
waktu sudah berpindah ke Kamis pagi dimana hari sedang turun hujan dengan derasnya, dan dikatakan jika hujan akan terjadi seharian penuh.
namun tidak ada alasan bagi para pegawai tidak datang ke kantor termasuk anak buah Tony, di jam 7 pagi ini banyak karyawan yang sudah datang dan belum datang karena hujan, itu dapat dimaklumi Tony.
sudah 3 hari handphone Tony dipenuhi telfon dari Rin, dan SMS yang menggila. Tony hanya melihatnya sebentar lalu mengabaikan itu.
gedung di sebelah sudah jadi, tidak tinggi dan memang bukan untuk sebuah kantor, melainkan untuk parkiran karyawannya yang memakai motor atau mobil, yang tadinya susah mencari tempat parkir sekarang mereka bisa lebih lega.
"hey kau, B ini karyawan baru disini katakan semua yang harus dilakukan dan tidak boleh lakukan"
"oh baik bos, hey kawan kemari jangan malu kita langsung saja turnya, jika kau ingin menulis supaya tidak lupa kau bisa menulisnya.
ada seseorang yang baru di bagian developer, dia adalah yang tempo hari menggunakan aplikasi milik mereka, kita panggil saja Zeid.
Zeid ini sudah melamar kemarin dan diterima karena Tony melihat keahlian mendesain karakter game yang luar biasa detail, selain itu dia ahli dalam pengembangan sebuah platform jadi tidak ada alasan Tony untuk tidak mempekerjakan nya.
"baik dengarkan aku, di ruangan warna biru ini, kau bisa melihat tempat pembuatannya manga, dan komik mulai yang untuk di jadikan buku, dan dijadikan secara digital, perkenalkan ini orang yang bertanggung jawab di bagian ini, "
"oh Hallo, tuan.... Chad"
"baik kita lanjutkan, kau sebagai bagian development tidak boleh melibatkan dirimu dalam pekerjaan mereka, kau akan bekerja di tempat yang kau pilih, di depan pintu ini ada 2 penjaga yang siap melayani mu, namun jangan bawa urusan rumah ke tempat kerja jika kau masih ingin bekerja oke, bagus , sekarang kita ke lantai 3 untuk menuju gedung sebelah, mengapa tidak lewat bawah saja?"
"kenapa?"
" karena bos kita suka yang estetik jadi dia membuat penghubung dengan menjebol tembok kedua gedung ini".
setelah puas berkeliling dan menjelaskan semua B mengatakan peraturan yang tidak tertulis yang harus difahami dengan serius.
"itu sudah semuanya, tapi ada satu hal yang harus terus kau ingat saat bekerja disini, jangan pernah ikut campur urusan bos dan semua kehidupannya jika kau masih ingin hidup, oke kau bisa bekerja jika kau giat bos bisa menambahkan gaji mu".
__ADS_1
mendengar itu, dia kaget dan berkeringat , dan mengartikan perkataan si B tadi menjadi serius.
Tony sendiri sedang berbicara di telfon dengan pemilik satelit inc, untuk membicarakan kerja sama mereka.
di rumah Rin dia sekarang sudah sendirian, lelaki yang bersamanya tempo hari pergi dengan wajah ketakutan saat menyentuh tubuh Rin, sepertinya Tony juga melakukan sesuatu pada tubuh Rin hingga membuat lelaki itu pergi dengan wajah ketakutan.
sepertinya dia tahu jika ada seseorang yang sangat kuat, dan lebih kuat darinya.
di derasnya hujan Rin terus menghubungi Tony dan berharap agar dia bisa memaafkannya, dia tidak sadar jika dia sudah melakukan perbuatannya yang keterlaluan dan menyakitkan pada Tony.
apa boleh dibuat, nasi sudah menjadi bubur, tidak ada lagi maaf untuknya, walaupun itu bukan perbuatan rin, namun saat mengingat kejadian itu Tony merasa kesal dan jijik untuk melihat wajahnya.
ini mungkin kejam, namun apa yang akan kau lakukan jika kau mengalami hal yang sama seperti Tony?.
.
.
.
"oh siapa yang takut ?, baiklah tunggulah aku akan datang jam 10 malam", Tony berekspresi dengan wajah yang menyebalkan.
"baguslah apakah harus ku kirimkan anak buahku untuk menjemputmu"
"tidak usah**"
di tengah hari buta chull menelepon Tony dan memintanya untuk datang dan menantang Tony bermain main di Kasino, untuk alasan yang tidak jelas Tony menyetujuinya.
dan di tengah hari itu juga Tony baru mengingat jika ada sesuatu yang harus dilakukan. yaitu menyelesaikan masalah dengan rin dulu, agar tidak terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
__ADS_1
contohnya.......
"jika saja bukan karena lelaki itu aku pasti masih bersama Tony, namun haruskah aku melakukan ini......."
entah apa yang ada dibenaknya, Rin menggantungkan tali yang sepertinya akan ada sesuatu yang tergantung disana, entah itu baju, atau kepalanya.
dengan gilanya dia memasukan kepalanya namun saat akan menggantungkan kepalanya dan memberikan diskon pada malaikat maut Tony datang, "wah ini tidak terduga Rin, kau bukan tipe orang yang seperti ini, tidak, kenapa apakah karena masalahku? yang benar saja, hey **sadarlah apa yang kau lakukan ini salah, hanya karena kau putus cinta kau mengakhiri hidupmu , dengar sialan jangan memalingkan wajahmu, kau pikir ayahmu yang sudah pergi akan senang dengan ini".
"hey Rin sedari SMP kau adalah orang yang selalu berfikir positif, kau bukaan tipe orang yang menyerah karena masalahnya sepele, ingat kau masih ada ibumu yang harus kau untuk kau pikir ibumu saat sadar nanti akan senang?, dia pasti akan sedih melihatmu mati dan juga ingat adikmu dirumah apa kau masih memikirkan keluargamu, atau kau hanya orang egois yang memikirkan perasaan mu saja, aku bukan mengajarimu namun lihatlah keluargamu, apa kau masih ingin hidup atau kau akan bergantung di tali itu, itu pilihanmu, aku tidak akan mencegahmu aku hanya memberikan nasihatku saja , semoga kau mengerti aku pergi**!!!!"
marahnya Tony melihat sikap Rin, Rin lalu turun dari kursi dan menurunkan tali itu, dan menanyakan sesuatu pada tony yang akan pergi.
"jangan pergi!!!!, aku ingin menanyakan ini padamu, apa kau masih mencintaiku?".
"tidak, sedikitpun, hatiku terlanjur sakit Rin, jika kau masih ingin bertemu padaku kau bisa pergi ke rumahku, sebagai teman tentunya "
ini mungkin tidak menyelesaikan masalah, namun keputusan ada ditangan Tony, dia yang harus melakukan apa yang menurutnya benar.
.
.
hari sudah gelap itu berati tandanya malam bego masa gak tahu sih?. Tony menggunakan jas yang rapih untuk menghadiri undangan chull, yang sudah menunggu bersama 3 orang lainnya.
aku duduk di kursi yang tersisa di depanku ada tuan chull seorang walikota yang bisa dipercaya dan seorang ketua gang yang cukup kejam, walaupun kejam dia menganggap anak buahnya sebagai keluarganya. lalu di sampingnya ada seorang dari Tiongkok, dia sudah tua dengan baju tradisional China dia begitu berwibawa, dia bernama tetua Chen atau orang biasa menyebutnya si iblis.
dia diberi julukan itu karena bisnisnya sebagai bandar narkoba dan dia juga pemilik suatu wilayah yang biasa berkumpul orang orang jahat di China.
dan disampingnya badannya cukup besar dan berotot, dari rambutnya yang pirang dia dari Eropa, dia berasal dari Rusia si beruang merah Makarov, tidak banyak yang tahu bisnisnya Namun dia memiliki bisnis senjata di dunia bawah dengan beberapa pelanggan yang terkenal, mulai dari *******, pemberontak hingga sebuah negara, dikenal sebagai beruang merah karena perawakan yang besar dan buas seperti beruang.
__ADS_1
dan sekarang mereka bertiga berkumpul di depanku dengan sikap seperti anak anak.....