Love-ing You

Love-ing You
Setelah badai


__ADS_3

Dari lantai 20 gedung kantor prusahaan, ku lihat hujan mulai turun, mentari masih terik menyinari hari itu dan hujan seperti tak tahu malu turun di tengah-tengah sinarnya membias membuat pelangi yang terpantul di dinding kaca gedung-gedung yang menjulang tinggi. Selalu ada pelangi setelah badai berlalu, ku pikir itu hanya sekedar peptah lama, tapi ternyata benar, pelangi benar-benar datang setelah semua masalah ini berlalu. Aku sekarang sudah bisa mulai bernafas lega, satu persatu masalah yang Sandra buat sudah mulai bisa di uraikan, bom waktu yang kita tanam sudah mulai bereaksi dan meledak di mana-mana, bukan hanya dia yang hancur tapi seluruh isi rumah mewah itu beserta penghuni nya. Selama ini aku di besarkan dengan kata memaafkan, menerima, dan rela. Memaafkan semua kesalahan orangtua ku, teman satu grup ku, lalu menerima semua hasil dari perbuatan mereka bahkan rela hidup dalam kesepian karna perbuatan jahat itu. Sekarang aku tak akan hidup seperti itu lagi, akan ku pertaruhkan semuanya demi mereka, orang yang aku cintai.


Hari demi hari berlalu media yang awalnya membuat berita negatif tentang Yeol kini berbalik membela nya, ku lihat bagai mana sosial media mulai kembali ke pihak Yeol dan para fans yang menghujat nya sekarang balik menghujat Sandra. Banyak orang bertahan hidup dengan membenci orang lain, tak perduli orang itu benar atau salah, mereka hanya bertahan dengan kebencian itu, ironis memang. Perlu seseorang untuk di benci agar bisa bebas tanpa membenci diri mereka sendiri, tapi sekarang aku bersyukur nama Yeol telah bersih kembali.


"Nona semua dewan direksi telah menunggu di ruang rapat "


Rapat peresmian CEO Sakura Compeni yang baru akan segera di mulai, harusnya rapat ini di adakan tiga hari yang lalu tapi aku sengaja mengundur nya.


"Tapi maaf Nona saya tak bisa menahan awak media yang ingin meliput, entah dari mana mereka tau rapat hari ini"


"Akhh tidak apa-apa lambat laun mereka akan tau juga kok "


Ini sebab aku mengundur rapat peresmian, awak media akan lebih menyorot ku dan melupakan masalah Yeol aku tak ingin itu terjadi. Rapat itu berlangsung sekitar empat jam dari pukul 03:00 sore sampai 07:00 malam.


Matahari sudah tenggelam saat aku keluar gedung, flash kamera langsung menyerang ku setiba di sana, ini di luar dugaan ternyata lebih banyak media yang datang dari yang di perkirakan. Ichiro cukup sigap dengan menyuruh beberapa badyguard berjaga untuk mengamankan ku dari kerumunan itu.


"Kami sudah bekerja sama dengan beberapa media dan merilis artikel, jadi silahkan hubungi media terkait untuk informasi nya "


Jelas Ichiro yang kini semakin mahir berbahasa Korea .


"Tolong katakan sepatah dua patah kata pada kami Hana ,apakah sekarang Anda punya dua jabatan?"


Mereka tak akan puas jika aku tak bicara .


"Hallo selamat malam perkenalkan saya Hanama sakurada ,pemilik Sakura Compeni yang baru dan betul saya juga seorang CEO agensi Star "


"Bagai mana Anda mengatur dua pekerjaan sekaligus?"


Padahal semuanya sudah ku tulis dalam artikel yang sebentar lagi akan di rilis .


"Saya tak sendiri dalam menjalankan pekerjaan, ada rekan-rekan kerja saya yang membantu di bidang nya masing-masing.Semuanya sudah saya jelaskan di artikel yang sebentar lagi di rilis . Terimakasih semuanya "


Semuanya tak akan pernah berakhir jika aku tak pergi dari sana .Ichiro segera membawaku masuk mobil ,dan akhirnya aku bisa sedikit lega .

__ADS_1


Setelah berita itu di rilis ,semua media kini heboh dengan pemberitaan tentang ku ,bahkan kini ponsel ku tak henti-hentinya berdering ,banyak yang kaget dan tak percaya ,mantan anggota program rumah bersama juga tak kalah kagetnya ,aku hanya menerima panggilan dari mereka saja .Kak Rin dan pak Kim yang kini sudah resmi berkencan baru saja menelpon ku untuk memastikan berita itu ,sejauh ini hanya anggota rumah bersama yang selalu menghubungi ku, mereka benar-benar sudah seperti keluarga untuk ku .


"Maaf kak ,aku hanya menunggu waktu yang tepat dan juga tak enak membicarakan nya ,baik kak nanti aku teraktir kalian semua "


Hanya Yeol yang tak menghubungi ku, mungkin karena dia sudah tau. Akhir-akhir ini kita jarang bertukar kabar, dia hanya membalas pesan ku itu pun sudah dua hari yang lalu ,apa dia sangat sibuk ,bukankah semuanya sudah kembali normal ?.


Jalan kota Seoul malam ini lumayan padat , ahh ini Sabtu malam pantas saja. Aku bahkan sampai lupa ini hari apa ,lampu di sepanjang jalan berkelap-kelip seperti kunang-kunang bunga Sakura sudah mulai bermekaran, tapi hatiku hampa mungkin karena sangat merindukan nya .


"Nona sebentar lagi kita sampai, saya mau memastikan kembali kapan kira-kira Nona pindah ,rumah nya sudah siap di tempati "


Benar juga ,aku akan pindah dari apartemen ke sebuah rumah yang sengaja Kake beli sebelum dia meninggal.


"Mungkin beberapa hari lagi,aku akan mempersiapkan dulu semuanya "


"Nona jangan khawatir semuanya akan saya urus"


Aku belum terbiasa dengan semua ini, Ichiro sangat pintar dan bisa di andalkan dia mengurus hampir semuanya untuk ku ,terbiasa hidup sendiri menjadikan ku merasa canggung ketika mendapat perlakuan baik seperti ini.


*** ***


"Bangun CEO Sakurada, ayo sarapan lalu kita meeting "


Ku tarik kembali selimut itu dan menenggelamkan kepala di dalam nya .


"Maaf direktur Jim ini hari Minggu ,aku libur"


"Tak ada kata libur untuk mu, cepat bangun aku harus segera kembali ke agensi, kau harus melihat sendiri konsep album mereka "


Benar juga, beberapa hari ini aku tak datang ke agensi karena sibuk di perusahaan ,aku sudah janji pada Jim untuk membahasnya di apartemen.


"Baiklah, kau sungguh baik repot-repot datang ke mari "


Sindir ku dengan tatapan tajam yang di balas ceingiran oleh Jim .Setelah mandi dan ganti baju ku hampiri Jimi yang tengah sibuk dengan laptop di meja makan ,di sana juga terdapat beberapa makanan ,mungkin dia membelinya karena di apartemen ku tak ada stok yang bisa di masak. Akhirnya kita memulai rapat dengan aku sambil memakan sarapan yang Jimi bawa, rapat itu tak butuh waktu lama karena pada dasarnya Jimi telah mengaturnya aku hanya bertugas sebagia penentu untuk menyetujui konsep itu dan pekerjaan Jimi tak pernah mengecewakan .

__ADS_1


"Kami akan segera mulai proses penggarapan nya, usahakan datang ke lokasi sesekali jika kau tak sibuk, anak-anak terus menanyakan kabar mu "


"Baiklah aku akan datang "


Sudah lama sekali tak mendengar ocehan nya ,Jimi sudah seperti kakak ku sendiri dia tak pernah menganggap ku atasan nya .


"Bagaimana hubungan mu dengan Yeol ,baik-baik saja kan ,masalahnya sudah selesai bukan ?"


"Baik ,urusan wanita ular itu sudah di tangani"


"Syukurlah"


Setelah Jimi pergi aku berniat keluar untuk jalan-jalan di sekitar taman belakang apartemen, sayang sekali jika musim semi tahun ini di lewatkan begitu saja ,setidak nya aku harus memotret bunga Sakura di sana .


Tak ada pesan masuk ataupun telpon,apa Yeol merusak kembali ponsel nya ,aku merindukan nya .


"Hahhhhhhh hari yang indah "


Tak ada siapapun, ku rasa para trainee sedang sibuk latihan, entah ada angin dari mana aku malah masuk ke lapangan mengambil bola basket yang tergeletak di tengah lapang, haruskah ku bermain sendiri. Dengan kaku ku pantulkan bola itu beberapa kali ke lapang, rasanya cukup menyenangkan, setelah dekat tiang aku berhenti sebentar mengeker ring basket dengan sebelah mata tertutup ,sebelum akhirnya ku lempar bola itu dan tentu saja meleset .


"Hahaha,kau harus mengangkat tangan mu lebih tinggi"


Seseorang ternyata memperhatikan ku sedari tadi, ku berbalik dan melihat nya .Dia berjalan ke arah ku, dengan senyum sehangat mentari ,lalu setelah dekat dia mengucek kepalaku .


"Lucu nya, pacar siapa ini?"


GRREPPPPP !!!, Ku peluk dia erat .


"Rupanya kau juga merindukan ku "


"Kenapa jarang sekali menghubungi ku "


Yeol membalas pelukan ku dengan sama erat nya, lalu mencium pucuk kepalaku beberapa kali .

__ADS_1


"Maaf seminggu ini aku sangat sibuk di studio "


Aku senang dia baik-baik saja .


__ADS_2