
Hari berlalu begitu saja ,kata-kata wanita itu seolah terekam dan terus terulang di kepala ,aku sangat yakin dan percaya pada Yeol dia laki-laki baik yang tak akan menyentuh seorang wanita tanpa izin ,bahkan saat kita tidur bersama di Jepang dia sama sekali tak menyentuh ku.
"Terlepas benar atau tidak nya bahwa Yeol yang menghamiliku ,publik akan lebih mempercayai ku .Kita sudah cukup lama bersama dan hanya Yeol lelaki yang di ketahui publik dekat dengan ku .Jadi bersiaplah untuk melepas nya "
Sandra sangat licik ,perkataan nya itu memang ada benarnya ,sekarang aku hanya menunggu hasil usaha Ichiro .Pagi ini aku masih tergulung di dalam selimut ,perasaan ku sedang kacau jadi ku putuskan untuk diam di apartemen .Ken baru saja menghubungi ku dia menanyakan tentang kabar itu dan keadaan ku sekarang ,bahkan Ken sudah tau kabar itu .Aku tak ingin melihat sosial media atau televisi ,ini yang mereka inginkan ,mendapat berita super heboh yang menarik banyak netizen .
TOK TOK TOK
Tumbem sekali Jimi mengetuk pintu terlebih dahulu sebelum masuk kamar ku ,biasanya dia akan langsung nyelonong .
"Kau belum siap-siap ?"
"Aku tak akan ke mana-mana "
Dia berjalan ke arah ku kemudian duduk di tepi ranjang .
"Aku sudah cari tau ,dan orang SS bilang Yeol menghilang ,kedua keluarga memaksanya untuk segera menikahi Sandra tapi dia malah kabur ,bahkan agensi pun tak tahu dia kemana "
Mata sayu ku langsung membulat ,aku langsung bangun dan memandang Jimi dengan serius .Bagai mana keadaan Yeol sekarang seharusnya dia memberitahu ku ,bukankah kita sudah janji tak akan ada yang di sembunyikan .
"Ku rasa bukan Yeol ,dia tak akan seperti itu "
"Tapi publik akan percaya berita itu ,kau lihat wanita ular itu membuat video menangis di sosial media "
"Kau benar dia benar-benar wanita jahat ,kenapa kau selalu berurusan dengan orang-orang seperti itu "
Jimi benar kenapa aku selalu bertemu wanita seperti itu di dunia yang amat luas ini ,apa ini sebuah hukuman ,apa mungkin di kehidupan sebelum nya aku mencuri suami orang .
"Ayo bangun aku sudah beli sarapan "
"Aku tak nafsu makan "
"Lihatlah kau semakin kurus saja ,sudah capek bekerja sekarang di tambah masalah ini .Kau harus menjaga kesehatan mu ,bagai mana jika penyakit mu kambuh ?"
__ADS_1
Sudah hampir dua bulan aku tak meminum obat itu lagi ,kehadiran Yeol sudah seperti obat untuk ku ,tapi malam tadi aku meminum nya lagi ,ku rasa situasi seperti ini sangat tak asing .Ku turuti Jimi dan mengikutinya keluar dari kamar .Dia membawa makanan kesukaan ku ,meskipun tak berselera aku tetap memakan nya tatapan galak Jimi lebih menakutkan dari pada masalah ini .
**
Bunga sakura di taman belakang gedung apartemen sudah mulai tumbuh kuncup nya ,ku rasa seminggu lagi taman ini akan berubah warna menjadi pink .Musim semi sudah datang tapi kenapa malah berakhir di hidup ku ,tak ada kabar tentang Yeol ,ku pandangi ponsel yang masih tak ada perkembangan .Suara gemercik air mancur di tengah taman berhasil sedikit menenangkan ku ,seharian diam di apartemen membuat hatiku tambah sesak .Langit sudah mulai jingga ,mentari mulai kembali ke peraduan nya ,ku duduk di bangku pinggir taman ,tampak ada beberapa anak remaja sedang bermain basket di lapang samping taman itu ,setelah ku lihat lebih teliti ternyata mereka trainee agensin ku .
"Hana ?"
Saat itu aku sedang menunduk melukis abstrak di pasir taman dengan ujung sepatu yang ku kenakan ,aku langsung menatap sumber suara itu ,dia seorang pria dengan perawakan tinggi dan putih memakai masker dan topi ,meskipun hanya matanya yang terlihat aku yakin dia sangat tampan .
"Siapa ?"
Dia menarik ke bawah masker yang di kenakan nya ,dan aku langsung mengenali nya .
"Sean ,wahhh "
Dia sangat tampan di lihat sedekat ini ,aku langsung berdiri .Entah apa yang lucu dia malah sedikit tertawa melihat respon ku .
"Maaf sebelum nya ,bisakah kamu ikut dengan ku .Eh bukan ,kamu harus ikut aku sekarang "
"Ini tentang Yeol hyung "
Tanpa bertanya lagi ,saat mendengaar nama Yeol di sebut aku langsung setuju . Kita sekarang berada di dalam mobil ,entah kemana Sean akan membawa ku .
"Aku ke apartemen mu ,memencet bel beberapa kali tapi tak ada jawaban .Untung ada seseorang yang memberitahu ku bahwa kamu sedang di taman belakang gedung "
"Ahh begitu ?"
"Kamu pasti sangat bingung dengan masalah ini ,Yeol hyung tak seperti itu "
"Aku tau ,aku percaya pada nya "
"Aku senang hyung terbebas dari Sandra tapi kenapa malah jadi begini "
Cukup lama waktu yang di butuhkan untuk sampai ,tempat nya sangat jauh dari kota Seoul ,hari sudah malam ku lihat jam di ponsel sudah menunjukan pukul 08:00 ,itu artinya sudah empat jam kita berkendara .Aku tak tau tempat itu di mana ,saat kita sampai tempatnya terasa sangat sejuk karna banyak pepohonan ,ku pikir tempat itu di dekat pedesaan .
__ADS_1
"Ayo kita sudah sampai "
Sebuah villa yang letaknya lumayan tersembunyi ,aku mengikuti Sean berjalan di belakang nya ,apa benar Yeol di sini ,Sean tak sedang menculik ku kan ?.Setelah menekan sandi pintu itu pun terbuka ,villa yang sangat nyaman mataku menyapu semua yang ada di dalam villa itu tapi tak ku lihat keberadaan Yeol ,Sean meninggaklan ku di ruangan tengah sendirian dia pergi entah ke mana tanpa ku sadari .
"Kau sudah sampai "
Seseorang memeluk ku dari belakang ,suara itu ,aroma tubuh nya tentu saja aku sangat mengenal nya .Ku berbalik dan mendapati Yeol tersenyum ,aku pandangi dia sesaat ,senyum itu menyimpan luka .Rasa sesak di hati perlahan mulai mencair aku balas memeluk nya erat .Aku menangis di pelukan nya ,kenapa dia harus menghilang tanpa kabar membuat khawatir saja .
"Kenapa kau tak menghubungi ku ,apa yang sebenarnya terjadi ?"
Dia menatapku cukup lama ,mengusap air mata di pipiku .
"Maaf membuatmu khawatir ,aku melempar ponselku sampai hancur saat Sandra datang dan memintaku bertanggung jawab atas kehamilan nya .Aku terlalu marah karna itu bukan salah ku "
Hati ku sangat lega mendengar perkataan itu keluar dari mulutnya secara langsung .
"Kau tidak apa-apa ,kau sudah makan? "
"Aku tak apa-apa ,apa kau tak membenci ku "
"Aku tau kau tak mungkin seperti itu ,aku 100 persen yakin kau tak akan begitu "
"Terimaksih "
Dia kembali memeluk ku ,bahkan kini ku dengar isak nya ,Yeol menangis .Masalah ini sangat berat untuk nya ,jika aku tak segera mendapat bukti untuk menyangkal tuduhan itu ,hidup dan karir Yeol akan segera berakhir .
"Jangan khawatir aku akan membantu sebisa ku "
"Semuanya sudah berakhir Han ,hanya ada dua pilihan sekarang ,karirku hancur berantakan atau memilih menikahi wanita itu "
"Aku tak akan membiarkan mu menikahi rubah itu "
"Aku tak akan melakukan itu "
Setelah pelukan yang penuh air mata itu ,kita baru sadar sedang menjadi pusat perhatian ,Sean dan member ERI lain nya sedang menonton adegan tadi ,begitu sadar aku jadi malu sendiri .
__ADS_1