
Setelah Hyun pulang kini aku sendiri ,hari sudah mulai malam aku ingin tetap di studio menenangkan hati dan pikiran berharap semuanya akan tetap baik-baik saja ,kemudian ku coba menyibukan diri dengan tuts piano di depan ku yang terhubung langsung ke monitor ,di saat seperti ini sepertinya hanya musik yang bisa menghibur .Ku tekan tuts piano itu sembarang ,kemudian ku ulangi lagi hingga membentuk sebuah irama yang enak di dengar ,komputer mulai merekam apa yang ku lakukan lalu ,headphone kini terpasang di telinga ,aku mulai serius mengerjakan nya .Suasana nya sangat tenang hanya suara nada-nada sumbang terdengar, tengah ku rangkai agar menjadi satu harmoni merdu ,jemari yang semula menari pelan kini mulai cepat lalu membentuk sebuah kunci-kunci dasar bersuara indah ,aku mulai larut dalam harmoni nya ,ketika sudah fokus tak ada yang bisa mengganggu ku.
"Wahhh menakjubkan "
"AKHHHHH !!, ya Tuhann "
Sekencang mungkin aku berteriak , sejak kapan dia di sini ,bagai mana bisa dia masuk ke ruangan ini .Kedua tangan nya bertumpu pada meja kerja ku ,membuat tubuh ku berada di antara kedua lengan nya lalu kepalanya di sejajarkan dengan ku ,menatap monitor yang ada di hadapan ku .Wajah nya sangat dekat saat ku lirik dari samping .
"Kau tak mengangkat telpon ku "
Kedua tangan ku masih memegang dada ,merasakan detak jantung yang kini mulai tenang kembali ,Yeol datang tiba-tiba entah dari mana .
"Ternyata sedang sibuk sendiri di sini hmmmm"
Melepaskan headphone lalu mulai berbalik melihat nya , ingin sekali aku memeluk nya mencurahkan segala gundah yang tengah ku rasa .Kita masih di posisi itu hanya saja kini aku berbalik menatap nya .
"Ada apa ?"
Tanya nya dengan mata sendu .
"Tidak ada "
Gerppppp .Dia memeluk ku rasanya seperti ada koneksi antara hatiku dengan nya .
"Janga bohong ,aku sudah tau .Maaf "
"Kenapa kau minta maaf "
Aroma tubuhnya entah kenapa membuat ku candu ,sentuhan hangat nya membuat ku lupa dengan semua yang telah terjadi .Seburuk apapun aku di mata mereka ,maaf aku mungkin tak bisa melepasnya .Yeol adalah orang terhangat yang pernah ku temui aku membutuhkan nya .
"Maaf membuat mu dalam situasi sulit,apapun yang mereka katakan tak akan membuat ku berubah .Kau satu-satu nya orang yang ku butuhkan untuk mengisi kekosongan di hati ku "
Ku tenggelamkan kepala di dada bidang nya ,semakin erat memeluk. Tak ada tempat yang paling nyaman selain dekapan nya .
Yeol tau semua itu dari kaka nya ,dia melihat semua kejadian di cafe tadi dan langsung menelpon Yeol. Kaka nya sangat tau bagai manan watak asli Sandra dia tak suka dengan nya ,apalagi dia selalu berhasil mempengarui Eomma mereka untuk tetap mendukung nya bersama Yeol .
"Kau tau aku di sini ?"
"Iya dari Hyun ,kenapa kau malah bersama dia di saat seperti ini .Harusnya kau menghubungi ku "
Dia menunduk dengan muka di tekuk ,maaf Yeol aku hanya tak mau kau tau masalah ini .
"Maaf "
"Hmmmm jangan sembunyikan apapun dari ku lagi ok "
Ku mengangguk ,kini dia menatap ku dengan mata sendu nya lagi ,setelah ini bagai mana dengan hubungan kami .
"Kita hadapi ini bersama ,percayalah pada ku Hana "
__ADS_1
Lagi-lagi aku hanya bisa mengangguk ,aku memilih menggengam tangan nya ,mengikutinya kemana pun dengan rasa percaya yang ku miliki . Hidup adalah harmoni ,dan kita larut di dalam nya membuat sebuah lagu yang indah ,aku percaya ketulusan yang kita miliki akan berjalan baik ,mungkin ini hanya salah satu kerikil kecil yang menghalangi jalan kita ,Yeol menggengam ku kita saling menjaga agar tak jatuh karna kerikil itu .
Malam itu kami habiskan di dalam studio ,Yeol datang tidak dengan tangan kosong dia membawa makanan untuk kita berdua ,setelah makan malam dia membantu ku menyelesaikan lagu yang ku buat .Suara dari petikan senar gitar nya membuat melodi yang menyatu dengan suara piano yang ku buat ,dengan suara berat nya yang lembut dia membuat kombinasi lagu ini sempurna .
"Wahh keren "
"Coba ku dengar "
Yeol mengbil headphone di tangan ku dan mulai mendengar kombinasi suara yang tadi kita buat ,dia tersenyum senang .Kenapa juga dia membuka jaket nya ,padahal ini musim dingin meskipun studio ku cukup hangat karna di pasang pemanas ruangan ,tetapi tetap saja ini musim dingin .
"Yeol ,kau tak dingin ?"
"Tidak aku berlalri datang ke sini "
"Kenapa ?"
"Ku pikir kau sedang menagis setelah kejadian tadi aku khawatir "
Yeol meletakan gitar yang sedang di pegang nya lalu fokus melihat layar komputer milik ku di depan nya .
...
...
"Suatu saat nanti aku akan merealis lagu ini dengan mu "
"Suatu saat nanti "
Waktu yang singkat itu cepat berlalu ,Yeol mengantar ku pulang ,sebenarnya apartemen ku hanya di sebelah gedung agensi tapi Yeol memaksa ingin mengantar ku .
"Di sini "
Kata ku saat kita sampai di depan gedung apartemen.
"Di sini ?,bahkan kita tak perlu naik mobil "
"Kata ku juga dekat "
Sebenarnya Yeol hendak mengambil mobilnya untuk mengantar ku pulang ,padahal sudah ku bilang apartemen ku sangat dekat dari sana .
"Terimakasih untuk hari ini "
"Maaf untuk kejadian tadi ,jangan di pikirkan ,apapun yang mereka katakan takan mempengaruhi hubungan kita "
"Aku percaya pada mu "
Yeol menarik tanan ku lalu membawa tubuh ku dalam dekapan nya lagi ,terimaksih untuk saat yang indah ini .
**
__ADS_1
Satu minggu setelah pertemuan malam itu kita sama-sama sibuk ,Yeol sibuk dengan projek studio nya, aku sibuk dengan urusan perusahaan dan girel grup yang akan segera debut .Siang itu aku baru saja mengecek persiapan mereka yang sedang latiha koreogarafi untuk penampilan debut nanti malam ,dengan membawa dua jinjingan yang berisi makanan mereka sangat antusias melihat kedatangan ku .
"Apa kalian senang dengan kedatangan ku atau makanan ini "
"Tentu saja kita senang karna CEO datang membawa makanan "
Mereka menyerbu makanan yang aku bawa.
"Cih dasar kalian ,latihan yang serius dan tampilkan yang terbaik "
"SIAPP"
Jawab serentak .Mereka adalah girel grup pertama di agensi ku dengan jumlah anggota enam orang ,aku menyeleksi mereka dua tahun lalu mereka berasal dari sekolah seni yang kurang terkenal dan sering di abaikan ,aku melihat banyak potensi besar yang akan tumbuh ,sehingga tanpa ragu meminta mereka untuk bergabung dan menjadi trainee di agensi ku .
"Hana ada Ken di ruangan mu "
"Kapan dia sampai ?,kenapa tak menghubungi ku "
"Baru saja "
Jimi langsung menghampiriku begitu keluar dari ruang latihan ,aku langsung bergegas menemui Ken dia memang sengaja datang karna acara pemindahan pusat perusahaan akan segera di lakukan ,tim yang kami buat sudah mengurus semuanya termasuk gedung dan karyawan ,kantor pusat yang berada di Jepang sekarang menjadi bagian dari cabang dan kantor cabang di Korea kini menjadi kantor pusat perusahaan .
"Hai Ken apa kabar ?"
"Wahh CEO kenapa kau sibuk sekali sampai susah dihubungi "
"Maaf "
"Aku sudah urus semuanya dokumen dan yang lain nya jadi tinggal siapkan saja dirimu "
"Hmmm baiklah trimakasih "
"Jadi hari ini kau bisa ajak aku jalan-jalan kan keliling Seoul ?"
Kenapa tiba-tiba.
"Jangan hari ini nanti besok saja ,aku harus melihat penampilan debut artis ku "
"Aku juga akan melihat nya bersama mu "
Rasa trimakasih ku membuat tak bisa menolak permintaan nya ,ku angguki ajakan nya dan wajah nya kini langsung berseri karna bahagia, aku menjadi merasa bersalah karna selalu saja bersikap dingin dan menjaga jarak pada nya .Ken tak menginap di hotel dia langsung datang ke apartemen ku dan menaruh barang nya di sana ,aku juga tak tega harus membiarkan nya tinggal di hotel ,lagian ada empat kamar di apartemen ku .
"Kau mandi saja dulu ,aku akan masak sesuatu untuk makan malam setelah itu kita berangkat ke tempat acara "
"Ok princess "
"Jangan panggil aku begitu lagi "
"Hehe baiklah princess "
"Ikhh "
__ADS_1
Ku lempar dia dengan daun bawang yang baru saja ku ambil dari kulkas .Dia cekikikan sambil menghindar dari serangan ku kemudian segera masuk ke kamar nya .