling histeris karena Lin Chen tiba tiba menghilang, bahkan belum sempat mengatakan sesuatu dan berbicara lama dengan Lin Chen, namun tiba tiba Lin Chen menghilang tanpa jejak.
"Ayah bisakah ayah melacak keberadaan Lin Chen?" Tanya Jing Ling.
"Tidak, aku tidak merasakannya di wilayah kita," ucap Jing Shan mencoba mencari keberadaan Lin Chen namun tidak dapat menemukannya sama sekali.
"Ayah! Apa yang sebenarnya terjadi kepada Lin Chen ayah!" Ucap Jing Ling bersedih karena kehilangan sosok yang membuatnya menjadi lebih bersifat dewasa dan tidak kekanak kanakan.
"Aku pun tidak tahu nak, aku akan menyiapkan tim khusus untuk mencari nak Chen di wilayah kita bahkan tim untuk mencari keberadaan nak Chen di luar wilayah kita," ucap Jing Shan dengan cepat untuk bertindak mencari Lin Chen.
"Ayah, tapi waktu di sini dan diluar berbeda, pasti butuh waktu puluhan tahun, tidak ribuan tahun pastinya," ucap Jing Ling yang sedih.
"Aku akan berusaha semaksimal mungkin untuk menemukan nak Chen, bahkan ribuan tahun menunggu aku akan mencarinya," ucap Jing Shan menenangkan Jing Ling akan tetapi Jing Ling masih belum merasakan tenang sebab Lin Chen belum berada di depannya sekarang dan masih hilang tanpa diketahui keberadaannya.
"Ayah! Aku akan pergi sendiri mencari Lin Chen!" Ucap Jing Ling dengan penuh emosional dan sangat ingin menemukan Lin Chen.
"Tapi nak.." Jing Shan merasakan bahwa tekad dari Jing Ling merupakan tekad cinta dan perasaan yang kuat membuatnya menjadi seperti ini.
"Ayah aku akan menemukan Lin Chen bagaimanapun caranya!" Ucap Jing Ling membuat ayahnya menghela nafas.
"Apakah kamu yakin mau keluar dari wilayah kita?" Tanya Jing Shan kepada Jing Ling.
"Benar ayah! Aku sangat yakin!"
"Baiklah aku akan mengijinkanmu tapi kamu harus menyamar dan jangan menggunakan wujud aslimu dan sembunyikan kekuatanmu, karena kekuatanmu di dunia Lin Chen itu merupakan kekuatan paling kuat jadi jangan sembarangan berbuat kekacauan," ucap Jing Shan menjelaskan.
"Terima kasih ayah, aku sayang ayah!" Jing Ling kemudian berangkat pergi dengan cepat namun dihentikan oleh ayahnya.
"Tunggu nak!" Ucap Jing Shan menghentikan langkah Jing Ling.
"Apa lagi ayah?"
__ADS_1
"Jangan lupa temui ibumu dan minta izinlah kepada ibumu," ucap Jing Shan menyuruh Jing Ling meminta izin kepada ibunya untuk bepergian keluar wilayah elf.
"Baik ayah!" Jing Ling kemudian tanpa berbasa basi lagi bergegas dengan cepat menuju istana tempat kediaman ibunya berada.