
Sudah lama sekali tak datang ke tempat ini ,tempat teduh yang menjadi awal aku menemukan tujun hidup ,di tepi sungai Han yang kini sudah di bangun ulang menjadi lebih moderen .Di sebrang jalan pinggir sungai itu adalah bangunan sekolah ku dulu ,tak banyak kenangan di sana aku dulu hanya seorang kutu buku yang tau belajar saja ,sampai akhirnya Hyun memperkenalkan ku pada dunia yang penuh warna dengan musik .
"Kau sudah sampai ?,maaf membuat mu menunggu "
"Tidak ,aku sengaja datang lebih awal "
Hyun mengajak ku ke sini ,bukan untuk berkunjung ke sekolah lama ku ,tapi warung makan yang tak jauh dari tempat ini tujuan kita.
"Ayo kita ke sana "
Pohon Mapel di pinggir sungai sepanjang jalan menuju tempat makan itu sudah mulai berubah merah daunnya ,sangat indah bagian ini tak berubah sama sekali ,ku ulurkan tangan membiarkan daun mapel itu jatuh ke telapak tangan ku .
"Indah nya "
Selembar daun mepel merah itu ku selipkan di antara lembaran buku catatan yang selalu ku simpan di dalam tas .
...
...
"Kau belum berubah ,sama seperti tempat ini ,hanya luar nya saja yang tampak lebih indah tapi kenangan indah nya masih tergambar jelas di hati "
"Benar ,aku ingat kau selalu bernyanyi di sana dan aku mengiringinya dengan gitar atau biola "
Ada bangku di bawah pohon Kesemek samping warung makan itu dan itu tempat favorit kita .Suara Hyun sangat indah jadi aku senang menemaninya berlatih untuk audisi .
"Kau ingat, saat itu aku ikut sebuah audisi, bukan nya lolos audisi itu, malah banyak staf dari agensi besar mengincar mu ,padahal kau hanya mengantar ku saat itu "
"Dari sana aku akhirnya punya mimpi "
"Musisi "
"Iya "
Suasana teduh dan tenang ,membuat kita terhanyut dalam kenangan masa lalu. Kita berjalan beriringan hingga tak terasa sudah sampai di warung itu .
"Lalu sekarang ,apa kau akan kembali ke atas panggung hiburan "
"Aku sedang mempersiapkan nya "
"Aku akan sangat menatikan nya "
Rasa pasakan di sini juga tak berubah ,aku paling suka sosis asam manis pedas nya sedangkan Hyun tteokbokki dan kimbap ,kita memesan itu masing-masing satu porsi, lucu memang datang jauh-jauh ke sini hanya untuk makan makanan yang bisa kita di temukan di mana saja ,mungkin karna tempat nya yang berbeda rasanya juga terasa sangat lezat .
Hyun mengambil satu sosis dari piring ku ,dia memakan dengan cepat makanan nya .
"Jangan makan punya ku "
__ADS_1
"Wahh sosis nya enak ,harusnya aku pesan itu tadi "
"Kenapa tak pesan lagi ?"
"Aku sudah sangat kenyang "
Hyun baru saja selesai comeback solo pertama nya ,dia berjanji padaku akan mentraktir makan di sini setelah masa promosi nya selesai, karna setelah itu dia punya waktu senggang untuk mengajakku jalan-jalan .Sebenarnya hari itu sangat buruk buat ku ,pagi itu ku lihat Yeol pergi dengan Sandra mereka akan liburan ke pulau Jeju berdua ,hatiku sakit melihatnya dan di saat yang tepat Hyun mengajak ku, ini sedikit membuat ku terhibur .
"Terimaksih "
"Untuk ?"
"Telah mengajak ku ke sini "
"Ku tau kau akan sedih hari ini ,kau jatuh cinta pada orang yang salah "
"Tidak aku tak jatuh cinta pada orang yang salah .Dia pria baik hati dan tulus dia bukan pria yang suka mempermainkan wanita .Yang salah itu jika aku mencoba menghancurkan hubungan mereka dan di sini hanya aku yang menyukai nya "
Kita sudahi acara makan nya ,aku mengikuti Hyun yang akan membayar di kasir .
"Apa aku tak menarik lagi di mata mu ?"
"Hahhhhh ,jangan bercanda "
"Dulu kita sedekat itu ,apa kau tak pernah menyukai ku "
Aku tak tau harus menjawab apa ,tentu saja dulu aku menyukai nya,tapi bukan suka karena cinta .Mobil Hyun di parkir tak jauh dari tempat kita bertemu tadi, kita kembali berjalan ke sana.
"Dulu aku terbiasa bersama mu ,kau teman ku satu-satu nya ,ku pikir saat itu yang ku rasa adalah cinta tapi saat kau bersama Ross aku sadar aku hanya kehilangan sosok teman terbaik ku bukan hati ku .Jika saat itu aku juga kehilangan cinta ku, mungkin aku tak akan ada hari ini "
"Hehe rasakan "
Saat itu beban tentang Hyun di hatiku menguap begitu saja ,kita tak bisa lebih dari sekedar teman dan akan selalu seprti itu .Hyun mengantar ku pulang dia sendiri yang mengemudi .
Selama perjalanan pikiran ku hanyut memikirkan Yeol ,sedang apa dia sekarang ,apa yang dia lakukan bersama wanita itu ,apa mereka sedang,,?. Akh tidak mungkin kan Yeol begitu, tapi mereka sepasang sekasih bisa saja itu terjadi .Aku sangat kesal hanya dengan memikirkan nya apa mencintai kekasih orang se menyakitkan ini .
Aku ingin berhenti menyukai nya,tapi perasaan tak bisa di kendalikan semau ku ,kenapa dari sekian banyak laki-laki hatiku jatuh pada Yeol ,ini sangat menyebalkan .
"Jangan terus membenturkan kepalamu pada kaca mobil bisa-bisa kepala mu berdarah "
Ahh tanpa sadar aku melakukan nya ,mungkin karna terlalu kesal dengan pikiran ku sendiri jadinya begini .
"Kau memikirkan apa ,Yeol lagi ?"
"Tidak "
"Lalu ,kenapa begitu ,kau terlihat kesal sekali "
"Aku memikirkan pekerjaan ku di Jepang lusa aku harus ke sana "
Apa dia tau aku berbohong ,ku harap tidak .
__ADS_1
"Oh iya kau kerja denga siapa di sana ,dan pekerjaan seperti apa yang kau lakukan ?"
"Aku membantu Kake ku "
"Kake yang membenci mu ,bagai mana bisa? "
"Dia tak membenci ku dia hanya terluka oleh Ayah ku yang meninggalkan nya demi ibu ku yang mata duitan "
"Aku selalu khawatir saat tau kau ke Jepang ,syukurlah karna kau bersama Kake mu "
Bau menyengat cabai langsung menyerang hidung ku begitu masuk ke dalam rumah ,ada yang sedang memasak pasta cabai pedas di dapur ,bahkan aku sampai batuk beberapa kali ,ku dekati area dapur sambil terus menutup hidung, ku lihat Ruby dan Zoy sedang memasak .Jangan kan memasak menyentuh wajan saja mereka tak pernah ,apa yang sedang mereka lakukan sekarang ?.
"Ahhh untung lah kaka datang "
Zoy langsung menghanpiri ku ,wajahnya sudah merah sekali .Ku lihat isi wajan bermaksud ingin tau apa yang mereka masak ,ada banyak ceker ayam dengan warna merah menyala yang tak wajar .
"Kalian masak apa ?"
"Aku lapar sekali Han dan ingin makan ceker pedas kita berusaha memasak nya sendiri tapi kenapa jadi begini "
Ruby juga tak jauh beda dengan Zoy ,dia yang sedang mengaduk-ngaduk isi wajan itu .
"Akhh kalian ,sini biar aku bantu "
Wajan yang berisi ceker neraka itu ku angkat, lalu ku cuci kembali semua ceker itu sampai bersih ,memasaknya kembali dengan bumbu normal dan sewajarnya ,ku lirik mereka yang sedang cengengesan karna merasa malu telah gagal memasak .
"Padahal aku melihat video tutorial nya tadi "
Bela Ruby untuk menutup rasa malu nya .
"Tidak apa-apa jika kalian tak mencoba kalian tak akan bisa sampai kapan pun "
Jadilah ceker pedas yang rasanya tak kalah enak dari warung-warung makan populer ,mereka mengajak ku makan di bangku kebun belakang .
"Ini baru ceker "
Senyum Zoy puas dengan pasakan ku .
"Ini memang ceker Zoy bukan paha "
Ruby kesal karna merasa telah gagal di percobaan pertama nya .
Aku tak ikut memakan nya karna sudah makan saat bersama Hyun tadi ,yang ku lakukan hanya duduk diam dan melihat mereka makan ,penghuni rumah lain sedang sibuk dengan urusan pribadi mereka masing-masing .
"Aku penasaran kak Yeol sedang apa dengan Sandra hehe pasti mereka "
Zoy menyatukan dua ceker seolah sedang berciuman .Tidak boleh ,jangan begitu, Yeol tak akan begitu kan ?.
"Jangan berpikir mesum Zoy ,biarkan saja mereka kan sepasang kekasih mau melakukan apapun juga "
"Benar aku hanya penasaran saja ,apa mereka tidur satu kamar ,wahhhh apa mereka akan .."
__ADS_1
"Tidak boleh mereka belum menikah !! "
Hahhhhh tunggu .Apa yang ku katakan barusan ,bodoh nya aku mengatakan itu karna terlalu kesal .Zoy dan Ruby langsung menatap ku karna tiba-tiba berkata seperti itu dengan suara keras .