LELAKI GILA ITU SUAMI KU

LELAKI GILA ITU SUAMI KU
bertemu dokter


__ADS_3

anak anak senang mendapatkan hadiah yang di berikan Silvi.


terimakasih Tante , ucap anak anak


kk sama adik boleh buka hadiah nya ucap Silvi, anak anak membuka hadiah itu di sana ada beberapa mainan untuk Kinara, dan kiandra mendapatkan handphone baru, setelah itu Silvi memberikan satu kotak perhiasan yang berisi kalung bertuliskan nama anak anak, aku sedikit terkejut melihat apa yang di berikan Silvi, aku akan menanyakan hadiah dari mana ini semua kepada Silvi nanti.


tak lama setelah datang lah dokter untuk memeriksa keadaan Kinara. ya dokter tampan dan masih sangat muda.


permisi, saya akan memeriksa keadaan pasien sebentar ya, ucap dokter itu.


aku mendekati Kinara, ibu bunda nya Kinara ya, tanya nya kepada ku.


iya dok saya bunda nya Kinara.


wah Kinara senang ya bunda nya udah pulang sekarang, dokter itu sangat ramah.


Bu perkenalkan saya dokter Adit yang menangani Kinara beberapa hari ini.


ini keadaan Kinara sudah sangat baik , siang ini Kinara sudah boleh pulang., tapi masih tetap harus kontrol ya Bu. nanti saya akan resep kan obat yang akan di bawa pulang, dan saya akan memberikan surat kontrol untuk Kinara. ucap nya kepada ku.


baik dok terimakasih karena sudah merawat anak saya, terimakasih banyak dok , ucap ku


dokter Adit pun meninggalkan kami.


aku pun meminta tolong Alvin, Vin tolong bawa semua barang barang pulang ya , biar MBK yang ngurus semua keperluan pulang.


Alvin menuruti semua yang aku suruh.


Abah dan emak tunggu disini ya , Hana mau bayar semua biaya Kinara selama di sini.


aku pun menuju ke ruang pembayaran untuk membayar semuanya.

__ADS_1


tak lupa Silvi sudah standby di belakang ku.


setelah sampai ke tempat pembayaran, ternyata cukup rami dan mengharuskan kami menunggu .


aku duduk bersebelahan dengan Silvi, sil siapa yang memberikan anak anak hadiah sebanyak itu ?


maaf non aku tak sempat bercerita, itu semua titipan Oma untuk anak anak. ucap nya


Hem Oma terlalu berlebih-lebihan, seharusnya tak perlu Oma memberikan anak anak sebanyak itu.


disela-sela pembicaraan kami, datang lah seseorang yang tak asing bagi ku.


bunda Kinara ya, tanya seseorang di hadapan kami,


oh iya dokter Adit ya. ucap ku.


mau bayar biaya rumah sakit ya Bun?


sini Bun saya bantu, tawar dokter Adit.


aku pun mengikuti langkah kaki nya.


dokter Adit menyuruh petugas kasir untuk mengecek semua biaya yang harus aku bayar.


dan nominal yang harus aku bayar hampir " sepuluh juta "


aku pun kembali mengeluarkan black card yg di berikan tuan Arkan, aku membayar semuanya,


ya lagi lagi petugas rumah sakit termasuk dokter Adit terkejut melihat kartu yang aku keluar kan.


setelah pembayaran usai aku mengucapkan terimakasih kepada dokter Adit.

__ADS_1


terimakasih dok saya pamit ke ruangan Kinara dulu,


baiklah bunda Kinara " ucap dokter Adit


aku kembali ke ruangan Kinara, masih setia dengan Silvi yang selalu ada di belakang ku.


tiba di sana ternyata sudah ada suster yang melepaskan infus Kinara.


bunda Kinara boleh pulang , Kinara Sangat senang .


iya nak adik boleh pulang..


bunda nginap kan Bun, bunda belum akan pulang ke Jakarta kan tanya Kinara polos.


iya nak bunda libur dua Minggu, kita bisa melepaskan kerinduan kita . ucap ku kepada Kinara.


oh ya Mak , kiandra mana tanya ku,


kiandra pulang sama Abah sama Alvin.,


katanya mau beres beres kamar karena kamu mau tidur bersama mereka.


baiklah Mak ayok kita pulang, kita naik becak aja ya Mak.


Mak sama Silvi ,aku sama Kinara. ucap ku


kami berempat pun menuju ke depan dan menyetop bercak, kami akan pulang ke rumah.


...****************...


...****************...

__ADS_1


...****************...


__ADS_2