
Musik adalah hidup ku ,darah Ayah yang sangat mencintai musik juga mengalir di tubuh ku .Saat memutuskan untuk mengejar impian sebagai seorang musisi ,aku tau jalan yang akan di lalui tak mungkin mulus ,ku relakan beasiswa sekolah kedokteran demi mengejar mimpi itu, Ibu langsung menentang nya bahkan dia tak ragu mengusir ku dari rumah .Sampai detik ini aku tak pernah menyesal sedikit pun ,takdir yang ku jalani adalah pilihan ku sendiri .Jatuh bangun hingga hampir menyerah ,semua tidaklah mudah ,aku ingin bersama musik sampai mati nanti .Yeol juga begitu dia sama gila nya dengan ku ,kita berdua adalah pecinta musik, bahkan kini Yeol punya studio dan tim nya sendiri aku yakin dia akan jadi orang yang lebih hebat dari saat ini .
Musim dingin di Jepang tak jauh beda dengan Korea ,mungkin hanya suasana nya saja yang membedakan kedua negara tersebut. Budaya tradisional Jepang masih melekat dan hampir menyatu dengan jaman moderen yang serba canggih ,perpaduan yang indah itu membuat suasana semakin terasa romantis dan melankolis .
Malam itu sekitar pukul 08:00 waktu Jepang ,aku berangkat menemui Yeol dia kini menunggu ku di pusat kota Tokyo ,entah kenapa dari sekian banyak lokasi dia memilih tempat yang ramai .
Harajuku street terkenal dengan toko-toko yang menjual berbagai macam barang aksesoris di sana adalah tempat yang selalu ramai di kunjungi baik hari biasa maupun libur. Bukan hanya warga lokal yang memenuhi tempat tersebut para wisatawan cenderung lebih banyak terlihat di sana. Apa tidak akan menjadi masalah jika kita bertemu di tempat seramai itu,bagai mana jika ada orang yang melihat dan mengenali kita? .
"Di mana tempat nya ?"
"Kata nya di depan toko One Piece yang paling besar itu "
Jimi mengantar ku sekalian pulang kembali ke Korea ,sesampainya di sana dia langsung mencari taksi untuk ke bandara .Terlalu banyak orang di sana ,bagai mana cara ku menemukan Yeol ,ku coba telpon dia beberapa kali tapi tak di angkat ,aku mulai khawatir takut dia tersesat .
"Kon'nichiwa oyasumi Hana san" ( Hallo selamat malam nona Hana )
Ketika ku coba menghibungi Yeol kembali ,dari arah belakang ada seseorang yang mengenal ku ,suaranya tak asing untuk ku .
...
...
"Ahhh Yeol menggetkan saja "
"Hahaha maaf ,apa susah mencari ku ?"
"Susah sekali banyak orang di sini "
Aku rindu sekali padanya ,ingin sekali ku peluk dia tapi aku tak seberani itu dan juga banyak orang di sini .Dia tersenyum hangat pada ku betapa tampan nya ,ahh aku rindu sekali .
"Semakin banyak orang semakin orang tak memperhatikan kita ,dan juga aku ingin sekali ke sini "
"Kalau begitu aku akan mengajak mu untuk tur singkat malam ini "
"Benarkah ,asik "
Mobil ku tak jauh terparkir dari tempat aku menemukan Yeol ,kita memilih berjalan-jalan di sekitar Harajuku street ,jujur aku masih takut kalau ada orang yang mengenali kita jadi ku gunakan topi dan masker ,Yeol berjalan di belakang ku ,tangan besar nya ku seret dengan berjalan sedikit menengok ke kanan ke kiri .
"Hana orang akan semakin curiga jika kau seperti itu "
Dia lantas menarik tangan ku lalu merangkul tubuh ku. Jadilah aku berjalan kikuk di samping nya ,malam itu sangat dingin jadi berjalan di rangkul oleh nya membuat tubuh ku lebih hangat .
"Ahh iya maaf ,aku turut berduka cita. Apa kau baik-baik saja ,aku sangat senang bertemu dengan mu sampai lupa masalah ini "
"Tidak apa-apa ,aku juga hampir melupakan masalah ini karna terlalu senang bertemu dengan mu "
Yeol langsung menarik ku ke dalam dekapan nya ,aroma maskulin tubuh nya sangat candu buat ku .
"Sekarang ada aku ,jangan sedih lagi "
Ku angguki ucapan nya ,hanya bersama dengan nya masalah apapun seakan mudah bagi ku .Salju mulai turun malam itu tapi Yeol masih ingin berkeliling di sana ,membeli beberapa pernak-pernik aksesoris kesukaan nya .
...
...
"Yeol apa kau tidak lapar ,sebaiknya kita makan dulu "
"Iya aku lapar "
"Mau makan apa aku teraktir "
__ADS_1
Dia hanya minum coklat panas yang tadi kita beli .
"Aku rindu pasakan mu "
"Hmmm tak ingin makan makanan Jepang di sekitar sini ?"
"Tidak aku ingin pasakan mu "
"Berarti kau harus ke rumah Kake ku "
Yeol menatap ku dengan sedikit terkejut.
"Bolehkah ,ada siapa di sana ,tidak apa-apa aku kesana ?"
"Tentu saja boleh memang nya kau mau menginap di mana malam ini ,aku tak akan membiarkan mu tidur di hotel sendirian "
"Kenapa apa kau masih merindukan ku ?"
"Apa kau tidak ?"
Lagi-lagi dia menarik ku ke dalam pelukan nya melepas topi yang ku kenakan lalu mencium pucuk kepalaku lama .
"Aku rindu sekali ,aku hanya takut tak bisa mengontrol diriku ,bisa saja malam ini terjadi sesuatu "
Kalimat terakhir itu dia bisikan tepat di telinga ku ,jujur saat itu tubuhku langsung menggigil ,aku tau Yeol hanya menggoda ku tapi tetap saja itu membuat jantung ku berdetak tak karuan .
"Apa maksud mu jangan ngaco ya ,di rumah Kake ku ada beberapa kamar wwwlleeeeee "
Sekuat tenaga ku lari menjauh sembari menjulurkan lidahku untuk meledek nya .
"Heyy awas ya aku tak akan melepaskan mu begitu tertangkap "
Jadilah kejar-kejaran itu di mulai ,hingga tak terasa sudah hampir tengah malam. Kita kembali ke tempat awal ,mobil ku terparkir di sana ,ini cukup melelahkan Yeol membawa mobil ku kita akhirnya pulang setelah puas bermain .
"Ini ke mana lagi jalan nya ?"
Ku tekan remot kontrol agar pagar di depan mobil terbuka ,ku lihat Yeol yang tampak terkejut melihat rumah Kake .Beberapa penjaga di depan gerbang utama menyambut kedatangan kita,dengan mata yang masih melotot Yeol terkejut kembali .
"Ini rumah mu ?"
"Bukan ini rumah Kake ku, ayo masuk di luar dingin. Aku akan masak makanan yang enak untuk mu "
"Ahh baiklah "
Yeol masih terpaku melihat rumah Kake ,matanya menyapu semua sudut rumah dengan tatapan terpana .Rumah Kake terbilang sangat mewah dengan gaya moderen dan tradisional khas Jepang ,bahkan lantai dua dan tiga menggunakan banyak material kayu .
"Ini kamar mu ,ganti baju mu lalu temui aku di dapur "
"Ahhh iya ,wahh Hana rumah ini sangat keren "
Para pelayan sengaja di liburkan karna aku tak enak jika sampai Yeol terganggu dan merasa canggung nanti nya ,hanya ada Miuki yang mungkin sedang di area rumah belakang .Aku pun segera berganti pakaian dan pergi ke dapur menyiapkan bahan untuk memasak ,Yeol sangat suka semur iga ,aku akan masak itu sekarang .
"Nona sedang apa biar saya yang memasak "
"Tidak ,ini untuk tamu sepesial ku jadi aku yang akan masak sendiri "
Tiba-tiba Miuka berbicara pada orang lain, ku berbalik dan mendapati Yeol di sana .
"Konbanwa, watashi wa kono-ka no shimo bedesu " (selamat malam perkenalkan saya pelayan di rumah ini )
Ternyata Yeol sudah turun ,dia sangat tampan dengan baju kimono yang sengaja ku siapkan . Matanya kembali membulat dia tak mengerti apa yang Miuka ucapkan ,lucu sekali .
"Dia Miuka pekerja di rumah ini ,wahh bajunya sangat cocok untuk mu "
"Ahh hallo selamat malam ,iya ini juga hangat "
Kini hanya ada kita ,Miuka sangat pengertian dia langsung tau bahwa Yeol kekasih ku dan dengan sukarela pergi meninggalkan kita berdua .Yeol berdiri si samping ku dia tak membantu ku hanya diam dan terus menatap ku dengan senyuman nya yang manis ,apa yang ada di pikirkan nya sekarang .
__ADS_1
"Kenapa menatap ku ?"
"Kau sangat cantik dengan baju itu "
Aku juga mengenakan kimono moderen seperti nya, ini baju tidur ku di sini .
...
...
"Ini baju tidur ku ,cantik kan aku suka warna nya "
"Kau yang cantik "
"Berhenti menggoda ku dan coba ini "
Ku tiup dulu sebelum Yeol menyuapinya ,dari ekspresinya sudah pasti pasakan ku lezat .Dia memakan semuanya dengan lahap ,hanya melihanya saja aku sudah kenyang .Setelah selesai makan kita duduk di ruang keluarga ,saling bercerita tantang yang terjadi akhir-akhir ini sambil minum segelas wine.Yeol dengan antusias menceritakan acar tadi bersama Sehun ,pertunjukan nya berjalan lancar dan dia terlihat bahagia.
"Kenapa tak mengajak Sehun ? "
"Nanti dia jadi obat nyamuk di antara kita hehe "
Yeol menggeser duduk nya dan sekarang lebih dekat dengan ku ,kita saling tatap dan tanpa ragu ku sandarkan kepala di dada bidang nya ,seminggu terakhir adalah hari paling melelahkan dan juga menyedihkan di hidupku ,mendengar detak jantungnya seperti ini seolah menjadi terapi yang menenagkan .
"Kau wanita yang kuat ,jangan pernah menyerah "
"Terimakasih "
"Apa besok masih sibuk ?"
Sebenarnya besok aku harus pergi ke kantor bertemu beberapa kolega bisnis kake ,tapi mungkin bisa di undur .
"Tidak terlalu ,kau mau ke mana biar ku antar "
"Aku ingin lama di sini tapi jadwal ku tak bisa di undur atau di batalkan "
"Hmmmmm begitu "
"Maaf ,tapi sebelum pulang bolehkah aku berkunjung ke makam Kake mu "
"Kau mau ?,tentu saja boleh "
Entah bagai mana ,malam itu Yeol bisa tidur di kamar ku ,mungkin kita terlalu banyak minum hingga mabuk dan tak sadar tidur bersama. Begitu terbangun aku mendapati dia tengah memeluk ku ,baju ku masih sama baju Yeol juga jadi kita tak melakukan apapun ,syukurlah .
Ku pandangi wajah tidur nya yang sangat menggemaskan ,dia seperti bayi besar ,hidung mancung nya ,mata nya ,alis nya ,dan bibirnya sangat cantik .
Chuuuuppppp
Tiba-tiba dia mengecup bibirku dengan mata yang masih terpejam ,aku terkejut sampai tak bisa berkata apapun .
"Aku mencintai mu "
Ucap nya dengan suara serak ,kemudian dia semakin mempererat pelukan nya .
"Aku juga mencintai mu "
"Sekarang aku sedang dalam kerisis ,aku menahan nya sekuat mungkin "
Dasar mesum ,aku langsung mengerti apa yang dia maksud .
"Kalau begitu lepaskan ahh jangan macam-macam "
__ADS_1
"Hehe tidak akan ,diam lah jangan berontak jika tak mau aku terkam "