
setelah Arkan mengetahui jika catrine mengandung anaknya, Arkan begitu banyak memberikan perhatian untuk catrine, ya tentu saja catrine begitu bahagia.,
tetapi masih ada hal yg membuat catrine masih tak nyaman, yaitu Hana, Hana yg selalu di perhatikan Arkan, catrine tahu betul jika suaminya memiliki perasaan untuk Hana...
sebenarnya catrine sama sekali tak cemburu, karna memang ia menikah dengan arkan ya ya untuk merebut apa yang dimiliki Arkan.
tapi tetap saja bagi catrine Hana adalah seorang penghalang semua rencana nya
Arkan memang akhir-akhir ini selalu memperhatikan Hana, Arkan juga begitu gemas melihat Hana yang begitu manja, Hana juga manja kepada Oma ,.. entah baginya melihat Hana adalah candu baginya,.
tapi sekarang isterinya sedang hamil, ya Arkan berjanji pada dirinya sendiri untuk lebih memperhatikan catrine, lagi pula dia akan memiliki anak dari catrine, itu artinya rumah tangganya tak bisa main main, karna ia tak mau rumah tangganya berantakan.,.
di tempat lain Oma yang sedang berada di kamar bersama Hana membuka pembicaraan.
" Hana apa kah kau percaya anak yg di kandungan kuntilanak itu anak cucu ku? tanya Oma dengan nada tak suka"
" Oma jangan begitu, sudah pasti itu anak tuan Arkan, lagi pula kan catrine sudah menikah dengan tuan Arkan, Oma jangan mikir yang enggak enggak ah".
" tapi Hana insting Oma itu selalu tepat, bagaimana jika dia menipu Arkan. tegas Oma lagi".
" Oma, jangan gitu dong, harus nya Oma kan senang bisa punya cicit.,
__ADS_1
" aku akan senang jika cicit ku terlahir dari rahim mu Hana, ujar Oma.
" Oma ini ada ada saja, kalo cicit Oma lahir dari rahim ku itu artinya aku telah berzina dengan tuan Arkan, hana tertawa terbahak-bahak..
" bukan begitu, ah Hana maksud Oma Hana yg menikah dengan Arkan..
" jadi maksud Oma aku akan bermadu dengan nyonya catrine, oh tidak,.. itu tidak mungkin. masa aku harus memiliki suami gila dan bermadu sama kuntilanak, bagaimana bisa. ujar Hana
" Isabel yg melihat Hana, akhirnya frustasi, berani sekali kau menyebut cucuku lelaki gila, ujar Isabel.
" aduh aku keceplosan, maafkan aku Oma, ujar Hana bersungguh-sungguh."
" sudah tak perlu minta maaf lagi pula dia memang gila, lihat saja dia lebih menyukai kuntilanak daripada bidadari seperti mu, ujar Oma..
.
.
.
kembali ke catrine, ia begitu banyak berderama ia meminta Arkan menuruti semua kemauannya, bahkan ia tak membiarkan Arkana meninggalkan nya sendiri , ia beralibi jika anak yang ia kandungan nya ingin bersama Arkan setiap waktu.
__ADS_1
" sayang aku mau makan rujak,. tapi aku maunya makan rujak yg ada di pantai itu juga harus kamu yang temenin,ucap catrine dengan manja.,"
" baiklah sayang ayo kita pergi ke pantai, aku akan memberikan semua yang kau dan anak kita inginkan ,ujar Arkan
Arkan mau tak mau harus menuruti kemauan catrine, ia mau memberikan yang terbaik untuk anak yg di kandung oleh catrine, bahkan saat ini Arkan rela mengerjakan semua pekerjaan kantornya di rumah, karna memang catrine tak mengizinkannya untuk pergi kekantor., Arkan menghabiskan hari harinya bersama catrine,..
...****************...
...****************...
...****************...
...****************...
...****************...
assalamualaikum semuanya jangan lupa dukung karya author ya ,
dengan cara, like ,vote, dan komen di novel pertama ku
kalo ada boleh di beri sedikit hadiah🤣🤣🤣
__ADS_1
terimakasih