
Hana dan fadil asik bercerita, ya saling menceritakan kisah hidupnya, Fadil ternyata seorang duda tak memiliki anak. ia ditinggal oleh istrinya karna ia miskin, dan istrinya telah berselingkuh dengan lelaki yang lebih mapan dari Fadil
semenjak perceraiannya dengan sang istri, Fadil akhirnya memilih untuk merantau ke kota Jakarta. di Jakarta ia bertemu dengan temannya yang kebetulan Satu kampung, Fadil meminta bantuan untuk mencari pekerjaan untuk nya, dan saat itu ia di tawarin bekerja di rumah arkan sebagai tukang kebun, dan kebetulan Fadil di kampung sebagai petani, jadi ia tak keberangkatan jika harus bekerja jadi tukang kebun.
ia pun menerima tawaran bekerja di rumah Arkan. Fadil bekerja disini hampir empat tahun,..
karna asik bercerita mereka pun tak sadar jika Arkan memandangi mereka dari tadi.
sebenarnya Fadil memiliki rasa kepada Hana, tapi ia sadar diri jika Arkan sebenernya juga menyukai Hana. Fadil memilih untuk menahan perasaan nya, ia tak ingin bermasalah dengan majikannya.
hari pun menunjukkan pukul 11 malam, tak terasa sudah hampir tiga jam mereka bercerita,.
Han sepertinya kita harus segera kembali ke kamar, besok kita akan bekerja, ujar Fadil.
oh iya mas, ayok kita istirahat, hari sudah begitu larut, cetus Hana
mereka pun akhirnya kembali ke kamar masing masing, dan tak membutuhkan waktu lama Hana pun akhirnya tertidur...
.
.
.
.
malam pun berganti pagi Hana pun terbangun dari tidurnya, ia merasakan kepalanya sedikit pusing. tapi ai menguatkan dirinya untuk mulai pekerjaan nya pagi ini, ia segera membantu mbok Ijah masak sarapan pagi, walaupun kepalanya sakit, tapi Hana tetap memaksakannya. ya mungkin ini efek dari begadang semalaman fikir Hana..
__ADS_1
Hana pun menuju ke dapur untuk memasak, disana sudah ada mbok Ijah..
mbok Ijah membuka pembicaraan , nak Hana selesai masak nanti nak Hana ke sualayan ya, beli semua kebutuhan rumah, karna semua nya sudah habis . ujar mbok Ijah.
" oh baiklah mbok, aku akan pergi nanti., ujar Hana. ya memang semua kebutuhan rumah Hana lah yang bertugas untuk membelinya
Hana dan mbok Ijah memasak sarapan , tak butuh waktu lama karna hari ini cuma masak nasi goreng saja sesuai permintaan Oma.
Oma ingin makan nasi goreng buatan Hana.
setelah selesai masak , mbok Ijah lah yang bertugas untuk menatanya di meja makan.
karna Hana harus pergi ke sualayan. ya karna sayuran segar masih banyak jika pagi hari.
mbok Ijah menyuruh Hana pergi bersama Sinta atau Novi, tapi Hana menolaknya. ia tak mau merepotkan karna Novi dan Sinta juga ada pekerjaan.
mbok Hana pergi dulu ya, assalamualaikum ucap Hana.
iya nak, hati hati ya, wa'alikumsakam . balas mbok Ijah
Hana pun berjalan, ia menuju ke simpang depan komplek untuk menunggu angkot.
sesampainya di simpang, hana menunggu angkot yang akan ia tumpangi, tapi sakit kepalanya semakin menjadi.
aduh bagaimana ini. ujar Hana.
tiba tiba Hana merasakan kunang kunang di matanya,
__ADS_1
Brukkkk
Hana pun jatuh pingsan.
tak jauh dari tempat Hana , Jhonatan Yang sedang lari pagi melihat jika ada seorang wanita yg jatuh pingsan.
ia bergegas menghampiri Hana, ketika ia mendekat ia langsung menyeka rambut yang menutupi wajah Hana, ..
Dia...
Jhonatan tak menyangka jika yang pingsan dihadapan nya adalah wanita yang menabrak dirinya di mall kemarin.
Jhonatan segera mengendong Hana dan menyetop taksi untuk segera membawa Hana ke rumah nya.
di satu sisi Jhonatan sangat senang bisa bertemu lagi dengan Hana, tapi di sisi lain ia khawatir, apa yang terjadi kepada Hana.
...****************...
...****************...
...****************...
assalamualaikum semuanya jangan lupa dukung karya author ya ,
dengan cara, like ,vote, dan follow aku.
kalo ada boleh di beri sedikit hadiah🤣🤣🤣
__ADS_1
terimakasih 😘😘