Love-ing You

Love-ing You
Awal bertemu


__ADS_3


Festival bunga musim semi sedang menjadi topik terhangat pagi ini ,seorang jurnalis sedang membawakan berita nya dengan antusias .Mentari baru saja naik dan cuaca di prediksi akan cerah hari ini .Aku sudah bangun tapi malas melakukan apapun hanya berkutat di balik selimut tebal ,sambil memeriksa isi ponselku yang di penuhi notifikasi pesan masuk .Ku dengar seseorang masuk ke dalam kamar ,jelas aku tau siapa dia ,siapa lagi kalau bukan Jimi asisten ku yang menyebalkan .


"Ya tuhaan kau tak mendengarkan ku ,kau belum mengemasi barang mu .Cepat bangun dan kita bicara "


Dia tak pernah membiarkan pagi ku tenang sekali pun .


"Aku tak akan ikut acara itu "


Ku jawab dengan malas sambil terus bertahan di posisi ku ,tempat ternyaman di dunia di atas kasur ku dengan selimut tebal .


"Yakkkkkk"


Jimi menarik paksa selimut yang menyelimuti tubuh ku ,dengan terpaksa aku bangun dan bersiap-siap mendengarkan ocehan nya pagi ini .


"Setidaknya lakukan ini untuk masa depan agensi kita ,kau harus memperbaiki citramu untuk artis kita .Kau harus berani sekarang kau bukan Hana yang dulu kau bisa melawan mereka ,ku mohon kali ini saja "


Setelah kejadian 4 tahun lalu aku mulai membatasi dunia luar dalam hidupku ,beberapa kali ku datangi psikiater mendapat beberapa obat dan perawatan ,aku mengalami gangguan panik ,dunia luar membuat ku takut .


"Kau harus mulai menghadapi semuanya ,jangan terus bersembunyi ,mulai lah lawan mereka "


Apa yang Jimi katakan benar ,aku harus keluar dari penjara yang ku buat sendiri ,mulai menghadapi semuanya secara langsung tapi aku terlalu takut ,bisakah aku melakukan nya .Meskipun dengan ragu ku anggukan kepala dengan lemas tanda setuju .Senyum Jimi mulai merekah dia dengan semangat nya mengambil koper dan mulai memasukan barang-barang ku .Aku tak yakin ini benar tapi setidak nya aku akan mencobanya sekali .


Ini adalah acara reality show yang menyuguhkan kehidupan sehari-hari para selebritis dari berbagai bidang keahlian ,hidup dalam satu rumah bersama selama kuarang lebih empat bulan .Kamera akan menyala selama 24 jam merekam semua aktivitas kami nantinya .Jujur aku tak siap gangguan panik ku bisa saja kambuh kapan pun,aku juga takut mereka tak menerimaku apalagi citra buruk masih melekat dalam diriku .


Setelah semuanya siap Jimi mengantar ku ke rumah itu, kami menempuh jarak kurang lebiha 30 menit dari pusat kota Seoul ke daerah perumahan elit di Gangnam ,selama perjalanan itu aku hanya terdiam kembali sibuk dengan semua pemikiran dan rasa takut di kepala ku .


"Kau sudah bawa obat mu kan ?"

__ADS_1


"Sudah "


"Ingat kau harus tersenyum jangan pasang muka masam seperti ini "


"Iya iya bos ,sebenarnya siapa bos nya di sini ? "


Jimi tersenyum melihat kekesalan ku ,dia lebih berkuasa dari pada aku sekarang ,mungkin ini alasan nya berhenti dari pekerjaan memenejeri grup ku dulu lalu memilih mengikuti ku bahkan sampai ke Jepang ,sepertinya dia ingin berbuat seenaknya pada ku ,apalagi kake ku mendukung nya .


Kita sampai di sana tengah hari ,sepertinya aku orang yang pertama datang .Rumah itu cukup besar dengan dua lantai ,desain nya mewah dengan dinding kaca di mana-mana dan tentunya kamera terpasang di setiap sudut rumah .Aku masuk seorang diri karna Jimi harus segera kembali ke gedung agensi ku mengurus beberapa pekerjaan .Halaman rumah nya luas dengan bangku taman dan ayunan ,ku masukan kunci yang di beri Jimi ke lubang pintu dan terbuka ,ku masuk ke dalam rumah dengan menyeret satu koper dan tas melintang di tubuh .


"Permisi !!"


Benar hanya ada aku di sini ,gantungan kunci yang ku dapat bertulis nomor 4 mungkin itu nomor kamar ku di sini ,ku mulai mencari keberadaan kamar itu di lantai satu tapi tak kutemukan ,lalu aku naik ke lantai dua mataku tak bisa berhenti melihat setiap celah ruangan di rumah besar itu semuanya sangat moderen .


"Ini kamar ku "


Aku harus membuat monolog, bagai mana pun setiap gerak gerik ku di awasi di rumah ini ,kamar ku paling pojok di lantai dua berhadapan dengan kamar nomor 3 .Setelah memastikan kamar yang akan ku tempati ku kembali ke lantai satu untuk mengambil koper yang ku tinggalkan .


Seseorang datang membuka pintu saat ku tiba di sana ,kami hampir bertabrakan ,itu cukup membuat ku terkejut apalagi saat ku tau dia siapa ,seorang idol papan atas terkenal Yeol .Park Yeol dari ERI siapa yang tak kenal dia ,manusia multitalen dengan segudang bakat dan yang pasti dia sangat tampan ,aku semakin terkejut di buat nya hingga tak bisa berkata-kata lagi .


"Ahh maaf membuat mu terkejut ,kamu penghuni di sini juga ?"


Aku hanya mengngangguk menjawab pertanyaan nya,mendadak otak ku tumpul saat itu .Aku memang pernah bertemu dengan nya beberapa kali saat kita masih satu agensi ,tapi itu sudah sangat lama ,apakah dia mengenal ku .


"Perkenalkan aku Yeol dari ERI mohon bantuan nya "


Dia menyodorkan tangan nya pada ku ,sesaat aku hanya diam aku tak biasa dengan orang asing, ini adalah ketakutan ku ,tapi aku harus menghadapinya tak sopan mengabaikan salam orang ,bisa-bisa citraku tambah buruk .Ku balas dan menjabat tangan nya .


"Hallo aku Hana "

__ADS_1


"Hana yang itu..ah maaf  "


Aku tau maksud nya mungkin dia tak enak menyebutku mantan member flawers .


"Iya aku Hana mantan member grup flawers "


Dia terlihat canggung menggaruk kepala nya yang mungkin sama sekali tak gatal .Apa dia takut pada ku ,apa dia akan membenci ku ,apa kesan pertama yang dia lihat dari ku .Pikiran itu terus berputar di kepala ku .


"Maaf tapi aku harus membawa koperku ke kamar "


Lebih baik aku segera pergi dari hadapan nya .


"Biar ku bantu "


Dia mengangkat koper ku ke lantai atas dengan senang hati ,tanpa memperdulikan koper nya sendiri .


"Ahh tak usah ,ini merepotkan mu "


"Tidak apa-apa ,kita harus saling membantu mulai sekarang "


"Kalau begitu aku akan membawa koper mu "


"Hahaha tidak usah "


"Kenapa bukan kah kita harus saling membantu ?"


Kenapa dia tertawa ,bukankah itu kata-katanya barusan .Tapi kemudian dia menjawab dengan tersenyum .Membuat semua kekhawatiran ku tadi menghilang .


"Koperku sangat berat jadi biarkan saja "

__ADS_1


Itu adalah senyuman terhangat yang pernah aku rasakan ,bukan karna sangat cantik tapi ada sesewatu yang asing menjalar di hati ku ,itu senyum tertulus yang pertama kali ku dapat dari orang asing sepertinya .Aku tak tau perasaan apa yang ku rasa saat itu ,sampai akhirnya aku sadar, aku menyukainya bahkan saat pertemuan pertama kita .


__ADS_2