Love-ing You

Love-ing You
Patah hati


__ADS_3


*** *** ***


Akhirnya aku kembali masuk di lubang hitam yang ku buat sendiri ,menangis sambil menahan suara isak yang mungkin kau dengar .Aku harap angin berhenti berhembus ,apa yang harus ku lakukan jika hatiku berhembus ke arah mu .Seperti tetesan air hujan yang mengenai kepala ,perasaan ku pada mu sudah tak bisa di hindari .


Cinta pertama ku sudah berakhir ,dalam selimut aku menangis dengan isak yang ku tahan ,kak Rin sudah tidur dan aku takut dia mendengar nya ,tatapan mata nya masih jelas ku ingat ,meskipun dia membelaku itu tak merubah apapun tentang hubungan kita ,perasaan yang ada hanya berjalan satu arah dan itu dariku saja .Apa yang harus ku lakukan setelah ini ,mungkin menghindari nya sebisa ku ,tapi sampai kapan ?.


"Hana kau tak apa-apa ,apa kau mimpi buruk ?"


Ini hampir subuh dan aku sama sekali belum tidur ,saat itu kak Rin terbangun dia mendengar suara tangisan ku .Dengan ragu ku angkat selimut yang menutupi kepala .


"Aku tidak apa-apa kak "


"Tidak apa-apa bagai mana ,mata mu sembap dan suara mu serak begitu "


Dia menatapku dengan khawatir, itu membuat air mataku semakin deras mengalir ,aku tak bisa mengendalikan perasaan ku. Kak Rin pergi ke dapur dan membutkan teh hangat untuk ku.


"Kau bisa cerita apapun pada ku jika mau "


Kita berada di ruang ganti pakaian karna aku tak mau kejadian ini terrekam kamera .


"Aku baru saja patah hati dari cinta pertama ku "


"Siapa lelaki yang berani menyakitimu ?"


Kita berdua duduk di lantai beralaskan karpet berbulu ruangan itu .


"Dia sudah punya kekasih dan aku dengan lancang menyukai nya ,mereka bertengkar karna ku .Aku mengungkapkan perasaan ku pada nya ,sudah jelas kan cinta ku bertepuk sebelah tangan ,aku tak mau jadi wanita jahat "


Kak Rin langsung merangkul ku, mengelus punggung ku dengan lembut .


"Tidak apa-apa patah hati itu hal yang normal ,tapi bagai mana bisa wanita seusia mu baru merasakan cinta pertama ?"


"Aku tak tahu ini pertama kalinya aku begini ,setiap kali ku lihat senyum nya hatiku selalu merasakan kehangatan ,bagai mana sekarang aku menghadapi nya ?"


"Heyy jatuh cinta itu bukan sebuah kejahatan ,kau sudah mengungkap kan nya itu bagus sekali "


Dengan lembut kak Rin mengusap air mata di pipiku.Dia sangat baik membuat ku semakin emosional.


"Tapi dia sudah punya pacar "


"Mereka baru pacaran belum menikah Hana ,jika perasaan mu tulus pada nya kau tak akan mengharap balasan darinnya .Bagai mana jika ternyata dia juga menyukai mu ?"

__ADS_1


"Kaka benar aku harusnya tak berharap balasan dari nya ,aku hanya mencintai nya itu saja .Mana mungkin dia menyukai ku "


"Hana yang kau lakukan adalah mencintai orang ,kau tak berbuat jahat ,patah hati itu hal normal kau boleh sedih dan menangis tapi setelah itu kau harus move on ,lebih baik hidup bersama orang yang mencintai mu dari pada bersama orang yang tak membalas cinta mu "


Entah kekuatan dari mana ,setelah di nasehati kak Rin perasaan ku menjadi lebih lega ,bahkan setelah nya aku bisa tidur dengan nyenyak .Aku tak tau jam berapa bangun ,kepalaku terasa sangat pusing ,semua sendi di badannku terasa sangat sakit sepertinya aku akan terkena flu mungkin karna di siram air dingin saat cuaca sedingin itu tadi malam ,akh aku sebal mengingat nya kembali .


Aku memilih bertahan di bawah selimut menunggu semua orang pergi dari rumah terutama Yeol ,rasanya aku belum siap untuk bertemu dengan nya .Lalu seseorang masuk ke dalam kamar ,ku pikir itu kak Rin yang akan membangunkan ku tapi ternyata bukan .


"Hana kau sudah bangun ?"


Ya tuhan,suara berat khas nya ,kenapa Yeol datang ke kamar ku ,lebih baik aku pura-pura tidur saja .


"Apa kau sakit ? "


Dia ternyata membawakan ku sarapan ,menaruhnya di meja samping tempat tidur kemudian duduk di sisi ranjang tepat di dekat wajah ku .


...



...


"Hana ,apa kau marah pada ku ,maaf soal semalam"


"Kau demam ,ayo bangun dan makan bubur nya,aku akan ambil obat di bawah "


"Tidak apa-apa ,aku akan makan ini dan minum obat ku sendiri .Tolong biarkan aku istirahat "


Ini caraku mencegah nya agar tak datang kembali ,aku tak mau menyalahartikan kebaikan nya .


"Setidaknya bangun dulu dan makan bubur nya setelah itu aku akan membiarkan mu istirahat "


Sungguh aku tak ingin dia melihat ku dalam keadaan ini ,mataku pasti sangat sembap hidung ku juga merah ,jika dia tau aku menangisi nya betapa memalukan nya itu ,dan yang lebih gawat nya lagi wajah ku pasti sangat jelek sekarang .


"Aku tau kau sudah bangun ,bangun Hana "


Oh tidak dia menarik paksa selimut ku ,ada apa dengan nya kenapa dia tak membiarkan ku sendiri saja ,sesaat hening kita hanya saling menatap dia tampak kaget melihat keadaan ku .


"Yeoll "


...


__ADS_1


...


"Hana kenapa dengan mu ,kenapa matamu bengkak begitu, hidung mu juga ,ayo kerumah sakit sekarang "


Dia langsung panik melihat wajah ku ,apa separah itu ?.


"Aku tak apa-apa ,kenapa kau menarik selimut ku ini memalukan "


Ku tarik kembali selimut itu dan menutupi semua tubuh ku .Tapi lagi-lagi Yeol menarik nya .


"Kau kenapa ,mana yang sakit ayo kita ke rumah sakit sekarang ?"


Yeol menangkup pipiku dengan kedua telapak tangan besar nya ,memaksa ku untuk menatap mata nya yang sangat serius mengkhawatirkan ku dan saat itu perasaan sesak memenuhi dadaku ,mataku rasanya perih dan berair kembali .


"Aku tak apa-apa "


Dengan suara bergetar menahan tangis aku berusaha lepas dari nya, ku dorong tubuh nya menjauh ,lalu bangun dan segera masuk kamar mandi ,ku basuh wajah agar tak menangis kembali. Kak Rin seperti nya datang terdengar dia mengobrol dengan Yeol .


"Hana kenapa ?,matanya bengkak hidung nya merah dia juga demam ,aku khawatir sepertinya dia harus di bawa ke rumah sakit "


"Tidak apa-apa dia sedang patah hati "


"Patah hati ?"


Tidak tolong jangan katakan itu padanya ku mohon . Bagaimana jadinya jika dia tau .


"Iya orang yang di sukai nya telah punya kekasih, padahal dia cinta pertamanya "


"Ahhhh benar kah ? "


Akhhhh bagaimana ini gawat, kenapa kak Rin mengatakan nya ,aku kini semakin malu jika bertemu dengan nya .Haruskah aku pergi saja dari rumah ini ,tapi kontrak kerja nya tinggal 2 minggu lagi kemarin saja mereka tak menyetujui niat ku mengundurkan diri lebih awal .


"Kak Rin "


Setelah Yeol keluar aku pelan-pelan keluar dari kamar mandi.


"Kau tak apa-apa kan ,tadi kata Yeol kau demam "


"Kenapa Kaka katakan itu pada nya ?"


"Tidak apa-apa dia akan membantu mu "


Kaka bahkan tak tau kalau orang yang ku suka adalah dia ,bagai mana cara nya dia membatu ku .Semuanya kacau sekarang. Kemana aku harus bersembunyi.

__ADS_1


__ADS_2