
Setelah makan malam yang penuh kecanggungan itu ,aku dan kak Rin berbagi tugas untuk mencuci peralatan makan, anggota lain yang telah selesai beberes taman belakang sekarang berkumpul di ruang tengah lantai dua ,aku tak tau apa yang sedang mereka bahas tapi tawa nya terdengar sampai ke dapur .Jangan sampai Hyun menceritakan aib ku dulu saat sekolah .
"Apa kau benar-benar pernah dekat dengan Hyun ?"
"Iya kak ,dulu kita dekat "
"Sekarang ku lihat kau canggung sekali di dekat nya "
"Apa sejelas itu ,aku belum terbiasa dengan nya sudah lama kita tak bertemu "
Tugas ku membilas piring yang telah di beri sabun oleh kak Rin.
"Pasti sulit ,aku mengerti pelan-pelan saja jangan memaksakan diri "
Benar itu sulit untuk bersikap biasa saja ,mungkin aku terlalu sakit untuk bersikap biasa kembali .Tugas mencuci piring telah selesai aku dan kak Rin pergi ke atas untuk bergabung dengan yang lain nya ,Hyun dan Yeol langsung melihat ke arah ku .
"Hana sini "
Hyun menepuk-nepuk sofa di samping nya yang sengaja dia kosongkan untuk ku .
"Ahh aku akan ganti pakaian dulu "
Canggung sekali ,aku tak nyaman dan entah kenapa sorot mata Yeol berubah dia sepertinya tak suka ada Hyun di rumah ini ,tapi kenapa bukan kah mereka bersahabat ,mungkin hanya perasaan ku saja .
Ku ganti pakaian dengan yang lebih nyaman dan santai ,lalu kembali menghampiri mereka dan dengan terpaksa duduk di sebelah Hyun ,sepertinya dia akan menginap malam ini .
"Lihat aku masih menyimpan foto lama mu saat sekolah "
"Jangan di tunjukan itu memalukan "
Zoy merebut ponsel dari tangan Hyun kemudian berkerumun bersama Ruby dan Yoona ,mereka penasaran sekali bagai mana aku dulu .
...
...
"Wahh bahkan kaka sangat cantik saat itu "
"Akhh Zoy hentikan "
Yeol duduk di karpet dekat kerumuna itu ,diam-diam dia melirik foto ku sambil menyedot sekotak minuman susu di tangannya .Ku lihat dia lalu mata kami tak sengaja beradu ,dia seolah meminta kepada ku untuk segera menjauh dari Hyun sorot mata teduh nya terlihat memelas dengan mempoutkan bibirnya,dia cemberut karna kesal.
"Akh di bawah ada buah biar ku bawa untuk cuci mulut "
Mungkin itu bisa di sebut sebuah alasan untuk segera menjauh dari Hyun yang duduk sangat dekat dengan ku ,Yeol tersenyum melihat apa yang ku lakukan .Jadi benar ini yang dia inginkan ,tapi kenapa ?.
Setelah di dapur ku buka isi kulkas lalu mengeluarkan buah Melon dan Strawberry ,ku ambil pisau hendak membelah buah melon yang cukup besar .
"Sini biar aku yang lakukan "
__ADS_1
"Ya tuhann !! "
Hampir saja pisau itu mengenai wajah nya ,apa hobby nya mengaget kan ku, tadi itu sangat berbahaya
"Hati-hati Hana ,wahh hampir saja wajah tampan ku hilang "
"Makannya jangan mengangetkan ku Yeol ,bahaya tadi "
Dengan cekikikan dia mengambil pisau dari tangan ku lalu mulai membelah buah melon itu .Aku merindukan nya beberapa hari ini kami sibuk dengan urusan masing-masing ,ku kulihat punggung tegap nya ,ingin sekali ku peluk dari belakang ,tapi kemudian ku sadar siapa aku untuk nya .
"Kenapa tak bilang bahwa kau kenal Hyun ,dia kan satu grup dengan ku ?"
"Aku takut dia tak mau berurusan lagi dengan ku ,aku tak mau di anggap sok dekat "
Yeol cukup handal menggunakan pisau, dia memotong Melon itu agak tipis dan memanjang.
"Emmmm begitu ,terus sekarang kalian balikan lagi "
"Balikan apa ,kami tetap menjadi teman "
Kenapa kita seolah pernah berpacaran.
"Kalian bukan nya pernah pacaran"
"Tidak kata siapa ?"
Jadi mereka menganggap begitu hubungan aku dengan Hyun dulu.
"Kata Hyun dia bilang hubungan kalian lebih dari sekedar teman biasa "
Kepala nya mengangguk-ngangguk senyum nya merekah ku lihat dari samping .Ada-ada saja mereka .
Malam itu berlalu dengan lambat ,kami baru tidur pukul 01:00 ,aku sangat lelah hari ini pekerjaan ku sudah cukup banyak di agensi ,malam ini sepertinya aku akan tidur dengan nyenyak .Hyun tidur di kamar Yeol dan pak Kim ,kurasa dia berbagi ranjang dengan Yeol malam ini,untunglah malam cepat larut jika tidak entah apa lagi aib ku yang Hyun buka di depan penghuni rumah .
Sudah menjadi sebuah kebiasaan ,selarut apapun aku tidur pasti tetap akan bangun pagi sekali ,tenggorokan ku kering karna semalam banyak berteriak Yeol meledek ku habis-habisan saat Hyun membuka satu persatu aib ku .
"Sudah bangun ?"
"Selamat pagi Hyun ,kau sudah mau pergi ?"
Kita berpapasan di bawah tangga.Dia sudah rapih sepertinya akan berangkat kerja.
"Iya ada jadwal pagi ini "
Ku antar dia sampai depan rumah ,sudah ada mobil yang menjemput nya .
"Jangan menyukai nya "
Tiba-tiba dia bilang begitu ,jangan bilang dia tau perasaan ku pada Yeol.
"Hmmm apa ,siapa ?"
"Yeol "
__ADS_1
Bagai mana dia tau ,bahkan aku mencoba dengan keras menyembunyikan nya dari siapapun .
"Dia sudah punya kekasih "
Mungkin karna sudah lama tak bertemu ,aku lupa siapa dia .Bagai mana pun kita kini, Hyun adalah orang yang paling mengenal ku .
"Aku tau ,aku cukup sadar posisi ku "
"Dia memang terlalu baik untuk wanita seperti Sandra ,tapi kau juga terlalu baik untuk menjadi penghancur hubungan orang .Jangan lakukan "
"Tapi aku tak bisa menghentikan nya "
"Mencoba mendekati nya ?"
"Bukan, menyukai nya ,setiap saat rasa di hati ku bertambah ,aku membutuhkan nya "
"Ada aku kini ,gunakan aku semau mu "
"Aku suka sikap hangat nya ,dan itu tak ada pada mu "
Hyun tersenyum masam . Aku tak bisa menghentikan perasaan yang terus tumbuh di hati ,bagai manapun aku ,seburuk apapun berita tentang ku Yeol tak pernah membahas itu ,dia dengan tingkah konyol nya selalu berhasil menarik ku dari garis yang sengaja ku buat .Aku pun tak perduli bagai mana dia ,yang ku lakukan hanya mencintai nya .
"Benar kau telah berubah Hana ,bahkan hanya dalam sekali lihat aku bisa tau kau menyukai nya "
"Bagai mana kau tau ?"
"Matamu ,bibir mu, kau tersenyum seperti itu ,aku baru melihat nya .Berhati-hatilah dengan perasaan mu ,jangan menyakiti diri mu "
"Jangan mengkhawatirkan ku "
"Baiklah ,jika ada waktu mari kita makan sesewatu yang enak "
"Ok "
Mobil yang membawa Hyun telah hilang dari pandangan ku ,tapi aku masih diam di sana memikirkan kembali ucapan nya barusan .Yang di katakan Hyun memang benar aku memang menyukai kekasih orang ,tapi itu bukan dosa kan ,jatuh cinta bukanlah dosa selama aku tak menyakiti siapapun .
"Kalian bicara apa tadi serius sekali "
Suara berat nya tepat di telingaku ,entah sejak kapan Yeol berdiri di belakang ku .
"Ya Tuhan , kenapa hoby sekali mengagetkan orang "
"Hehe apa yang kalian bicarakan ?"
Yeol berjalan mengekoriku, kalau sudah begini sangat susah menghindarinya.
"Bukan apa-apa "
"Kalian tak membicarakan ku kan ?"
DEGGG!!! ,Yeol menebaknya dengan benar, kita membicarakan nya dan aku tak mau dia tau
"Apa maksud mu,jangan GR "
__ADS_1
Apa aku terlihat gugup menjawab pertanyaan nya tadi .
Ku tinggalkan Yeol dan berlalri kembali ke dalam rumah ,dia mengejarku dengan rasa penasaran nya dan terus merengek ingin tau apa yang kita bicarakan ,tantu saja tak ku beri tahu ,apa yang akan terjadi jika dia sampai tau .