
Apa hak ku untuk marah ,prasaan yang ada di hatiku hanya aku yang tau .Saat ku lihat foto mereka dari Zoy hatiku rasanya sangat sakit ,obat-obatan yang sudah beberapa minggu tak ku makan, malam itu harus menginap di perut ku ,tapi rasanya hatiku tak berkurang sakit nya .
"Lihatlah mereka sedang makan malam romantis di tepi pantai "
Sandra mengupload setiap kebersamaan mereka di akun media sosial nya .
Ini sudah malam ku dengar sebentar lagi Yeol pulang ,segera saja ku berkemas dan berganti pakaian ,sebenarnya jadwal keberangkatan ku ke Jepang besok pagi tapi aku tak bisa bersikap biasa saja saat nanti bertemu dengan nya .
"Mau kemana Hana ?"
Kak Rin mungkin aneh melihat tingkah ku malam itu .
"Aku akan ke Jepang malam ini "
"Bukan nya nanti besok "
"Ada sesewatu yang mendesak aku harus segera berangkat "
Tak salah mencintai seseorang ,hanya saja aku tak tau tempat dan mencintai kekasih orang .Seperti biasa aku tak membawa apapun selain dokumen dan laptop mungkin setelah pulang dari Jepang nanti aku akan mengundurkan diri dari acara ini ,aku tak bisa lagi mengatasi perasaan yang setiap hari tumbuh semakin dalam ,mungkin hanya butuh waktu untuk menyembuhkan dan menghilangkan perasaan ku .
"Kak Hana mau ke mana ?"
"Aku akan ke Jepang Zoy ini mendesak "
"Jangan lupa oleh-oleh nya lagi kak hehe"
"Iya Han jangan lupa oleh-oleh "
Semua orang sedang berkumpul di lantai dua .Ku ambil hadiah yang tersimpan di laci meja rias lalu ku masukan ke paper bag .
"Maxx bisa tolong berikan ini pada Yeol nanti "
Saat itu Maxx berada paling dekat dengan ku ,jadi ku titipkan kado ulang tahun Yeol pada nya .
"Apa ini ?"
Dia mengintip isi di dalam nya .
"Kado ulang tahun nya "
Maxx mengangguk ku mengerti, Jimi mengirim pesan kalau dia sudah menunggu di depan rumah .
...
...
Satu langkah menjadi sangat berat ,saat semua beban di hatiku berpindah dan kini tergenang di pelupuk mata ,angin musim gugur berhembus membawa hati yang seolah berguguran .Dia datang saat itu ,bagai mana bisa senyum nya masih semanis itu ,beberapa saat kita terhanyut dalam tatapan ,ini rindu tapi menyakitkan .Ku bungkukan badan sekedar menyapa nya tanpa berkata apapun ,ku acuhkan dia yang bahkan memanggil nama ku, di sebrang sana mobil dan Jimi menunggu, aku tak bisa lagi menahan air mata aku takut saat berbalik melihat kebelakang dia akan bingung meliha aku menangis .Yeol baru saja sampai dia duduk di kursi kemudi dengan pintu mobil terbuka ,menatap ku dari sana .
...
...
__ADS_1
Hujan mulai turun ,ku lihat tetesan nya mengalir kecil di kaca jendela mobil ,membuat embun membuat kabur .Mungkin Jimi bingung dengan sikap ku tapi dia tak bertanya apapun ,mood ku memang selalu gampang berubah tapi ku rasa penyakit mental itu sudah lumayan sembuh hanya saja rasa cinta sepihak lebih menyakitkan dari itu .
"Kau bawa obat mu ?"
"Aku membawa nya "
"Ceritalah ada apa ?"
Kami masih dalam perjalanan menuju bandara ,hujan semakin mengguyur kota Seoul malam itu ,tatapan penuh tanda tanya Yeol tadi masih ku lihat dengan jelas .
"Aku menyukai Yeol "
"Benarkah kau suka seseorang syukurlah "
"Tidak apa-apa kan ?"
"Tunggu Yeol kan sudah punya kekasih ,Hana bagai mana bisa kau ,,?"
"Jangan membahasnya lagi ,aku tak mau cerita lebih banyak lagi soal itu "
"Hmmmm baiklah ,jangan di pikirkan menyukai seseorang itu wajar ,aku senang setidak nya kau normal"
"Apa itu sebuah pujian ?"
Dalam situasi yang menguras emosi Jimi masih bisa mengajak ku bercanda .
Setiba di Jepang aku dengan mudah tenggelam dalam kesibukan dan sedikit melupakan perasaan ku ,Kake mulai mengajak ku mengikuti rapat penting ,dia mengenalkan ku pada beberapa kolega bisnisnya yang datang dari beberapa negara tetangga termasuk Korea ,perlahan aku tau Kake mulai ingin sedikit demi sedikit menyerahkan perusahaan nya pada ku ,kondisi kesehatan nya sudah sangat menurun penyakit jantung nya sudah tak bisa di atasi dengan melakukan oprasi lagi .Dengan keadaan seperti itu siap tidak siap aku juga harus mulai mempersiapkan diri ,di banding dengan urusan cinta hal ini jauh lebih besar kan ?.
Lima hari berlalu dengan penuh kesibukan ,bahkan aku tak sempat membuka ponsel Jimi pun menghubungi ku lewat telpon perusahaan .Ku sandarkan tubuh pada kursi pijat di dekat kolam ikan di rumah kake ,langit warna jingga itu selalu mempesona pepohonan yang mengelilingi bagian belakang rumah juga sudah tinggal ranting semua ,ini akhir musim gugur .
"Apa kau sibuk "---------5 hari yang lalu 09:00 PM
"Hana trimakasih gelang nya aku sangat suka ,kenapa kau menitipkan nya pada orang lain ,kenapa tak langsung pada ku ?" -------------5 hari yang lalu 09:30 PM
"Ahhh kau sangat sibuk rupanya ?" -------4 hari yang lalu 01:00 AM
"Hana ?"-----------3 hari yang lalu 04:20 Am
"Hana aku bosan "----------3 hari yang lalu 07:10 PM
"Hana kau marah pada ku "----------2 hari yang lalu 03:00 AM
"Hana angkat telpon ku !!" -------------2 hari yang lalu 08:50 PM
"Aku merindukan nu ,maafkan aku " ------1 hari yang lalu 09:55 PM
"Kapan kau pulang ?" ----------hari ini 02:20 AM
"Maaf " -----------hari ini 04:03 AM
Mataku membulat sempurna saat membuka ponsel dan mendapat notifikasi pesan dari Yeol ,kenapa juga banyak panggilan masuk tak terjawab dari nya .Hampir saja ponsel yang sedang ku pegang jatuh ke kolam saat tiba-tiba dia menelpon ku kembali ,bagai mana ini apa aku tolak saja ,tapi nanti dia akan menjadi sangat bingung .Ku tarik nafas dalam dan dengan tekad yang kuat ku angkat telpon dari nya .
"Akhirnya kau angkat juga "
"Hallo "
"Kenapa kau tak merespon panggilan ku ?"
__ADS_1
Tenang lah jantung, hanya mendengar suaranya saja aku sudah sangat bahagia .
"Aku sangat sibuk di sini "
"Ku kira kau marah pada ku "
"Kenapa aku marah pada mu ?"
"Bisa saja kan karna ,,akh poko nya aku senang kau menjawab panggilan dari ku "
Apa hak ku marah pada mu,bisakah jangan bersikap baik pada ku ?.Kau terlalu baik untuk menjadi berengsek Yeol .
"Ada apa ?"
"Kau benar marah pada ku ?"
Suara Yeol terdengar prustasi dengan sikap ku yang dingin ini.
"Untuk apa aku marah pada mu ?"
"Karna aku pergi dengan sandra "
"Lalu "
"Dia memaksa ku untuk ikut dan di sana bukan hanya kita berdua ,ada teman-teman nya .Dia mengajak ku ke sana untuk sesi foto pasangan ,merayakan ulang tahun ku hanya sebuah alasan .Kita juga tak tidur bersama "
Lagi-lagi wanita itu memanfaatkan Yeol ,aku semakin tak rela mereka bersama .Haruskah ku rebut dia dari nya .
"Lalu kenapa aku harus marah ?"
Iya aku marah ,apa aku harus jujur dan menjadi menyedihkan .
Yeol terdiam ,apa aku terlalu keras pada nya bagai mana dia tau aku marah karna itu ,apa dia sadar dengan perasaan ku .
"Kau sedang apa ?"
Akhirnya karna tak tega aku mulai bertanya padanya untuk mengalihkan pembicaraan .
"Emmm aku sedang di studio musik ,kau ?"
"Aku sedang duduk di kursi pijit "
"Apa melelahkan di Jepang ,apa yang kau kerjakan ?"
"Tak ada pekerjaan yang tak melelahkan ,tapi ini lelah yang baik .Aku membantu usaha Kake ku "
"Benarkah ,usaha apa ?"
"Emmm cuma berjualan "
"Ahhhh cepat pulang nanti aku traktir "
"Sosis ?,aku tak mau "
"Bukan ,makanan enak pokok nya "
Aneh memang rasa sakit itu seolah hilang dari hatiku ,mendengar suaranya membuat aku merasa dia milik ku, ironis sekali bukan .Apa Yeol selalu sebik ini pada penghuni rumah lain nya ,apa dia hanya baik pada ku ,kenapa jatuh cinta bisa sesakit ini .
__ADS_1