
Ini seperti di mimpi ku ,saat terbangu wajah mu adalah hal pertama yang ku lihat ,itu lebih indah dari pemandangan apapun yang ada di dunia . Nafas mu yang teratur, detak jantung mu ,wajah lelah mu ,akan ku simpan dalam memori terdalam di hatiku .Ku peluk dia kembali untuk meyakinkan bahwa ini benar-benar nyata ,bahwa ini bukan mimpi .Setelah puas memandangi wajah tidur Yeol aku segera turun dari tempat tidur ,dia pasti sangat kelelahan sampai tidur se nyenyak itu ,ku betulkan kembali selimut yang tersingkap agar menyelimuti nya dengan benar ,bahka sempat-sempat nya ku foto dia dengan kamera ponsel ,entahlah aku sangat bahagia hingga berbuat seperti itu .
"Hana ,kata penjaga semalam ada tamu yang datang dan menginap ,siapa ?"
Sebelum Yeol bangun aku ingin membuatkannya sarapan yang lezat ,tapi Ken datang merusak pagi indah ini .Padahal aku hanya ingin sarapan berdua saja dengan Yeol .
"Dia pacar ku dari Korea "
"Kau punya pacar ?"
Kenapa Ken seterkejut itu ,aku manusia biasa jadi wajar punya kekasih .
"Iya ,dia ada pekerjaan kemarin di Jepang sekalian melihat keadaan ku "
"Mana dia sekarang ,aku ingin tahu ?"
"Dia masih tidur "
Wajah Ken langsung cemberut ,dia duduk di kursi meja makan sambil menyilangkan tangan di dada dan terus menatap ku yang sedang memasak .
"Kenapa ,ada apa Ken ?"
"Tidak "
Dia memalingkan wajah nya .
"Hmmmmm dasar aneh "
Roti bakar dengan ham dan telur ,kemudian salad dengan dada ayam ,tak lupa jus Kiwi Jeruk ,ku tata semuanya dalam piring lalu ku sajikan di meja makan .Yeol datang tepat waktu dia sepertinya sudah mandi dan rapih ,begitu melihat Ken dia cukup terkejut mereka saling tatap beberapa saat hingga akhirnya Yeol menyapa Ken duluan .
"Hallo "
Ken berdiri dan berjalan menghampiri Yeol ,entah kenapa suasana menjadi tegang begini seolah ada api di mata mereka .
"Hallo perkenalkan saya Ken ,apa benar kamu pacar nya Hanama ?"
Ken pernah kuliah di Seoul jadi dia lumayan lancar berbahasa Korea .
"Iya benar ,perkenalkan saya Yeol "
Mereka saling berjabat tangan ,Yeol melirik ku dia pasti bingung dengan keberadaan Ken.
"Ayo cepat kalian duduk kita sarapan ,Yeol ini Ken dia paman ku ,waktu itu aku sudah cerita "
"Ahhhh begitu ,kenapa kau memanggil nama nya "
"Aku yang menyuruh nya ,aku masih muda untuk di panggil paman oleh nya "
...Wajah tegang galak nya langsung berubah manis kembali ,aku yakin Yeol pasti salah paham tadi ,itu tidak heran karna Ken masih muda dan seumuran dengan nya aku juga tak menyebutnya paman ,selain itu wajah dan penampilan nya tak kalah keren dengan nya, meskipun di mata ku tetap Yeol yang paling segala nya ....
__ADS_1
"Wajah mu tak asing ,apa kita pernah bertemu sebelum nya ?"
"Tidak ini pertama kali kita bertemu "
Tentu saja tak asing ,aku sering menunjukan foto-foto ERI pada nya ,dia juga pernah ikut melihat konser ERI bersama ku .
"Kurasa bukan ,ahhh kau mirip ERI .Hana apa kau sebegitu suka nya dengan mereka sampai mencari pacar yang mirip salah satu anggota nya ?"
"Iya aku sangat suka mereka "
Ku lihat Yeol menutup mulutnya ,dia menahan tawanya sekuat mungkin .
"Saya memang anggota ERI "
"Benarkah ? "
Antara percaya dan tidak Ken melihat ku seperti itu ,aku dan Yeol hanya tersenyum dan melanjutkan sarapan kita masing-masing .
"Apa kau sudah lama kenal Hana ?"
"Aku tau dia bahkan sebelum debut ,kami dulu satu agensi "
Benarkah ,bagai mana dia tau ,aku saja tak tau bagai mana Yeol dulu .
"Sejak kapan kalian pacaran ? "
"Belum lama ini "
"Kenapa kau suka pada nya ,Hana kan wanita yang dingin dan keras kepala "
"Kenapa kalian mengejek ku "
Dan untuk apa Key banyak bertanya ,dia seperti sedang mengintrogasi Yeol saja .
"Setiap kali aku melihat nya entah kenapa aku selalu ingin menjaga nya .Dia terlihat dingin dan cuek dari luar tapi sebenarnya sangat rapuh .Aku dulu selalu memergokinya sedang menangis di ruang latihan, saat melihatnya seperti itu hatiku juga merasa terluka .Dulu aku suka diam-diam memasukan beberapa coklat atau permen di loker nya ,aku ingin dia tau bahwa semua kesulitan itu akan selalu bisa di lalui dan berakhir dengan manis "
Ku pikir itu ulah Jimi ,selalu ada yang menaruh coklat atau permen di loker ku .Aku tak pernah menduga bahwa itu adalah Yeol ,bahkan dulu aku tak terlalu tau tentang nya .Apa jangan-jangan dia juga yang menolong ku saat di serang waktu itu ,dan saputangan itu PCY ,Park Chanyeol .
"Lihat dia menangis lagi ,kau benar Yeol Hana sangat cengeng dan rapuh "
Ini air mata kebahagiaan ,aku sangat berterimakasih pada Tuhan dan juga dia ,hal-hal manis yang di lakukan nya dulu membuat ku bisa kuat menjalani semua nya ,di antara kepahitan yang ku rasa Tuhan mengirim cinta manis untuk memberi ku kekuatan .
"Aku tak tau maafkan aku dan terimakasih "
"Kau tau saat pertama kali kita di pertemukan lagi di rumah bersama aku sangat terkejut melihat mu ,ku pikir kau tak akan kembali ke Korea .Tapi aku senang melihat mu baik-baik saja "
Kita saling tatap ,aku berhutang berjuata-juta terimakasih pada nya ,tak heran kenapa aku begitu mudah mencintai nya,tak heran kenapa dia terasa tak asing bahkan saat pertama kita bertemu di rumah itu ,Yeol kau adalah malaikat yang selalu aku cari selama ini .
Tak banyak waktu hari ini ,setelah sarapan yang malah mengharukan itu kini aku bersama nya pergi ke makam Kake ,katanya dia ingin menyapa Kake dan menyampaikan sesuatu pada nya ,entah lah Yeol orang yang konyol dan juga tak mudah di tebak .
"HAMURA SAKURADA "
__ADS_1
"Iya itu Kake ku "
"Kenapa aku tak asing denga nama itu "
Tentu saja Kake adalah pengusaha sukses internasional namanya sering muncul di media .Bahkan saat kepergian nya media juga banyak meliput tentang nya .
"Kek ini Yeol dia malaikat yang selalu aku ceritakan pada kake ,sekarang dia jadi pacar ku .Maaf karna tak sempat mempertemukan kalian "
"Hallo Kek saya Park Chanyeol ,mungkin saat ini saya belum cukup pantas bersanding dengan cucu cantik berharga mu ,tapi aku akan berusaha menjadi lelaki yang bisa dia andalkan ku mohon restui kami "
Entahlah Kake bisa mendengar atau tidak ,kita berdua haya bicara di depan batu nisan milik nya .
"Jadi ini milik mu kan ?"
Saputangaan hitam ini selalau ku bawa ke mana-mana di dalam tas .
"Iya ,ternyata kau menyimpan nya selama ini "
"Ini seperti jimat keberuntungan ku ,kenapa saat aku cerita waktu itu kau tak memberitahu ku "
"Aku menunggu saat ini ,saat kau sudah menjadi milik ku "
Aku hendak mengembalikan nya ke pada Yeol ,mungkin ini juga jimat keberuntungan nya dulu .
"Tidak ,itu milik mu ,yang ku butuhkan adalah orang yang mendapat saputangan itu hehe "
"Aku akan selalu jadi milik mu "
Sepanjang perjalanan aku tak berhenti mengukir senyum dan terus menggengam tangan nya ,hingga sampai di bandara Yeol harus segera kembali ke Korea .
"Apa kau akan segera pulang ?"
"Aku pasti pulang setelah semuanya beres "
Dia memeluk ku ,bahkan kita lupa dengan pak supir yang masih ada di dalam mobil bersama kita ,dia yang mengerti langsung meminta izin keluar dan membiarkan kita saling melepas kerinduan lagi sebelum akhirnya Yeol harus pulang .
"Terimaksih atas semuanya ,jaga kesehatan mu "
"Terimaksih juga telah sudi menerima ku ,kau juga jaga kesehatan mu "
Yeol mengecup kening ku lama sekali ,lalu memeluk ku kembali .
"Aku akan sangat merindukan mu "
"Aku juga "
Chuppppp
Setelah satu kecupan singkat mendarat di bibir ku dia kemudian keluar dari mobil sambil cengengesan .Ku lihat dia dari kejauhan ,ku suruh beberapa ajudan untuk mengawalnya ,karna aku tak bisa terus menemaninya sampai ke dalam .
...
__ADS_1
...