
tak teras aku bekerja di sini menginjak satu bulan.
hari ini adalah gajian pertama ku,
sore itu Oma memberikan aku amplop coklat yang berisi uang yang sangatlah banyak, ya itu gaji pertama yang di berikan oleh Oma, gaji yang aku terima dua puluh juta rupiah. ini sangat besar bagi ku. aku mengucapkan terimakasih kepada Oma Isabel.
Hana, ucap Oma menyebut nama ku.
aku melirik ke arah Oma .
iya Oma , apakah Oma memerlukan sesuatu , tanyaku kepadanya
Hana , sampai sekarang aku belum menemukan orang yang telah membuat Arkan menderita, aku ingin kau dan Arkan meninggalkan rumah ini, ujar Oma isabel.
aku terkejut, mendengar ucapan majikan ku tersebut, apa yang di maksud dari perkataan nya.
kenapa aku dan tuan Arkan harus pergi dari sini.
bukankah akan aman jika tuan Arkan ada disini.
maksud Oma ? aku bertanya kepada Oma Isabel.
maksud ku kau harus membawa Arkan pergi jauh dari sini, aku dan Hanung akan merencanakan kamu akan tinggal dengan Arkan di luar kota.
__ADS_1
aku takut jika Arkan masih berada disini Arkan akan kembali di celaka kan oleh orang itu.
selama kalian di di luar kota, aku akan berusaha menemukan penjahat itu.
kau mau kan Hana ? kau harus menjaga Arkan di sana. aku akan memberikan kamu gaji dua kali lipat dari gaji mu sekarang. tawar Isabel kepada Hana
tapi Oma, berapa lama aku dan tuan arkan akan pergi? aku bertanya kepada Oma
kau cukup menjaga Arkan sampai aku menemukan orang jahat itu.. jelas nya kepada ku.
aku berfikir sejenak, bagaimana ini aku tak mungkin menolak, ini juga demi kebaikan tuan Arkan.
aku akhirnya menerima tawaran Oma.
walaupun belum tau nanti aku dan tuan Arkan akan tinggal di mana.
memang sekarang keadaan nya sedikit agak tenang, waktu tidurnya pun perlahan kembali ke jam tidur orang normal, berbeda pada saat ia meminum obat, tuan Arkan bisa menghabiskan waktu nya hanya untuk tidur , walaupun semakin lama ia semakin menjadi orang yang pendiam,
perbuatan kasar nya terhadap ku berangsur berkurang mungkin karna ia sudah tidur dengan normal..
aku menghabiskan waktu ku bersama dengan nya berhari hari dikamar nya. tak ada hal yang aku kerjakan, aku hanya bertugas menjaganya saja.
dua Minggu lalu aku meminta Oma memasang tv di kamar tuan Arkan, ya tv tersebut di tempelkan ke dinding yang cukup tinggi agar tak mudah di jangkau. ya setidaknya ada hiburan di kamar ini,
__ADS_1
jika aku di biarkan berdua tanpa suara di kamar ini, bisa jadi bukan aku yang menjaga tuan Arkan, tapi dia yang menjaga aku karna sudah di pastikan aku akan tertidur ..
aku menghidupkan tv dengan siaran film anak anak.
ya di Fikiran ku lelaki di hadapan ku berkelakuan seperti anak kecil, akan lebih cocok di berikan tontonan film anak anak., tak ada penolakan dari laki laki ini. dia menikmati tontonan tersebut, sambil sekali sekali tertawa .
ya Tuhan bisa bisa nya laki laki setampan ini menjadi gila seperti ini, padahal film itu sedang sedih tapi dia malah tertawa. aku mengumpat dalam hati.
aku memandangi penampilan tuan Arkan yang semakin lama semakin menakutkan, akibat rambut gondrong dan berewokan yang tebal..
aku berfikir apakah lelaki ini mau jika aku memotong rambut dan mencukur berewok nya yang mengerikan itu.
ah mungkin nanti saat mandi sore aku akan mencobanya...
sekarang biarkan lah di menikmati film nya itu, aku pun yang tak sadar lama lama tertidur di sofa yang di siapkan Oma ....
.
.
.
.
__ADS_1
assalamualaikum semuanya jangan lupa like , vote, dan follow aku.
terimakasih 🥰🥰