
aku pun menyempatkan menelpon anak anak, aku memberi tahukan mereka jika aku sudah sampai.
aku memulai rutinitas ku sebagai pembantu rumah tangga di rumah nyonya anisa
aku diberikan tugas untuk membersihkan bagian bawah , sedangkan Rini membersihkan bagian atas rumah
tugas memasak dan mencuci adalah tugas bik mina
ya memang rumah tuan Rico cuma dua lantai, tapi rumah ini rumah yang sangat besar, wajar jika harus memiliki pembantu lebih dari dua orang.
aku membersihkan semuanya, menyapu ,ngepel lantai, membersihkan setiap barang barang yang ada di lantai bawah, pesan Rini aku harus melakukan semuanya dengan sempurna, karna nyonya tak menyukai jika masih ada debu yang Ter tinggal.
aku bekerja dengan sebaik mungkin, aku tak mau jika ada kesalahan nantinya.
pekerjaan ini terlihat ringan ,tapi tidak seperti yang aku bayangkan perkejaan ini ternyata sangat menguras tenaga...
aku harus terbiasa dengan pekerjaan ini demi anak anak ku, toh nanti gaji yang akan aku terima cukup besar. karna Rini memberi tahu ku jika gaji di sini satu bulanan lima juta rupiah.
yah itu sangat besar bagi kami .
aku pun bekerja hari demi hari, Minggu berganti bulan.
aku sekarang sudah terbiasa dengan pekerjaan ku, ya walaupun sedikit agak melelahkan
aku pun tak lupa selalu memberikan kabar kepada anak anak, Kiandra dan Kinara pun sudah terbiasa tanpa aku, jika dlu mereka sering menangis ,kini tak tampak lagi Ari mata di pipi mereka,
__ADS_1
saat aku video call dengan anak anak, hanya senyum dan cerita gembira yang mereka perlihatkan kepada ku...
sore itu pekerjaan aku dan Rini sudah selesai, aku memutuskan untuk membantu bik Mina untuk memasak makan malam untuk majikan kami.
walaupun memasak adalah tugas bik mina, tapi aku memang terkadang suka membantu bik Minah, daripada aku diam saja di kamar.
kami memasak setiap hari dengan porsi yang banyak, karna memang apa yang kami makan tak beda dengan makanan tuan dan nyonya.
disini tak ada perbedaan antara majikan dan pembantu, tuan dan nyonya selalu memberikan kami makan yang sama seperti mereka makan.
tuan Rico dan nyonya Anisa memang sangat baik, mereka menganggap kami keluarga, walaupun sebenarnya kami hanyalah pembantu di rumah nya.
masak pun selesai, aku membantu bik Mina untuk menyajikan semuanya di meja makan...
di sini ada aku , Rini ,bik Mina dan 3 orang pekerja lainnya, .
setelah usai aku memanggil Rini yang memang sedari tadi berada di kamar,
karna Rini hari ini kurang enak badan.
Rin bagaimana keadaan mu, apakah kamu mau makan di kamar saja? tanyaku kepada Rini.
aku tak apa apa Han, kita makan sama sama saja di dapur, ujar Rini kepada ku
aku pun mengangguk , baik lah ayo kita ke dapur sekarang, karna aku dan bik Mina sudah masak lauk yang enak untuk hari ini. .
__ADS_1
kami pun menuju meja makan yang di siapkan khusus untuk para pembantu...
kami pun makan dengan lahapnya, di sela sela makan, pak Ujang bercerita kepada kami.
pak Ujang adalah supir tuan Rico.
kemanapun tuan Rico pergi pasti pak Ujang lah yang mengantarkan.
kalian tau tidak ? tanya pak Ujang.
Rini pun menceltuk , mana kami tau pak, kan babak belum cerita, Rini tertawa mengejek
sedangkan aku hanya tersenyum melihat pembicaraan pak Ujang dan Rini
ah Rini ini, kan BPK belum selesai ucap pak Ujang
aku pun mengambil alih pembicaraan.
sebenarnya ada apa pak? "tanyaku sedikit penasaran'
...----------------...
...----------------...
Hay guys sampai di sini dlu ya 🤪
__ADS_1