
malam pun begitu cepat berlalu, hari pun mulai pagi., aku yang tak dapat tidur semalam karna memikirkan hari ini, dimana hari aku akan menyandang status sebagai istri dari tuan Jhonatan..
seperti biasanya setiap pagi aku harus mengalami yang namanya morning sickness, kondisi di mana aku merasakan mual yang sangat hebat, itu biasanya berlangsung selama satu jam saja. setelah itu keadaan ku berangsur membaik.
pagi ini anak anak pun sudah terbangun, mereka di ajak mama Rebecca untuk mandi dan bersiap, sedangkan aku juga harus bersiap-siap untuk pernikahan ku pagi ini.
hari pun sudah menunjukkan jam tujuh pagi, itu artinya akad nikah akan berlangsung satu jam lagi, beruntung morning sickness yang aku alami pagi ini sudah berakhir.
para "MUA" pun sudah datang, ia akan merias wajah ku atas permintaan mama, aku tak banyak berbicara , aku hanya membiarkan mereka me lakukan pekerjaan mereka.
aku pun sudah usai memakai kebaya putih yang di berikan mama untuk aku gunakan di hari pernikahan ku.
aku merasakan kegugupan ku semakin bertambah, perasaan ku semakin tak karuan,
" ya Allah genggam selalu hatiku, aku tau semua ini rencana mu untuk ku" aku berdoa dalam hati agar semuanya bisa baik baik saja.
semuanya sudah selesai, aku tinggal menunggu di panggil untuk ke depan...
.
hari pun sudah jam delapan, para tamu pun sudah berdatangan, pak penghulu pun sudah siap untuk menikahkan kami.
Jhonatan pun sudah keluar dari kamarnya, ia terlihat begitu gagah dengan balutan jas hitam dan tak lupa kain songket terlihat di pinggang nya, pernikahan ini sedikit mengambil adat dari daerah Hana,
para tamu pun sudah duduk untuk melihat ijab kabul kami.
hari ini Abah kembali menjadi wali nikah ku untuk ke dua kalinya, ...
pengantin pria pun sudah duduk di depan penghulu, tinggal pengantin wanita yang belum di panggil kan.
" ibu boleh panggil kan pengantin wanitanya, ujar pak penghulu.
" baiklah pak saya akan jemput Hana, ujar emak..
__ADS_1
" emak memanggil ku di kamar, nak ayo turun semuanya sudah siap., ujar emak kepada ku.
" baiklah Mak ,, emak menuntun ku untuk ke bawah, nak semoga ini akhir dari semua penderita mu, ujar emak...
kami pun turun, aku terkejut melihat tamu yang sangat banyak, sepertinya semua orang yang bekerja di kantor tuan Jhonatan datang di pernikahan ini.., bukan kah mama bilang akan mengundang beberapa orang saja.
aku menuruni anak tangga dengan perlahan, ku pandangi semua orang menatap ke arah ku, aku meras gugup bukan kepalang.
.
dari bawah Jhonatan yang memandangi Hana begitu terpesona, bagaimana tidak Hana terlihat begitu cantik dengan balutan kebaya putih dan riasan muka yang tipis.,
" cantik" ujar Jhonatan dalam hati.
setelah langkah demi langkah, Hana pun duduk di samping Jhonatan, ia menahan semua rasa gugupnya.
Jhonatan tak henti hentinya memandangi wanita yang sebentar lagi akan menjadi istrinya.,..
" apakah pengantin sudah siap? tanya pak penghulu.
pak penghulu pun memberikan sedikit petuah pernikahan untuk Jhonatan dan Hana. sebelum ijab kabul di mulai.
dan pak penghulu pun bertanya apakah Jhonatan menikah dengan Hana terpaksa, atau tanpa paksaan, mengingat setatus Jhonatan yang yang masih perjaka sedangkan Hana adalah janda dengan dua anak.
" hai anak ku , apa kah pernikahan ini terjadi karna keinginan mu?
apa kah kau mengetahui setatus wanita yang akan kau jadikan istri hari ini?
dan apakah kau siap menerima calon istri mu ini dengan segala kekurangan nya? pak penghulu bertanya dengan sangat detail."
" Jhonatan pun menjawab semua kesanggupannya , dan pernikahan ini pun terjadi tanpa ada paksaan dari siapapun..
setelah mendengar jawaban dari Jhonatan, pak penghulu pun memberikan izin kepada Abah untuk segera melakukan ijab kabul .
__ADS_1
ijab kabul pun di langsung secara hikmat.
hingga terdengar suara tamu yang mengucapkan kata
SAH
SAH
SAH
kini Hana sudah resmi menjadi istri Jhonatan ,.
keluarga pun sangat senang karna semua berjalan dengan lancar.
setelah prosesi ijab kabul usai, semua tamu pun menikmati semua hidangan yang sudah di siapkan oleh mama Rebecca, pernikahan ini memang sederhana, tapi semua jamuan yang di berikan mama Rebecca tak kalah dengan jamuan di acara acara yang mewah.
Jhonatan dan Hana kini sedang melayani para tamu yang ingin berpamitan dan memberikan selamat pada mereka berdua.
tak lupa kedua bidadari kecil mereka pun turut ikut berdiri di samping mereka untuk menyalami para tamu..
para tamu yang datang pun tak sedikit merasa heran, kenapa seorang Jhonatan yang sempurna. malah menikah dengan janda seperti Hana, bukan kah banyak wanita lajang yang menginginkan Jhonatan menjadi suami mereka, tapi kenapa malah memilih Hana. bahkan banyak juga anak buah Jhonatan yang berfikir seperti itu, .....
...****************...
...****************...
...****************...
...****************...
assalamualaikum semuanya jangan lupa dukung karya author ya ,
dengan cara, like ,vote, dan follow aku.
__ADS_1
kalo ada boleh di beri sedikit hadiah🤣🤣🤣