
" setelah Isabel pergi, arkan kembali masuk ke ruangan Hana. , ia tak bisa meninggalkan Hana sendiri"
" tuan kenapa tuan datang lagi,? " tanya hana
" emangnya kenapa kalau aku datang lagi,?" tanya Arkan balik.
" terserah tuan saja lah" Hana berusaha untuk duduk karna memang dari kemarin ia selalu terbaring dengan begitu banyak alat medis yg menempel di tubuhnya,.
tapi sepertinya karna terlalu lama berbaring, atau memang kondisinya yg lemah Hana tak mampu Bangkit untuk duduk sendiri,
melihat Hana yg sedang kerepotan Arkan berinisiatif untuk membantu Hana.
Arkan menopang badan Hana dan meletakkan bantal di belakangnya., Hana tak menolak perlakuan Arkan, karna memang dia juga membutuhkan bantuan..
" setelah Hana sudah duduk dengan nyaman , aku berterimakasih kepada tuan Arkan...
tuan terimakasih atas bantuannya " ucap ku kepadanya.
" ya sepertinya biasa lelaki gila itu akan diam saja." setelah beberapa menit diam Diaman
Hana akhirnya membuka suara duluan.,
" tuan apakah aku boleh minta tolong?" tolong ambilkan handphone ku di meja itu, ujar Hana.
__ADS_1
Arkan yg mendengar permintaan Hana langsung mengambil handphone milik Hana, dan memberikannya kepada Hana..
disana Hana ingin menelpon anak anak nya, karna mereka pasti khawatir karna bunda nya sudah beberapa hari tak memberi kabar.
tapi setelah Hana mencoba menghubungi kiandra, tenyata tak bisa tersambung.. dan saat Hana menghubungi Alvin, hal yang sama juga terjadi, mereka tak bisa di hubungi... Hana begitu khawatir, kemana anak anak nya.
kenapa susah di hubungi, padahal selama ini tak seperti itu....
Arkan yg melihat wajah Hana yg cemas, akhirnya mendekati Hana. kenapa kau cemas,?
mereka baik baik saja, sekarang mereka sedang berlibur, aku menyuruh anak buah ku untuk membawa keluarga mu liburan ke pulau, jadi disana memang tak ada sinyal. jelas arkan..
Hana yg mendengar ucapan Arkan sedikit agak tenang ,, tapi tunggu sebentar kenapa tuan memberikan liburan untuk keluarga ku? tuan tidak berniat jahat kan kepada keluarga ku? Hana terus berucap dan menaruh curiga kepada Arkan.
Hana yg mendengar ucapan Arkan, merasa tak enak karna telah mencurigai Arkan.
tuan aku tak tahu harus bagaimana, kau telah banyak membantu ku., terimakasih tuan" ucap Hana lembut
" kau terus saja berterimakasih, seharusnya kau harus berfikir bagaimana kau akan mengembalikan semua uang ku , yg aku habiskan untuk mu., ucap Arkan
" tenang lah tuan , aku akan mencari lelaki kaya untuk ku jadikan suami, nah nanti kalo aku sudah menikah semua uang mu akan ku kembalikan, ucap Hana sambil tertawa..
" Arkan yang mendengar ucapan Hana, merasakan desiran di hati nya, tapi Arkan berusaha menyembunyikannya, mana ada lelaki kaya yg mau menikah dengan wanita matre seperti mu, ucap Arkan ketus
__ADS_1
" ada tuan, tuan natan bahkan sudah melamar ku malam tadi, canda Hana lagi
" apa kau mau menerima lamaran orang yang baru saja kau kenal, bagaimana kalau dia tidak kaya? ujar Arkan.
" tuan natan kaya tuan, lihatlah semua biaya rumah sakit ini dia yg bayar, dan dia juga memiliki perusahaan, bersyukur nya aku tuan, janda dua anak, pembantu pula eh di lamar lelaki kaya seperti tuan Natan.. Hana cekikikan dalam hatinya.
" arkan yg mendengar ucapan Hana, rasanya ingin meledak, bisa bisanya Hana membanggakan pria lain di hadapannya, seperti apa lelaki itu? tanya Arkan dalam hati
...----------------...
...----------------...
...----------------...
...----------------...
assalamualaikum semuanya jangan lupa dukung karya author ya ,
dengan cara, like ,vote, dan follow aku.
kalo ada boleh di beri sedikit hadiah🤣🤣🤣
terimakasih 😘😘
__ADS_1