Love-ing You

Love-ing You
Menghadapinya


__ADS_3

Kami semua berkumpul di ruang tengah villa ,aku baru tau kalau villa ini milik Jun leder grup ERI. Saat orang tau Sandra datang ke rumah keluarga nya ,Yeol di paksa harus menikahi Sandra ,kedua keluarga sama sekali tak perduli dengan pendatan Yeol dan kebenaran masalah ini .


"Aku benar-benar marah dan membenci nya ,lebih baik aku hancur dari pada jadi pengecut dan masuk dalam perangkap Sandra "


Semua orang di ruangan itu sedang mencari jalan keluar dari masalah ini,bahkan Jun menyewa beberapa detektif sewasta untuk menyelidiki nya .Sepertinya Sandra sudah merencanakan ini lama dengan sangat baik dan tanpa celah sedikit pun .Ku lihat wajah lesu Yeol bahkan kini dia terlihat sangat kurus .


"Kau sudah makan ?"


"Aku tak lapar "


Tentu saja siapapun yang berada dalam situasi ini tak akan berselera makan sedikit pun ,aku pun sama .


"Kalian sudah makan ?"


Semua orang di sana ternyata belum makan ,masalah yang Yeol hadapi juga sangat berpengaruh pada grup mereka .Aku bangkit dari duduk ,melangkah menuju dapur membuka kulkas ,sepertinya mereka sudah belanja bahan makanan .Kyung menghampiriku dia membantu ku memasak untuk kita semua .


"Aku juga tak punya nafsu makan , tapi kita harus punya energi untuk berpikir "


"Benar ,Hana kalau aku jadi kau .Mungkin aku tak akan percaya pada Yeol "


"Aku juga pernah di posisi nya ,jadi aku tau bagai mana rasanya ,dulu Yeol menyemangatiku meskipun kita belum saling kenal. Kini giliran aku melakukan nya "


Kepalanya mengangguk ,dia sedang memotong beberapa sayuran dengan pisau ,aku baru tau bahwa Kyung pandai memasak .Aku sendiri sedang menumis daging di wajan ,menambahkan kecap asin dan gula ke dalam nya .


"Kamu masak apa ?"


Lagi-lagi Yeol mengagetkan ku ,dia tiba-toba datang dan melingkarkan tangan nya di pinggang ku ,lalu menaruh dagunya di bahu sempit ku ,membuat ku sedikit menggeliat karna merasa geli pada awalnya .


"Kau selalu mengangetkan ,aku masak bulgogi dan Kyung masak sup doenjang "


"Aku tak lapar kenapa kau repot-repot masak "


"Di sini bukan hanya ada dirimu ,dan juga kau harus makan ,bagai mana jika sakit masalah nya akan bertambah "


"Terimakasih "


"Wahh aku merasa seperti obat nyamuk saja di antara kalian "


Kyung melirik kita sebal .Benar Yeol memang tak tau tempat ,apa dia tak malu bersikap manja di depan teman-teman nya kepada ku .


"Kau jangan iri ,aku sudah seminggu lebih tak bertemu dengan nya "


"Kau sungguh berbeda kepada Hana ,dulu kau selalu takut jika Sandra datang "


"Inilah real love "


"Cih dasar "


Pasakan buatan aku dan Kyung yang di recoki Yeol akhirnya selesai ,Hyun dan Sean membantu kami merapihkan meja .kini semuanya sedang menikmati makan malam sederhana itu. Katanya tak lapar ,tapi lihatlah Yeol makan banyak bahkan ini sudah mangkuk nasi ke dua nya .Aku senang melihatnya masih bisa tersenyum di situasi se sulit ini ,semuanya hampir berakhir dia memilih mengakhiri karir nya dari pada harus takluk pada Sandra dan menjadi budak nya lagi .

__ADS_1


"Kau tak makan ,kenapa malah menatap ku ?"


"Eh, aku juga akan makan "


Semua kemungkinan telah kita usahakan ,tapi tak menghasilkan apa-apa .Aku takut sekarang ,takut Yeol semakin terluka .Ini bukan hanya tentang dirinya seorang ,grup mereka juga sedang di ujung tanduk .Sandra benar-benar tak berperasaan ,dia sangat egois ,perasaan yang di miliki nya bukan lah cinta tapi sebuah obsesi .


"Aku akan pergi menelpon sebentar "


Setelah beberapa suapan aku tak bisa lagi memaksa mulutku untuk mengunyah ,menunggu tanpa melakukan apa-apa membuatku semakin gelisah .


"Ichoro ,bagai mana ?"


"Belum ada petunjuk Nona ,tapi kami berhasil menemukan informasi yang bisa menguntungkan pihak Tuan Yeol "


"Apa ?"


"Kami berhasil menemukan bukti penyalah gunaan kekuasaan yang di lakukan Jaksa dan Profesor Park orang tua Sandra ,mungkin ini bisa di gunakan untuk mengancam mereka "


"Apa kalian tak menemukan kebenaran tentang siapa lelaki yang menghamili wanita itu "


"Masih kami cari Nona "


"Tolong segera temukan "


"Baik Nona "


Langit tampak mendung malam itu ,bahkan bintang pun enggan melihat kesusahan kami .Ku tarik nafas se banya-banyak nya ,memejamkan kedua mataku hanya ini yang bisa ku lakukan untuk membantu nya .


Sejak kapan Yeol berdiri di belakang ku .Aku menggunakan bahasa Jepang jadi kemungkinan Yeol tak akan terlalu paham pembicaraan ku tadi .


"Ah ini Ichoro sekertaris ku "


"Sekertaris ?"


"Iya ,perusahaan kake ku pindah ke Korea "


"Aku tak tau "


"Saat aku ingin memberitahu mu ,masalah ini muncul dan kau tak bisa di hubungi "


"Maaf,aku sampai melupakan mu karna ini "


"Kenapa meminta maaf ,masalah ini jauh lebih berat dari apapun ,aku mengerti "


Malam semakin larut ,tapi kami masih sibuk berdiskusi di ruang tengah villa membahas masalah Yeol tentu nya ,dia terlihat sudah sangat lesu ,sepertinya sudah beberapa hari ini kurang tidur .Aku duduk di sofa ukuran sedang berdua dengan nya ,Hyun ,Sean dan Kyung duduk di sofa panjang depan kita berdua sedangkan sisa nya memilih duduk di karpet tebal depan televisi .


"Hana ,kau sebaiknya tidur ini sudah sangat larut "


"Kau juga harus tidur "

__ADS_1


"Aku pasti akan tidur "


Ku pandangi wajah nya yang kian tirus ,lalu bangkit dan mulai mengikutinya menuju kamar yang akan ku tempati.


"Jangan terlalu mengkhawatirkan ku ,kau bisa sakit "


"Kau bertambah kurus "


"Aku sedang diet "


Bagai mana dia masih bisa membuat lelucon di situasi seperti ini .


"Jangan melucu dalam situasi seperti ini "


"Aku tak ingin kau merasa terbebani "


Jun meminjamkan kamar utama villa itu pada ku sedangkan mereka memilih tidur di ruang tengah bersama-sama .Sejujurnya aku tak bisa tidur sedikit pun ,pikiran ku terus mengkhawatirkan Yeol ,bagai mana hidup nya setelah ini apa dia bisa melewati semuanya ,bahkan keluarganya kini tak mempercayai nya .


Pikiran-pikiran buruk yang mungkin akan terjadi terus memenuhi kepala,aku sangat takut jika akhirnya dia harus meninggalkan ku .Jika sampai itu terjadi siapa lagi yang akan ku percaya di dunia ini ,semua orang pada akhirnya akan pergi dari sisi ku .Mataku yang awalnya tak mengantuk mulai bisa terpejam ,mungkin baru beberapa saat mimpi itu mulai mendatangiku hingga tiba-tiba ku rasa seseorang memeluk tubuh ku .Aku melonjat dari tempat tidur karna terkejut ,bahkan aku sampai terjatuh ke lantai .


"Hahhhhhhhh Yeol kau selalu mengagetkan ku "


"Aku tak bisa tidur "


Wajah nya memelas dia bahkan mempoutkan bibir nya ,membuat ku semakin tak tega untuk mengusirnya .Ku baringkan kembali tubuh di kasur itu tepat di sebelah Yeol yang kemudian langsung memeluk ku .


"Aroma yang ku suka ,adalah aroma tubuh mu "


"Jangan macam-macam "


"Tidak aku hanya ingin satu macam "


"Hahh ,awas saja "


"Satu macam ,memeluk mu seperti ini "


"Bagai mana jika teman-teman mu tau "


"Aku tak perduli "


Mataku masih setengah mengantuk ketika mengangkat panggilan telpon itu ,ini masih jam 06:00 pagi kenapa Ichiro menelpon ku .Mataku yang semula sedikit terpejam langsung terbuka sempurna .


"Benarkah ,bisa kau kirim file nya ke surel ku sekarang "


Yeol masih tertidur lelap di sampingku ,bahkan dia tak tarbangun dengan suara gaduh yang ku buat .Setelah panggilan itu berakhir ku peluk tubuh raksasa itu erat sampai akhirnya dia sadar dan balas memeluk ku .


"Bangulah aku punya kabar gembira untuk mu ".


...

__ADS_1



...


__ADS_2