
setelah pamitan pada orang tuanya Tony berjalan menuruni tangga, tetangga melihat Tony dengan rasa penasaran namun tidak berani menanyakan apa masalahnya karena orang orang di apartemen ini bukan tipikal orang yang ingin tahu segala urusan orang lain dan akan membantu jika itu juga berbahaya bagi mereka.
Tony memesan taksi dan menyuruh di pengemudi taksi agar mengantarkannya ke bank terdekat, sopir taksi menancap gasnya hingga sampai di bank terdekat, Tony membayar dan turun dari taksi, orang orang memandanginya dengan tatapan kagum, orang yang terlihat berwibawa, berkarisma dan juga tampan. Tony mendorong pintu lalu masuk. "selamat siang mba saya ingin menarik uang di cek ini". wanita karyawan bank itu mengambil ceknya dan mulai menghitung uang uangnya dengan sangat cepat. singkat waktu penghitungan selesai. "ini dia tuan... ta...mpan".
sang karyawan sangat terkesima melihat ketampanannya, Tony hanya bisa terheran apa yang terjadi. untuk itu dia menutupi kepalanya dengan penutup dari jaketnya.
"pak masih menunggu ternyata, kalau begitu antarkan saya ke cafe naga putih biaya bisa diatur". driver tadi ternyata sedang menunggu penumpang lain disana.
driver itu dengan santai mengangguk dan lalu menancap pedal gasnya, dia memasang muka serius sekali di dalam taksi itu, driver hanya terdiam dan lebih memilih fokus dengan pekerjaannya tanpa mau menanyakan kenapa, karena tugasnya bukan untuk bertanya tanya hanya mengantarkan penumpang ke tempat yang ingin dituju."sudah sampai tuan totalnya 10$". Tony memberikan 20$ sebagai uang tip pada sang driver ceria dan ramah itu.
setelah turun dia sampai dikafenya yang jaraknya cukup jauh dari rumahnya, bentuk kafenya unik lebih ke bentuk bar pada zaman dahulu klasik, Tony menyebrang jalan lalu berjalan mendekati kafe itu, "hey kawan ada yang bisa dibantu". ucap penjaga kafe itu dengan suara tegas, dia melihat Tony dengan tatapan merendahkan. "bulldog" setelah Tony mengatakan itu si penjaga lantas mengantarkan Tony ketempat si bulldog itu yang ada dilantai paling atas.
"bos ada ikan piranha disini".
"oh biarkan dia masuk".
Tony dipersilahkan untuk masuk si bulldog sedang duduk santai sembari minum minum, dia menyuruh Tony duduk dan lalu dia menanyakan kabar Tony, "kurang baik ada seorang penagih hutang tadi siang di depan rumahku". bulldog kaget dan lalu tertawa.
__ADS_1
"hahaha sudah ku duga kau memang sesuatu aku suka itu, oke mana uangnya kau berbeda biasanya orang orang idiot akan bilang baik baik saja sedangkan mereka sebenarnya dalam masalah bagus bagus". Tony mengeluarkan uangnya dari jaketnya, yang jumlahnya membuat anak buah bulldog sedikit tergoda."hey jangan menatap seperti anjing liar! hitung ini, ini bukan uangku ini akan kuserahkan pada ketua, kau tunggu hingga penghitungan uang selesai". bulldog menyuruh Tony untuk menunggu hingga yang itu selesai dihitung karena sebagai seorang gangster dia tidak akan selalu percaya apa yang diucapkan orang lain.
"oke ini pas, tidak ada bunga dalam bisnis ini kawan kau bisa pergi, jika kau butuh jasa pengamanan kau tahu harus kemana".
uang itu berhasil dihitung walaupun sedikit lama, karena dihitung sampai 2 kali dan memakan waktu sekali, Tony turun dari lantai atas dan sekarang memilih menggunakan kendaraan umum untuk pulang, setelah Tony pergi bulldog menelepon ketua mereka, "Halli ketua si pak tua Tobi sudah lunas uangnya akan ku kirimkan, haruskah ku coret namanya bos".
"oh coret saja aku sedang bisnis besar sekarang jadi telepon lagi nanti".
di rumah orang tua Tony sangat cemas karena Tony belum juga pulang di jam 5, ibu yang panik akan menelepon kenalan mereka di polisi, namun sebelum dia menelepon ketukan pintu terdengar, Tony masuk dan membuat mereka berdua sangat lega sekali. "sekarang ayah bisa lebih tenang bekerjanya". ujar Tony yang baru sampai. mendengar itu ayahnya kaget karena mengira Tony hanya bercanda saja. "tapi.... maafkan ayah mu ini yang tidak berguna ini, biar ayah ganti nanti nak huu...".
"sudahlah yah jangan menangis, ini adalah rasa terima kasihku atas kasih sayang yang telah kalian berikan selama itu, dan itu tidak bisa menggantikan apapun di dunia ini".
Tony menjelaskan jika dia sedang membuat website berbayar yang dimana akan menjual anime hasil karya studio ini ke website sana, dan Tony juga berkata jika website itu sudah jadi dan tinggal menambahkan anime anime dari studio mereka. "bos ijin bertanya bagaimana mereka membeli ini?". seorang kreator manga mengacungkan tangannya.
"pertanyaan bagus, itu hal simpel, kita akan membuat biaya bulanan dan tahunan yang biayanya sendiri akan ku rahasiakan saja, dan nanti akan menjadi topik hangat di berbagai media.".
semua orang terkagum dengan ide Tony dan bertepuk tangan padanya, "bos apakah kita bisa membuat aplikasinya saja?". tony mengatakan jika dia juga memikirkan hal itu tapi... Tony menjelaskan kalau dia butuh seorang yang mengerti pemrograman yang bisa membuat aplikasi yang aman dan tidak bisa di hack.
__ADS_1
"saya sebenarnya lulusan pemrograman bos". seorang berkacamata mengangkat tangannya,
Tony senang dan menunjuk sebagai developer yang akan mengurusi aplikasinya yang akan bertempat di gedung yang sedang dibangun.
sikawan yang mendengar itu kaget karena Tony langsung menunjuknya tanpa bertanya lagi padanya."siapa namamu?" Tony bertanya
"Ted bos". dengan sedikit gugup
"oke Ted kau akan bekerja sebagai developer Minggu depan, oh yang lain apakah ada yang diperlukan seperti meja baru mungkin atau komputer mungkin, ada yang butuh?". mendengar itu mereka terdiam dan menangkap apakah yang dikatakan Tony itu benar, semua orang mengangkat tangannya dan berkata "kursi kami keras kadang punggung kami sakit akibat terlalu lama duduk". tony sebenarnya sudah membeli kursi empuk yang ada di luar sekarang dan rencananya akan memberikannya saat mereka pulang namun karena terlanjur Tony bertanya begitu.
"bawa Kedalam kursi kursi itu", Tony berkata pada orang yang dia bawa
semua orang bingung apa yang terjadi sekarang, lalu keluarlah kursi kursi dan meja meja baru yang sangat nyaman kedalam gedung itu, mereka semua kaget dan menanyakan pada Tony what is going on, "tidak hanya beberapa tambahan saja untuk membuat kalian lebih nyaman dan kinerja kalian juga pastinya akan meningkat, itu menurutku". setelah barang barang itu masuk kedalam Tony berdiri di paling depan.
"terima kasih atas kerja keras kalian hari ini". Tony membungkukkan badan dan mengucapkan rasa terima kasihnya pada mereka.
terkejut dengan apa yang terjadi, mereka mengucapkan terima kasih pada tony atas apa yang telah Tony berikan, mereka tidak menyangka dalam 5 tahun mereka bekerja belum pernah ada yang menganggap pekerjaan mereka begitu berat, harus lembur dan kurang tidur kadang bisa sampai sakit karena terlalu lama di depan layar. dan hari ini ada seorang yang masih muda di hadapan mereka, yang menjadi bos mereka, dia baik dan bersikap layaknya pemimpin yang sesungguhnya berkharismatik dan selalu merendahkan suaranya pada yang lebih tua.
__ADS_1
setelah kejadian tadi Tony menanyakan Yuna yang ditempatnya masih kosong, "bos sebenarnya dia tidak masuk dalam 2 hari terakhir entah ada apa?". setelah si kawan mengatakan itu Tony terlihat khawatir dan bergegas ke rumahnya, "hey aku akan pergi ke rumahnya, jika ada tamu suruh menunggu saja oke".
sementara itu dirumah Yuna.....