
aku yang tertidur terbangun karna ada yang menarik tangan ku, ternyata tuan arkan yang menarik tangan ku.
aku melihat jam sudah pukul lima sore, ya ini waktunya dia mandi.
aku menyiapkan semua pakaian yang akan ia gunakan setelah mandi.
aku menelpon Santi, .
📱Santi bisa tolong bawakan aku gunting dan alat cukur rambut, ucap ku.
📱 baik mbk aku akan mengantarkan nya .
📱 terimakasih kasi Santi, ucap ku.
tak lama berselang Santi mengetuk pintu kamar.
mbk ini yang mbk pesan, mbk melakukan apa kepada tuan, apakah dia mau, tanya santi kepada ku.
belum sempat aku menjawab, tuan Arkan mendorong Santi keluar dari kamar, aku pun tak bisa mencegahnya, mungkin saja dia tak nyaman dengan keberadaan Santi.
aku pun segera menyuruh nya untuk masuk kamar mandi, aku menyuruh tuan Arkan duduk di Kloset, aku akan memotong rambutnya dan mencukur semu bulu bulu yang ada di mukanya.
awalnya dia ingin memberontak, tapi setalah aku mengancam akan meninggalkan nya sendiri dia akhirnya menuruti perkataan ku.
aku sebenarnya tak ada bakat memotong rambut, tapi biarlah yang penting rambut nya pendek dan tak panjang lagi.
aku memotong rambutnya sesuai keinginan ku,
__ADS_1
kumis dan berewokan nya aku cukur bersih.
setelah itu aku memandikan nya hingga bersih..
mandi pun usai, aku memakai kan baju untuk nya, aku menyisir rambutnya dengan rapi. jujur aku terkesima melihat ketampanan laki laki ini.sangat di sayang kan jika dia harus gila. ujar ku dalam hati.
ya tuan Arkan tampak sangat tampan.,
mukanya yang kemaren menyeramkan sekarang berubah menjadi menjadi lelaki tampan bak artis artis Korea...
sayang sekali anda gila tuan, jika anda tak gila mungkin Kiandra dan Kinara akan senang jika memiliki ayah yang tampan seperti tuan, aku tak sadar keceplosan.
tak ada jawaban dari nya, ya bagus lah tak ada jawaban, kalo dia menjawab pasti sekarang aku akan mati , aku tertawa sendiri.
tak lama kemudian ada suara ketukan pintu, aku pun membuka nya. ternyata yang datang Oma Isabel
aku terkejut bukan kepalang, apakah Oma tak menyukainy.
kau lancang sekali telah merubah penampilan cucu ku.tegas Oma Isabel.
em maaf Oma, aku tak tahu jika Oma tak menyukainya, aku merasa begitu tak enak hati
aku tak berani menatap nya, yang ada di fikiran ku dia akan memecat ku.
Oma pun mendekat kepada ku, ia meraih tangan ku,
Hana terimakasih kau telah merubah penampilan arakan menjadi lebih rapi, selama ini Arkan terlihat begitu menyeramkan, sekarang dia kembali ke penampilan nya saat masih sehat dulu.
__ADS_1
Hana bagaimana kau bisa melakukanya, tanya Oma kepada ku
aku hanya membujuk tuan Arkan ,tak lebih, .. jelas ku kepada Oma.
terimakasih Hana sepertinya aku tak salah memilih mu menjadi pengurus Arkan. Oma isabel terus berterimakasih
tidak Oma , Oma tak perlu terimakasih kepada ku, bukan kah ini pekerjaan ku., jadi ini memang kewajiban ku. tutur ku kepada Oma
.
.
.
.
.
.
assalamualaikum semuanya mohon dukungannya ya dengan cara like , vote, dan follow aku.
biar aku semangat menulis episode episode yang baru.
maaf jika masih banyak kekurangan di novel ini🥰
terimakasih juga buat yang sudah dukung aku😘
__ADS_1