Love-ing You

Love-ing You
Mimpi


__ADS_3


Hal yang indah sekaligus menyakitkan itu adalah ,saat aku terbangun tetapi masih tetap dalam mimpi ,semua yang di harapkan seolah terjadi sesuai dengan jalan yang di inginkan ,dengan mudahnya aku lupa kenyataan dan saat tersadar semuanya kembali ke bawah lalu hancur berantakan .


Ada yang indah di mata mu hingga membuat ku tak bisa berpaling ,karna kenyataan itu pahit aku lebih suka bermimpi  sampai sadar dan terus membawa mimpi dalam sadar ku ,jika mustahil memiliki mu biarkan aku dengan puas menjadi milik mu dalam mimpi ku.


Kicauan burung yang sangat asing di telinga membangunkan ku dari mimpi itu ,saat sepenuhnya sadar ku lihat sekeliling tempat tidur ku adalah tenda perkemahan ,aku tidur bersama Zoy dan Ruby ,ini sudah jam 07;00 pagi sepertinya aku orang yang pertama bagun ,ku buka pintu tenda tempat kami tidur ,menghirup udara segar yang jarang ku dapat sebanyak-banyak nya.


"Ahhhh segar sekali "


Setelah cuci muka dan gosok gigi ku putuskan untuk memulai hari ini dengan memasak nasi ,jika di itung-itung ada 20 orang di sana termasuk kru dan menejer artis .


"Apa 3 kg beras cukup ,coba saja dulu "


Lucu memang hanya ada aku di sana dan melakukan monolog sendiri .Setelah di cuci ku masukan beras itu ke dalam rice cooker yang ukuran nya paling besar .


"Apa yang sedang kau lakukan kak ?"


Dengan mengucek matanya Maxx datang menghampiri ku ,sepertinya dia baru saja bangun rambut nya saja masih acak-acakan ,dia anggota termuda sama seperti Zoy ,dia aktor yang sedang naik daun belakangan ini .


"Kau sudah bangun ,aku akan memasak "


"Biar ku bantu apa yang harus ku lakukan ?"


"Cuci wajahmu dan gosok gigimu terlebih dulu "


"Hehe baiklah "


Banyak sisa daging yang di simpan di prizer area kemping ,ku suruh Maxx memotong nya kecil-kecil untuk di buat sup bersama rumput laut ,ada telur juga dan ikan, cukup untuk sarapan kami semua pagi ini .


"Kak apa sebesar ini "


"Jangan terlalu kecil buat menjadi bentuk dadu "


"Ok "


Satu persatu penghuni lain terbangun karna mencium bau masakan ,beberpa kru juga sudah bangun dan langsung merekam acara masak Maxx dengan ku .Meski pendiam Maxx ternyata sangat perhatian dia tau semua kebiasaan ku saat memasak ,dia juga bercerita awalnya takut pada ku karna terlihat dingin dan jutek.


"Tapi sekarang tidak ,kak Hana bukan dingin hanya saja pemalu seperti ku ,aku tau kaka orang baik , saat aku sakit kaka datang ke kamar ku dan membuatkan ku bubur ,ibu ku menonton dan berterimakasih sekali "


"Benarkah ,aku sangat terharu "


"Oh iya kak ,maaf sebelum nya"


Maxx lebih mendekat pada ku kemudian membisikan sesewatu ,katanya dia ingin bicara 4 mata dengan ku ,ada-ada saja anak ini .Ku anggukan kepala sebagai tanda setuju ,entah hal apa yang ingin dia katakan .


"Kau buat apa ?"


"Ya Tuhan Yeol ,mengangetkan saja "


Pengganggu datang Yeol langsung menerobos tempat di antara aku dan Maxx ,dengan cengir khas nya dia menyendok sup panas yang baru matang .


"Ahh panas "


"Tiup dulu itu baru matang Yeol "

__ADS_1


"Duhhh lidah ku "


"Dasarrr "


Maxx tertawa melihat tingkah Yeol yang seperti anak kecil ,ku beri dia segelas air dingin untuk meringankan perih lidah nya yang terbakar .Kami telah selesai masak kak Rin mengatur meja dan Ruby mengisi masing-masing mangkuk dengan nasi ,bahkan kru dan menejer pun ikut makan pagi ini karna aku sengaja masak banyak .


"Terimakasih Hana "


PD duduk di sebelah ku dia tampak nya sudah sangat kepalaran karna makan dengan lahap nya .


"Hana kau belajar masak di mana ,semenjak aku tinggal di rumah bersama gizi ku di perbaiki "


"Benar yang di katakan Jespher ,masakan mu selalu enak trimakasih Hana "


Ucapan kak Bin membuat ku tersipu ,hal wajib yang harus dapat ku kerjakan adalah memasak ,setelah memutuskan keluar dari rumah ibu aku teribiasa hidup sendiri dan mulai belajar memasak ,apalagi saat berita buruk tentang ku menyebar ,aku sudah tak nyaman lagi makan di restauran .Setelah selesai makan sesuai janji aku bertemu dengan Maxx di taman yang tak jauh dari area kemping ,dia sudah menunggu ku sambil duduk dan memberi makan ikan di kolam .


"Kak Hana "


Dia tampak gelisah dan gugup untuk memulai pembicaraan ,aku tak bisa menebak hal apa yang akan dia ucapkan .


"Maaf sebelumnya aku menyita waktu berharga milik kaka "


"Tidak apa-apa Maxx ,bicara lah "


"Kaka tau Kim min sok ,salah satu artis di agensi milik kaka ?"


"Ahh Min sok ,tentu saja kenapa dengan dia ?"


"Aku dan Min sok bersahabat sejak kecil bahkan kita punya mimpi yang sama sebagai penyanyi ,tapi sayang nya kita di pisahkan karna agensi yang berbeda .Aku ingin bernyanyi bukan sekedar menjadi aktor tapi agensi ku melarang dan tak memdukung keinginan ku ,kontrak ku dengan agensi akan berakhir bulan ini,mereka menginginkan ku untuk tetap bersama mereka tapi aku tak bisa .Apa aku bisa bergabung bersama agensi kaka aku ingin mewujudkan mimpi ku di sana "


"Maxx kau tau agensi ku masih sangat kecil dan berkembang ,apa kau tak sayang dengan karir mu ?"


"Min sok selalu membuat ku iri dengan cerita nya ,dia selalu memuji mu dan semua artis di sana ,kalian baik dan seperti keluarga aku ingin bergabung dengan agensi seperi itu "


"Baiklah ,setelah acara ini ,kau datang lah ke gedung agensi ku coba lihat dan tilai sendiri aku takut kau menyesal nanti nya "


"Baiklah tapi jika aku tetap ingin kaka harus menyambut ku "


"Pasti dengan senang hati "


Apakah ini rasanya ,senang karna di akui selama ini ku pikir mereka tak pernah memperhatikan ku ,aku terharu mengetahi bahwa artis di agensi ku merasa nyaman dan bahagia ,bahkan aktor sekelas Maxx memohon untuk bergabung dengan agensi ku ,dia tersenyum ceria mendengar tanggapan ku ,tanpa sadar senyum ku pun mengembang aku bahagia .


GUBRAKKKKKK


...



...


"Ku bilang jangan dorong ,kita jadi ketahuan "


Apa yang mereka lakukan ,bersembunyi dan menguping pembicaraan ku dan Maxx ,aku langsung berdiri bersama Maxx saking kaget nya ,dua orang itu Jespher dan Yeol tersenyum kikuk karna ketahuan .


"Sedang apa kalian "

__ADS_1


"Hallo Maxx kita sedang melihat burung dan tak sengaja jatuh "


Jespher menyikut lengan Yeol kemudian mengangguk ,untuk menyamakan alasan mereka .


"Akhh benar ,burung nya banyak sekali "


Yeol menggaruk tengkuk nya ,dia gugup telinganya juga sangat merah dia pasti malu .Sudah jelas mereka menguping ,aku pura-pura tak memperdulikan nya kemudian berpaling dan berjalan pergi dari sana ,Yeol mengikuti ku dari belakang kemudian merangkul pundak ku dengan santai nya ,dia tak tau bagai mana hati ku yang saat itu mulai tak karuan .


"Apa yang kalian bicarakan ,apa Maxx menyatakan perasaan nya pada mu "


"Kenapa bertanya kalian kan tadi menguping pembicaraan kami dari sana "


"Tapi tak terdengar apa-apa "


"Rahasia perusahaan "


"Ahhh jadi masalah pekerjaan ,bukan perasaan "


Langkah ku terhenti ,ku berbalik lalu menatap nya .


"Kalau tentang perasaan bagai mana ?"


Dia diam sejenak kemudian menampilkan senyum khas nya .


"Itu tak mungkin Maxx tak suka wanita yang lebih tua dari nya "


"Aku tua ?"


"Iya "


Dia melirik ku dengan menahan senyum nya .


"Awas kau "


Yeol berlari saat aku hendak memukul punggung nya ,dia tampak cekikikan saking puas nya meledek ku ,percuma saja dengan tubuh tinggi yang menjulang lari nya tak mungkin bisa ku kejar .


Nafas ku hampir habis saking lelahnya mengejar Yeol yang menyebalkan itu ,dengan ter engah-engah ku jongkok di bawah rindang nya bunga taman .


"Sini aku foto ,satu dua tiga cekrekk "



Cengirnya lagi ,dia pasti sedang bahagia sekarang .


"Hana "


Dengan berlalri Jimi datang pada ku ,dan dengan nafas tersenggal-senggal dia memberiku sebuah berita.


"Sana "


"Ada apa lagi dengan nya ?"


"Sana ,dia di temukan tewas bunuh diri di apartemen nya tadi pagi "


Senyum ku hilang seketika ,ku berdiri dengan kedua tangan bergetar hebat ,bagai mana ini kenapa dia melakukan itu .Kabar yang Jimi bawa sudah jelas kabar buruk buat ku.

__ADS_1


__ADS_2