
tak jauh di depan kami ada toko roti yang sangat besar, ya toko yang memang terkenal di kota ini.,
nona mau ikut turun tanya nya kepada ku.
aku pun turun mengikuti Silvi..
wah banyak sekali kue di toko ini sil ucap ku.
nona beli saja sekalian oleh oleh untuk nona muda di rumah sakit, tawar Silvi kepada ku.
aku memilih banyak kue, ya aku ingat Oma tadi memberikan aku uang, aku akan membeli oleh oleh untuk Abah, emak dan anak anak.
sil tolong ambil uang di koper ku , aku meminta tolong kepada Silvi.
nona bukan kah tuan memberikan anda kartu, gunakan saja itu untuk membayar nya,
jika aku mengambil uang di koper akan memancing para jambret dan mereka akan mengikuti mobil kita , bisik Silvi.
aku pun mengambil kartu yang di beri kan Arkan, aku membiarkan kartu hitam itu kepada pemilik toko itu.
dia pun mengambil kartu itu dan merasa tak percaya.
maaf MBK apakah bisa bayar pakai itu, tanya ku polos.
dia pun mengangguk dan menggeseknya.
ini mbk silahkan masukan pin nya, ucap pemilik toko.
aku mengingat pin yang di sebut tuan Arkan saat memberikan kartu itu dan memencetnya
pembayaran pun sudah selesai, aku berniat membantu Silvi membawa kue yang sudah kami beli.
tunggu MBK biar saya membantu ujar pemilik toko kue itu. ia lalu memasukkan semua yang aku beli ke mobil kami, aku mengucapkan terimakasih kepada nya, terimakasih ce ucap ku, ya pemilik toko itu orang cina.
iya MBK sama sama, jangan lupa mampir lagi MBK tawar nya ramah kepada ku.
aku pun mengangguk tersenyum.
__ADS_1
sampai di mobil aku memakan beberapa Potong roti, setelah usai Silvi menyodorkan obat untuk aku minum. sil obat apa ini tanya ku. kau tak akan membunuh ku kan.? aku bertanya penuh selidik.
nona ini obat yg di beri kan tuan Arkan, aku melihat bungkus obat tersebut, ya obat dari rumah sakit semalam.
aku sudah sehat sil aku tak perlu minum obat lagi. ucap ku.
tolong lah nona, aku akan di marahin tuhan jika nona tak meminum obat ini. Silvi menatap ku dengan memohon.
aku pun akhirnya meminum obat itu. .
perjalanan kami pun sudah mendekati kampung ku,. aku tak sabar untuk menemui keluarga ku.
setengah jam berlalu kami pun sebentar lagi akan sampai ke rumah sakit tempat Kinara di rawat., dari kejauhan terlihat Alvin sudah menunggu kami di depan gerbang rumah sakit.
pak tolong berhenti di depan ya, itu adik ku. ucap ku kepada pak sopir.
baiklah non ucap nya...
mobil pun berhenti di depan Alvin, .
aku bergegas turun, Alvin panggil ku , aku pun menghampiri Alvin dan memeluk nya,
MBK sehat Vin yok antar MBK ke kamar Kinara , pinta ku kepada Alvin
pak bisa tolong turun kan koper kami, aku dan Silvi turun di sini saja. BPK boleh pulang , aku berbicara kepada pak supir.
baiklah non, ia pun menurunkan semua barang kami., kami pun membawa semua barang bawaan kami ke ruangan Kinara.
sampai di depan pintu aku dan Alvin masuk ke dalam di ikuti oleh Silvi.
di sana ku lihat kedua anak ku sedang duduk di kasur pasien, Kiandra sedang menyuapi makan untuk Kinara...
aku segera menghampiri mereka, mereka terkejut melihat kedatangan ku, sejenak mereka sedikit tak percaya,
bunda teriak Kinara dan Kiandra bersamaan.
aku memeluk mereka, air mata ku jatuh dengan sendirinya, begini akhirnya kehidupan anak ku, Kiandra harus dewasa dengan keadaan, sedangkan Kinara kurang mendapat kasih sayang dari ku.
__ADS_1
bunda pulang, ucap Kinara,
iya nak bunda di sini untuk kk dan adik.
bunda sayang kk dan adik.
adik cepat sembuh ya nak, untuk kk terimakasih nak sudah menjadi pengganti bunda untuk adik mu, air mata ku terus mengalir.
ya Tuhan malang sekali nasib anak anak ku.
dalam keadaan sakit pun ayah mereka tak perduli.
bunda jangan nangis, Kinara sudah sehat kok adik baik baik saja bunda jangan cemas, ucap Kinara.
aku pun sekali lagi memeluk kedua anak ku, maaf kan bunda nak.
aku pun menghampiri Abah dan emak, aku mencium tangan Abah dan emak.
bah Mak terimakasih sudah merawat anak anak Hana, aku berterimakasih kepada Abah dan emak.
setelah itu aku mengenalkan Silvi, kepada keluarga ku. Mak ,bah ,Alvin ini Silvi teman Hana bekerja di Jakarta, kami mendapatkan libur 2 Minggu jadi Silvi mau ikut aku pulang kesini, ucap ku ke pada mereka.
Silvi pun menyambut tangan emak dan Abah,
nak Silvi semoga betah ya tinggal di sini, anggap saja emak dan Abah, orang tua nak Silvi juga .
Silvi pun tersenyum , iya Mak ,bah Silvi insyaallah betah tinggal di sini , terimakasih sudah menerima Silvi di rumah emak dan Abah..
Silvi pun menghampiri Kinara dan Kiandra, halo gadis cantik kenalkan nama Tante Silvi, kalian bisa panggil Tante ya.
oh ya Tante dan bunda Bawa oleh oleh untuk kalian . Silvi memberikan masing masing satu paper bag untuk Kiandra dan Kinara, aku tak mengetahui apa isi nya , karena memang itu bukan aku yang membeli.
.
.
.
__ADS_1
assalamualaikum semuanya jangan lupa ,like vote dan follow aku ya
biar aku semangat,😉