
aku pun berniat pulang ke rumah abah, ya tak ada tempat lain selain rumah abah.
aku akan pulang dan menjelaskan apa yang terjadi di rumah tangga kami. walaupun sebenarnya aku tak enak hati jika akan membebani Abah dan emak terlebih lagi aku membawa pulang ke dua anak ku..
tapi bagaimana lagi tak ada tempat lain selain ke rumah abah .
saat aku akan keluar dari rumah tiba tiba mas Bram menarik tangan ku .
Hana jangan pergi , apa kamu tak memikirkan masa depan anak anak kita , jangan egois Hana, bukan kah kamu dan Ani bersahabat dari kecil. kalian bisa sama sama menjadi istri ku, aku akan berbuat adil kepada kalian berdua.
bukan kah akan lebih mudah untuk kalian beradaptasi nantinya jika kalian berdua menjadi istri ku.
aku hanya tersenyum miring, Hem mas Bram yang egois aku atau kamu mas,?
yang tak memikirkan masa depan anak kita kamu atau aku?
maaf aku tak bisa hidup di madu, terlebih lagi yang akan menjadi madu ku wanita ini.
sungguh aku tak akan sudi.
maaf aku akan tetap pergi, setelah ini segera aku akan urus perceraian kita.
jadi kalian akan bebas untuk menikah...
mas Bram masih saja menahan ku agar aku tak pergi, aku tak mengerti apa yang di inginkan laki laki yang sudah berumah tangga bersama ku sepuluh tahun ini. jika dia mencintaiku bukan kah dia tak akan menzolimi aku ...
ah sudahlah itu bukan urusan ku lagi, aku bergegas pergi dengan membawa koper koper ku....
__ADS_1
malam itu aku menuju ke rumah abah mengunakan taksi online yang sudah aku pesan.
aku datang ke rumah abah dengan membawa koper ku dan anak anak .
sampai di depan pintu rumah abah, Alvin lah yang menyambut ku.
ya alvin adik ku, dia yang membantu aku menyelidiki apa yang terjadi di antara mas Bram dan Ani.
Alvin juga yang telah menguatkan aku ..
aku pun masuk ke rumah abah, ya benar saja , Abah dan emak terkejut melihat barang barang yang aku bawa.
nak kenapa kamu membawa banyak barang? emak bertanya kepada ku
duduk dulu nak, jelaskan pada emak dan Abah.
selama ini aku telah di tipu oleh suamiku dan sahabat ku sendiri...
emak memelukku, emak tak menyangka jika nasib rumah tangga ku akan seperti ini.
Hana harus tawakal ya nak , mungkin ini sudah takdir dari Allah, Hana harus kuat menjalani cobaan ini, ujar emak sambil meneteskan air mata.
berbeda dengan Abah , Abah sedikit emosi mendengar cerita dari Hana, Abah tak menyangka jika menantunya yang sangat dia banggakan tega membuat anak perempuan nya menjadi seperti ini.
tapi aku dan Alvin melarang Abah untuk menemui mas Bram, aku tak ingin jika nanti terjadi sesuatu antara mas Bram dan Abah.
bah ,Hana kuat ko bah,Abah tak perlu emosi, Hana ikhlas jika ini memang takdir dari Allah bah.
__ADS_1
Abah yang mendengarkan kata kata Hana sedikit meredam emosinya
malam itu aku langsung beristirahat di kamar ku sewaktu aku masih gadis, ku pandangi di sana anak anak ku sudah tertidur dengan lelap.
ku selimuti mereka berdua, ku Kecup kedua pipi anak ku, maaf kan bunda ya nak , bunda tak bisa lagi bersama ayah kalian. aku menangis melihat kedua anak ku yang sedang tertidur pulas
begitu tega nya mas Bram terhadap kami bertiga,
kurang sempurna apa aku selama ini .
jika di bandingkan dengan Ani aku jauh lebih sempurna,
hanya saja Ani memang sedikit lebih genit dan selalu berpakaian seksi
ah entah lah aku terasa tak sanggup menjalani ini semua
...----------------...
...----------------...
...----------------...
assalamualaikum semua nya
mohon dukungan nya ya guys
cukup dengan like , vote dan follow aku
__ADS_1
terimakasih 😘😘😘