
di pagi hari Tony menghampiri ibunya yang sedang bersantai, dia duduk dengan muka bingung.
"ibu apakah aku ini anak yang baik?"
lantas ibunya berkata dengan jujur jika...
"Tony anak ku tentu saja kau anak yang baik, kau bahkan tidak merasa pamrih saat menolong orang, mulai dari kau sekolah dasar hingga sekarang sikapmu tetap sama, kau baik sekali, ibu hanya ingin berkata tidak peduli apa yang orang lain katakan tentangmu, apapun perubahan yang ada dalam dirimu. kau tetaplah Tony ku dan kau akan terus begitu dimataku"
mendengar perkataan ibunya barusan Tony termenung.
setelah beberapa lama telepon rumah berbunyi, Tony dengan segera mengangkat telepon itu, itu dari pak Agus yang memberi tahu ada seseorang yang ingin menemuinya.
Tony bingung karena di memorynya tidak ada yang mengunjunginya selama ini, lantas dia bergegas turun dan menuju ke ruangan pak Agus yang terlihat dari bayangan lampu ada 2 orang.
"boleh saya masuk pak," Tony berbicara dengan suara pelan
pak Agus menyuruhnya untuk masuk dan lantas dia mengenalkan seorang pria bernama Gonzalez, seorang dari luar negri dan hanya berbicara beberapa bahasa kata skanda saja.
pak Agus menyuruh Tony untuk mengantarnya ke kamarnya dan pak Agus berjanji akan membayar Tony ketika sudah selesai.
Tony mengiyakan perkataan pak Agus itu, lumayan juga upahnya untuk jajan di warung.
pak Agus yang sedang melihat kertas di mejanya menengok ke atas dan melihat Tony yang tubuhnya terasa berbeda, sedikit lebih tinggi dan badannya seperti kekar.
tidak peduli dengan hal itu, pak Agus memberikan kuncinya pada Tony lalu menyuruhnya untuk segera pergi karena dia sedang ada urusan dengan istrinya yang menunggu di luarnya ruangannya.
mereka naik ke lantai ke dua dan sampai di kamar nomor 9, Tony membuka pintu dan setelah itu membawakan beberapa kopernya yang terasa ringan sekali, padahal jika dilihat lagi koper koper itu penuh isinya.
"have fun Mr" ucap Tony dengan bahasa Inggris
orang itu mengatakan terimakasih dengan bahasa skanda walaupun masih terbata bata, setelah selesai dengan urusannya dia kembali lagi ke lantai satu dan menagih bayarannya.
__ADS_1
namun dari luar pintu terdengar suara mendesah dengan suara kadang kecil dan kadang besar, tanpa di duga pak Agus dan isterinya sedang melakukan kegiatan suami isteri di sana,.
"tua sialan, untung di lantai 1 tidak ada satupun yang memiliki anak kecil" Tony dengan kesal dalam hatinya
karena tidak ingin mengganggu dia menunggu di luar , menit permenit hingga 1 jam dia menunggu, namun Tony tidak menyangka pasangan orang tua itu akan melakukannya selama itu hingga membuatnya kesal.
dengan kesal dia pergi dari sana dan berjalan jalan ke lapangan dekat sana.
masih kesal dengan kejadian tadi Tony, dia dengan keras menendang kaleng botol hingga mengenai kepala seorang laki laki bertato.
"maafkan aku, aku tidak sengaja tuan". Tony meminta maaf ke pria itu
pria itu terlihat kesal melihat Tony dia mengintimidasi Tony dengan tatapannya yang siap memukul Tony, "ditempatku orang yang bersalah dapat dimaafkan saat dia dipukul diwajah".
Tony lalu mempersilahkan pria itu untuk memukulnya agar dia bisa dimaafkan.
"kau lelaki sejati huh, aku suka itu baiklah kawan, ini mungkin akan sakit"
pria itu memuji sikap laki lakinya dan sikap pemberaninya dan memberi hadiah berupa Bogeman keras di muka, dia dengan cepat mengarahkan pukulannya ke arah Tony, Tony tidak gerak sedikit dan menyodorkan mukanya pada pria itu.
suara pukulan keras terdengar , pria itu tersenyum karena merasa Tony sudah pingsan dengan pukulannya. namun setelah dia membuka mata dia kaget Tony masih berdiri dengan posisi normal tanpa bergerak, ataupun pingsan.
"hah ..... baik kau boleh pergi".
Tony berjalan dengan perasaan masih bingung, disisi lain pria itu kaget dan tidak percaya dengan apa yang dia lihat, dia melihat tangannya dan terlihat berdarah dan berwarna biru.
"sialan aku dijuluki one punch, karena aku selalu mengalahkan musuhku hanya dalam satu pukulan, namun apa apaan orang tadi , apakah mukanya terbuat dari baja atau bagaimana, eh telepon..... baik bos aku kesana".
pria itu pergi dan sepertinya dia seorang gangster.
"sekarang apa....... oh sial hari ini pertandingan antar sekolah" saat berjalan dia langsung ingat kalau dia sedang ada kompetisi yang harus ia menangkan, segera setelah itu dia pergi ke rumah untuk ganti baju dan memakai sepatu sepakbola nya.
__ADS_1
adiknya Tony memanggil Tony karena barangnya tersangkut di atas lemari dan dia tidak sampai untuk sampai ke sana.
"ibu ongkos , aku ada kompetisi" Tony terburu buru dan meminta ongkos pada ibunya
semua sudah tersedia dan tidak ada hal lain lagi Tony pergi, disusul adiknya yang ingin mendukung kakaknya, di tempat lain pertandingan sudah dimulai . satu persatu tim tumbang dan yang di unggulkan dari turnamen ini adalah SMS light yang terbukti pemainnya, yang sudah dilatih legenda Brazil Gonzalez.
ya Gonzalez yang dimaksud adalah Gonzalez yang menginap di apartemen tempat Rony tinggal, dan dia menginap disana dikarenakan dia sudah tidak menyukai tempat yang disediakan SMA light yang menurutnya terlalu mewah.
mereka berhasil mengalahkan 5 tim tanpa kalah sedikitpun dengan skor yang telak, pertandingan ini hanya memainkan 20 menit saja per pertandingan sehingga energi mereka tidak akan habis sampai babak final.
SMA luwoon sendiri bernasib beruntung saat tidak ada Tony, yaitu mereka hanya menghadapi lawan yang dibawah mereka kualitas nya, sehingga mereka melaju hingga babak semi final, dan melawan tim yang berat yaitu SMA yang jadi tempat zekio.
dia terlihat bersemangat dalam pertandingan ini, namun saat dia melihat orang orang dilapangkan dia tidak melihat Tony ada disana, dia melihat lagi tidak ada Tony disana.
melihat itu zekio berfikir jika Tony tidak datang pasti karena Tony meremehkannya, untuk itu dia bermain cukup kasar pada pertandingan ini dan membobol gawang SMA luwoon sebanyak 3 kali.
"ohhhh apa yang terjadi, gila dia mencetak 3 dalam waktu kurang 5 menit apakah dia titisan Lewy atau apa" seorang komentator yang heboh sendiri
"nampaknya ada pergantian pemain di kubu luwoon Andre digantikan Tony"
semua orang diam, zekio menatap tajam Tony yang masuk ke lapangan, sorak pendukung mulai terdengar setelah Tony masuk.
peluit kembali dibunyikan waktu babak pertama tersisa tiga menit, untuk itu Tony begitu bersemangat sementara zekio begitu tidak bisa menahan dirinya , dan saat peluit ditiup dia segera berlari dan mendekati Tony dan menekelnya dengan begitu keras.
wasit mengeluarkan kartu kuningnya, dia tersenyum karena mengira Tony cidera namun Tony berdiri dan membantunya berdiri, dia kaget dan segera melepaskan tangan Tony.
"sialan bagaimana dia bisa bertahan dari tekel kerasku...."
Goal pertama masuk ke gawang lawan tendangan bebas dari tengah lapang berhasil diselesaikan oleh Tony dengan tendangannya yang sangat keras.
peluit ditiup lagi hingga ke tiga kalinya Tony berhasil melakukan Hattrick sama halnya zekio dan membuatnya melongo.
__ADS_1
pendukung bersorak Sorai hebat melihat itu, bahkan seorang pelatih sampai melongo dengan gol gol indah dari Tony.
"kau sialan akan kupatahkan kakimu itu" zekio muka penuh dendam