Love-ing You

Love-ing You
Senyum mu


__ADS_3


Pada akhirnya kebenaran selalu terungkap ,entah itu butuh waktu lama atau sebentar tak perduli seberapa keraspun kita menyangkal ,hal benar itu selalu muncul sendirinya .Seperti sekarang aku hampir tak perduli dengan masalah itu ,mencoba sebaik mungkin menjalani hari ku meski berat ,melewati hari dengan terus mendengar cacian orang yang jelas omong kosong semata .


Sana anggota termuda di grup flawers keluar dari grup dengan cara yang hampir mirip dengan ku ,dia sebenarnya sama saja dengan mereka yang dulu menyakiti ku ,aku masih ingat bagai mana perlakuan nya padaku ,dan setelah aku pergi dari grup terkutuk itu ku yakin dia lah yang menjadi anggota yang di budak kan ,itu karna dia yang paling muda dan cantik sudah pasti mereka tak menyukai nya .


"Hana ,bagai mana ini ? "


Aku sedang di ruang kerja mengevaluasi nilai mingguan semua trainee di agensi ku ,dan Jimi datang dengan mimik muka bingung .


"Ada apa ,apa ada yang cidera lagi ?"


"Ada Sana di lobi "


Sudah ku duga dia pasti akan mendatangi ku ,mau apa kali ini apa dia ingin membuat sekutu untuk melawan mereka .


"Dia memohon ingin bertemu dengan mu ,aku sudah menolak nya tapi dia tetap kekeh dan diam di luar "


"Suruh dia masuk "


"Kau yakin ?"


"Tidak apa-apa "


Setelah itu Jimi keluar lalu beberapa saat kemudian dia masuk kembali bersama Sana .Dia tidak banyak berubah aku selalu ingat wajah mereka mantan anggota grup ku ,Sana berjalan ke arah ku kemudian duduk di sofa depan ku ,dia tersenyum canggung ekspresi apa yang harus ku tunjukan padanya aku tak bisa berekting .Ku bangkit dari kursi kerja dan berjalan mendekati sofa di tengah ruangan lalu duduk di sofa depan nya .


"Apa kabar kak ?"


"Baik "


"Kaka tak banyak berubah ,kau selalu cantik seperti dulu meskipun masih terlihat dingin"


Saat itu entah kenapa dadaku sesak kembali ,semua kejadian di masa lalu seolah berputar kembali di kepala ,rasa sakit itu kembali menyerang ku .


"Mungkin ini karma untuk ku ,dulu aku begitu jahat pada mu dan setelah Kaka pergi mereka mulai menyiksa ku sama seperti yang mereka lakukan pada mu "


"Lalu kenapa kau datang pada ku "


Dia menyeka air mata yang mengalir di pipi nya ,lalu berjalan ke arah ku dan berlutut tepat di depan ku .


"Apa yang kau lakukan ? "


"Maafkan aku ,ku tau ini terlambat aku tau kau lebih menderita dari pada ku sekarang maafkan aku kak "


Dia menangis sambil menutup wajahnya dengan kedua telapak tangan ,aku tak  merasakan apapun tak ada rasa kasihan atau sedih di hati ku .


"Aku hampir mati ,perbuatan kalian sudah membunuh ku sekali ,mengubur duniaku ,aku bukan orang baik yang akan dengan mudah memaafkan mu ,sebaiknya kau pulang sekarang "


"Kaka "


"Pulang lah ,aku tak bisa membantu mu "


Setelah itu aku beranjak dari sofa lalu berjalan keluar ruangan meninggalkan Sana yang masih berlutut , aku masih mendengar tangisan nya ,tangan ku bergetar hebat ku berlari ke dalam toilet meminum obat ku di sana ,bahkan perbuatan mereka masih membuat ku menderita sampai saat ini ,dengan tak memaafkan perbuatan nya begitulah caraku menghukum nya ,dia harus tau bagai mana menakutkan nya manusia ,bagai mana perbuatan mereka lebih menyakitkan dari pada racun sekalipun ,aku bertahun-tahun berjuang melawan rasa sakit akibat perbuatan mereka ,sampai detik ini pun aku masih berjuang melawan diriku sendiri yang lemah ,aku tak ingin menyerah dan membuat senang orang yang membenci ku .

__ADS_1


*** ***


Pukul 10:30 malam ,aku baru sampai rumah pekerjaan ku di kantor menjadi berantakan gara-gara Sana datang ,setelah naik bus terakhir aku berjalan dari depan halte komplek perumahan itu ,ku lihat dari depan lampu rumah masih menyala ,seperti bisa mereka belum tidur .


"Selamat malam "


Semua menoleh melihat ku yang baru sampai ,ku lihat mereka sedang memakan pizza ,aku menjadi lapar saat melihat nya ,tapi kemana Yeol apa dia belum pulang .


"Hana sini makan pizza sama-sama"


"Iya "


Senyum ku merekah ku duduk di samping kak Rin kemudian dia memberiku sepotong besar pizza dengan toping potongan daging dan keju .


"Enak kan ,kenapa baru pulang apa pekerjaan mu banyak "


"Enak ,hari ini ada masalah yang muncul tak terduga jadi aku terlamba pulang "


Mereka sudah tau aku selalu pulang tepat pukul 08;00 malam ,Zoy yang duduk tak jauh dari ku segera bangkit lalu membisikan sesewatu ke telinga .


"Kaka tau pizza ini dari pacar nya kak Yeol ,dia tadi datang menjemput kak Yeol sambil membawa 3 kotak besar pizza "


"Uhukkkk uhukkk "


Aku sampai terbatuk saking terkejut nya .Zoy segera memberiku segelas air .


"Dia punya pacar ?"


"Kaka tak tau ,ya tuhan. Benar juga kaka tak punya media sosial ,mereka sudah lama berpacaran kurang lebih satu tahun ,namanya Sandra dia anggota grup flix yang terkenal itu ,bahkan fans mereka merestui nya hebat kan "


Pikiran ku seketika kosong rasa lapar itu langsung hilang seketika ,ku taruh lagi pizza itu ke dalam kotak nya .Perasaan aneh itu menyesakan hati ku ,ini bukan rasa sakit yang biasa ,rasa ini asing dan membuat ku lebih tak nyaman ,hatiku panas dan sesak meskipun aku meminum obat rasa itu tak hilang .


"Mereka sedang pergi ke pesta ,buat iri saja kan "


Dia sudah punya kekasih fakta itu sangat membuat ku terkejut ,bagai mana bisa aku tak tau ,bagai mana bisa aku tertarik pada pria yang sudah punya kekasih .Satu per satu penghuni rumah beranjak dan pergi ke kamar masing-masing ,aku pun sama setelah mandi dan berganti pakaian aku membaringkan tubuhku di atas kasur kak Rin sudah lebih dulu tidur . Sampai lewat tengah malam aku masih terjaga banyak hal mengejutkan hari ini ,anehnya aku lebih terkejut mendengar Yeol punya kekasih dari pada Sana yang datang ke gedung agensi siang tadi ,apa yang terjadi pada ku ,apa penyakit mental ku semakin parah ?.


Aku tak nafsu makan tapi perutku butuh sesuatu untuk di cerna ,sedari pagi hanya sepotong sandwich yang masuk ke perut ku dan tadi segigit pizza tambahan nya ,perut ku keroncongan dan sedikit sakit dengan terpaksa ku bangkit dan berjalan menuju dapur .Saat berjalan menuruni tangga ku dengar suara mobil berhenti tepat di depan rumah ,karna rumah ini memiliki banyak jendela kaca aku bisa melihat mereka yang turun dari mobil mewah itu .


"Yeol ?"


Benar itu dia ,dan seorang wanita yang pasti bernama Sandra ,dia sangat cantik dan anggun dengan gaun merah mewah ,dia mengantar Yeol sampai depan gerbang ,hatiku bertambah sesak apalagi saat dia mengecup singkat bibir tipis Yeol .Marah ,aku sangat marah tapi apa hak ku ,ku bergegas pergi ke dapur mengambil sebuah pisang dan satu gelas air hangat jangan sampai dia tau aku masih bangun ,tapi sial nya .


"Hana ?"


"Ya tuhan !!!"


"Hehe kau selalu kaget ketika ku panggil "


Aku marah padanya tanpa tau sebab ,aku sangat benci melihat adegan tadi .Tapi saat melihat senyum nya entah kenapa rasa marah itu seketika mereda ,ada apa dengan ku .


"Kenapa belum tidur ?"


"Aku mau ambil air "

__ADS_1


Lebih baik aku segera kembali ke kamar ,bisa gila lama-lama dekat dengan nya .


"Hana "


Apa lagi ,kenapa tiba-tiba dia menarik tangan ku .


"Apa ?"


"Aku lapar buatkan aku ramyeon "


"Bukan kah kau habis dari pesta "


"Aku tak suka makanan pesta tolong buatkan ya please  "


Ternyata Yeol membawa sesewatu di tangan nya ,dia kemudian mengangkat nya dengan senyum khas nya yang sangat manis di mata ku .


"Aku beli banyak sosis , aku tau kau suka itu "


Dan lagi aku tak bisa menolak nya ,bagai mana bisa ada manusia semanis dia ,seketika aku lupa dengan sebab marah ku pada nya seketika aku kembali bahagia saat bersama nya ,perasaan ini curang karna hanya aku yang terus mencintai nya tanpa balasan .


Ku goreng sosis yang telah di potong-potong bersama bawang bombai ,lalu ku masukan mie instan ke dalam air yang sudah mendidih ,Yeol membantu ku dengan membalik dan mengaduk-ngaduk sosis itu di penggorengan agar tak gosong ,ini jam satu malam mungkin hanya kita orang gila yang masak se larut ini .


"Hana apa ini sudah matang ?"


Ku lirik sekilas wajan di depan nya .


"Iya sudah ,masukan ke sini "


Tanpa bertanya lagi Yeol memasukan sosis gorng itu ke dalam ramyeon yang juga telah matang .Kita hanya berdua makan ramyeon sosis kesukaan ku ,Yeol sangat lahap dia memakan hampir semua mie dalam panci itu ,aku hanya beberapa suap saja .


"Kenapa bisa seenak ini ,apa karna sosis nya ?"


"Karna aku yang buat "


"Hahaha benar ,pasakan mu selalu enak ,kenapa kau sangat lucu ,bicara seperti itu dengan ekspresi datar mu "


"Lucu ,aku lucu ?"


"Iya begini .Karna aku yang buat ,hahaha lucu sekali "


Dia mengulangi ucapan ku dan membuat ekspresi yang menggelikan apa aku seperti itu atau dia melebih-lebihkan .


"Aku tak seperti itu ,itu sangat konyol "


"Saat Jespher kemarin bilang menyukai mu kau hanya bilang .Jangan menyukai ku , haha"


Dia Kembali membuat ekspresi aneh untuk meniruku .


"Aku tak seperti itu "


"Kau begitu Hana ,hahaha menggemaskan "


Aku hanya diam dan menatap nya ,melihat dia sebahagia itu membuat ku senang dan melupakan kejadian menyakitkan hari ini .

__ADS_1



__ADS_2