LELAKI GILA ITU SUAMI KU

LELAKI GILA ITU SUAMI KU
perkataan Arkan yang menyakiti hati


__ADS_3

" Silvi kau awasi dia jangan sampai dua Minggu lagi kalian tak pulang. ujar Arkan


"baik tuan saya akan menjaga nyonya, jawab Silvi.


dengar Silvi dia bukan nyonya, tapi pembantu di rumah ku, jangan biarkan ia kabur karena dia memiliki hutang yang lama di rumah kami.


kata kata kasar itu keluar begitu saja dari mulut Arkan.


aku mendengar ucapannya sangat tak enak hati, air mata ku rasa nya ingin tumpah begitu saja, tapi ku tahan.


ya aku memang pembantu tak ada yang lebih dari aku, aku memang tak layak menjadi nyonya yang di sebut oleh Silvi


sebenarnya aku pun tak mau dalam kondisi seperti ini. aku diam dalam lamunan ku,


Silvi segera lah masuk pesawat kalian sebentar lagi akan berangkat, ujar Arkan.


aku tak memperdulikan kata kata nya aku pergi begitu saja tanpa berpamitan dengan nya, aku langsung masuk ke dalam bandara di ikuti oleh Silvi.


Silvi pun mengurus semua dokumen keberangkatan kami menuju kota B ,


di provinsi B lah kampung ku berada, penerbangan hanya satu jam dari Jakarta.


di ruang tunggu aku menunggu Silvi, sejenak aku berpikir apakah memang seperti ini sifat laki laki gila itu, angkuh . sombong dan ketus .

__ADS_1


ah sudahlah lah aku tak perduli, yang terpenting aku akan menemui anak anak ku .


di sela lamunan ku, Silvi memanggil ku, ayo nona Hana pesawat kita akan segera berangkat kita harus masuk ke dalam pesawat sekarang juga. ujar nya


aku pun mengangguk dan berjalan bersama Silvi untuk menuju pesawat,


Silvi bisa kah kamu jangan panggil aku nona, panggil saja nama ku Hana. sepertinya kita seumuran ucap ku.


em ,tidak nona, saya harus mengerti batasan saya. saya di suruh oleh tuan mengawal nona. jadi biarkan lah saya memanggil anda dengan sebutan nona. ucap nya lagi.


Silvi sebenarnya sudah di telpon oleh Oma, Oma meminta Silvi menjaga Hana, dan membantu semua keperluan Hana, Oma memberitahu Silvi jika Hana sebenarnya istri bos nya...


baiklah terserah kamu saja sil,. kami pun menuju ke pesawat dan mencari kursi kami sesuai dengan nomor urut yang ada di tiket


aku yang duduk di samping Silvi, berniat untuk mengajak Silvi mengobrol, menurut ku wanita ini sungguh sangat kaku.


"sil apakah kamu akan menginap di hotel?


tidak nona , saya akan tinggal di mana pun nona tinggal, jadi di manapun nona tidur aku akan tidur juga di sana, jelas Silvi.


sil berapa kamu di bayar oleh tuan Arkan, sampai kamu mau melakukan ini. aku sedikit kesal.


" em nona saya cuma ikuti semua perintah tuan, saya mohon nona berkerjasama lah karena kalau nona kabur, di pastikan kehidupan keluarga saya tak akan tenang selama, ucap nya lagi.

__ADS_1


,, aku menatap heran kepada Silvi, sil aku ini cuma hutang kontrak pekerjaan dengan Arkan, bukan *******, kamu tak perlu takut jika aku kabur. ucap ku kepada wanita itu.


sudah lah kepalaku sedikit pusing, aku mau tidur sebentar, jika sudah sampai bangun kan aku ya sil. Silvi pun mengangguk mendengar ucapan ku.


ya aku sedikit pusing dan mengantuk akibat semalaman tak bisa tidurlah.


aku mencoba memejamkan mata ku


.


.


.


.


.


.


assalamualaikum semuanya jangan lupa like , vote dan follow aku ya


terimakasih ❤️

__ADS_1


__ADS_2