LELAKI GILA ITU SUAMI KU

LELAKI GILA ITU SUAMI KU
bertemu rini


__ADS_3

pagi ini aku bersiap untuk pergi ke sualayan dekat perumahan, ya untuk membeli stok makanan dan semua kebutuhan rumah tuan Arkan, semenjak Oma pergi aku lah yang Bertugas untuk membeli semuanya.


pagi ini aku pergi bersama Sinta, ya belanjaan kami cukup banyak, jika aku sendiri yang membeli nya nanti aku akan kebingungan untuk membawanya pulang.


aku dan Sinta memutuskan untuk menaik angkot saja di persimpangan depan , biasanya akan ada angkot yang menunggu penumpang di sana, kami berjalan menyusuri jalan komplek, ya lumayan lah pagi ini bisa menikmati udara luar . biasanya kami jarang bisa keluar rumah seperti ini....


di perjalanan aku mendengar seseorang memanggil nama ku, aku pun penasaran dan menoleh ke belakang, siapa yg memanggil ku, tanya ku dalam hati.


saat aku menoleh ternyata yang memanggil ku Rini. aku buru buru menghampirinya dan kami pun saling berpelukan.,


Rini apa kabar? kamu baik baik aja kan Rin?


aku bertanya kepada Rini.


aku baik baik saja Han, kamu bagaimana ?


ya aku juga baik baik saja Rini, susah lama aku tak bertemu rini, ya mungkin hampir 9 bulan kami tak bertemu, itu karena aku dulu harus pindah ke desa itu.


oh ya Rin ini Sinta, dia juga pekerja di rumah Oma Isabel, aku mengenalkan Sinta kepada Rini, mereka pun berjabatan tangan,.


kalian mau ke pasar ya? barengan aja yuk aku juga mau ke pasar.

__ADS_1


kami pun berjalan menuju simpang, kami langsung menaiki angkot untuk ke pasar, di sepanjang perjalanan aku dan Rini asik mengobrol, bagaimana tidak kami memang cukup lama los contac.


Rini menayangkan apakah aku betah bekerja di rumah Isabel, dan dia juga bercerita jika dia sangat betah bekerja di rumah Bu rianti, bahkan sekarang Rini dekat dengan sopir pribadi Bu rianti.


aku juga bercerita, tentang semua pekerjaan ku, kepada Rini, aku juga betah Rin bekerja di sana , ujar ku kepada Rini.


sampai di pasar, kami pun berjalan melewati lorong lorong toko , dan hendak menuju pasar sayur,


Han ,Sinta udah makan belu tanya Rini?


emh belum Rin, jawab ku,


aku pun menoleh kepada Sinta, sin yok kita sarapan dlu, aku mengajak Sinta.


kami pun memilih sarapan mie ayam di pasar,


Han jangan banyak banyak makan cabe, kamu itu udah tau punya asam lambung, tapi kalo makan cabe gak bisa di rem, cerewet Rini,.


Hem aku udah gak sakit lagi kok Rin, .


bohong MBK, Mbak Hana gak inget apa satu bulan lalu MBK masuk rumah sakit karena asam lambung, celah Sinta.

__ADS_1


udah sin itu kan bulan lalu, aku tertawa melihat mereka melarang ku untuk makan pedas.


kami makan dengan lahap, kali ini Sinta lah yang banyak bercerita, ternyata Sinta cerewet juga ya. Sinta menceritakan dari mana ia berasa, kenapa dia bisa bekerja di rumah Oma. ya bercerita tentang kisah hidupnya.


tak terasa satu mangkuk mie ayam sudah berpindah ke perut ku,.


kami pun menyelesaikan sarapan kami, dan akhirnya kami berpisah dengan Rini, karena Rini harus membeli pesanan Bu rianti di toko lain.


aku dan Sinta pun asik memilih sayuran, daging, ayam , dan ikan.


tak terasa dua jam berlalu, kami lelah karena berkeliling pasar dari tadi..


setelah semua kebutuhan rumah sudah kami beli, aku dan Sinta pun pulang, tapi mengunakan taksi online yang sudah aku pesan, karna memang bahan belanjaan kami sangat banyak, dan Tak memungkinkan jika kami naik angkot


...****************...


...****************...


...****************...


assalamualaikum semuanya jangan lupa follow, like, komen dan vote novel ini biar author semangat 😘😘

__ADS_1


__ADS_2