Lucky Book

Lucky Book
masalah lagi


__ADS_3

Tony menghilang entah kemana, Rin hanya terdiam di jalan buntu itu sambil memandangi tulisan Tony, lelaki itu lalu datang dan mengatakan mengapa dan ada apa pada Rin.


"kumohon tinggalkan aku sendiri, jangan bicara lagi padaku"


"tapi kita jadi pacaran kan?"


"ku bilang apa tinggalkan aku sendiri, apa yang sudah kulakukan, aku menghianati orang yang tulus padaku hanya karena dia tidak ada waktu untuk ku, namun kenyataannya dia belum pernah sekalipun menolak ajakan ku sekalipun dia sibuk"


di tempat lain Tony berada di sebuah pulau kosong, bersama riot, "jika terus begini, apa yang harus kulakukan. sadarlah nak kau bisa mencari wanita yang lebih baik darinya ".


"hey riot apakah kau pernah di khianati seorang wanita sebanyak 20 kali selama hidup mu?, tentu saja kau tidak kau adalah dewa yang tidak butuh cinta,makan dan tempat tinggal kau bisa melakukan apapun "


"nak kau sepertinya sudah te nanggggg!!!!!"


boom suara gunung di pulau kecil itu, tanda Tony mengeluarkan semua amarahnya disana, lalu dia berdiri memegang riot untuk kembali ke hotel.


.


.


dengan baju sedikit sobek di sebelah perut Tony masuk ke hotel dengan santainya, seorang penjaga hampir menegurnya, beruntung dia melihat wajahnya terlebih dahulu jadi dia tahu siapa dia.


"fiuh untung aku melihat wajahnya, kalau tidak habis aku, ada apa dengan baju jas orang itu, apakah dia berkelahi atau semacamnya, dari pada itu lebih baik lanjut bekerja ". si penjaga di dalam hatinya


setelah sampai di ruangannya, Tony sebisa mungkin untuk tidak berfikir kalau itu selingkuhan Rin, namun semakin terbayang wajah lelaki itu membuat Tony ragu pada Rin.


"*Hallo ini Rin siapa ini?"


"Hallo ini aku Tony, bisa kita bertemu di taman kota"


"............ baik Tony dengarkan ak*" bep bep bep


Tony menutup telponnya saat Rin menjelaskan pada Tony, riot yang dari tadi diam mulai berbicara menghibur Tony, agar kejadian seperti di restoran itu tidak terulang.


berita di tv sedang menyiarkan berita tentang runtuhnya sebuah restoran, dan taman dekat sana yang mengakibatkan taman itu gundul, dan tanaman disana hilang tak bersisa.

__ADS_1


"pak ada telefon dari stasiun TV swasta katanya dia ingin meliput pemilik baru hotel ini"


"bilang pada mereka, pemilik hotel ini sedang pergi keluar angkasa , mendaki bulan dan membuat planet planet hancur, beri alasan apa kek gitu, saya sedang pusing.


[tuan emosi anda tidak terkendali, pengendalian emosi selesai*]


emosinya mulai stabil, sehingga ia bisa berfikir jernih kembali dengan cepatnya.


Tony berdiri meninggalkan riot yang kelelahan karena menguras terlalu banyak mana, tak lupa Tony memberikan mantra agar mulutnya hanya bisa mengeong saja hingga dia kembali lagi.


hari mulai ke sore hari, Rin sudah sampai di tempat yang dimaksud, begitu juga Tony tanpa adegan seperti di kisah romansa dimana mereka bertatap tatapan, Tony menyuruhnya duduk dan mulai berbicara, "why?".


"kenapa kau bilang, kau bilang kenapa coba kau pikir, berapa lama kita bertemu kau bahkan tidak pernah peduli padaku dan ibumu yang dirawat di rumah sakit, coba tebak kenapa karena kau itu miskin, kau tidak bisa membantu apapun pada hidupku, kau tidak pernah ada Tony, tidak pernah sekalipun, namun dia berbeda dia selalu ada buatku"


"kalau itu mau mu, kau bisa bersamanya dan tinggalkan aku, yah semoga saat kau sadar aku sudah tidak menjadi pacarmu lagi, bye"


Tony pergi setelah memegang tangannya, Rin hanya terdiam di indahnya sore itu, daun daun berguguran di dekat sana, meninggalkan dia sendiri di keriuhan taman.


[tuan sihir hipnotis nya sudah hilang mengapa anda pergi?]


"kau tahu apa lucky, kau tidak akan mengerti


[baiklah tuan]


saat dalam perjalanan kesana lucky berbicara pada Tony tentang kebenaran yang ada, dimana saat di restoran saat laki itu memegang tangannya Rin, terjadi percikan sihir yang menyihirnya, riot juga merasa ada yang aneh namun dia tidak menyadarinya karena kekuatannya terbatas.


dimana laki laki itu sudah menghipnotis 4 hari yang lalu, yaitu saat Rin pulang dari kerja part time nya, saat dia sedang di dalam kontrakannya terdengar suara pintu, dan setelah dibuka ada lelaki yang memperkenalkan namanya sebagai Egi dan mengaku sebagai saudara jauhnya.


mulai dari pertemuan itulah semuanya terjadi.


alasan Tony menginginkan putus adalah Tony sudah terlalu sering tersakiti saat dia di masa depan, dan saat ini dia merasakan jijik jika melihat muka Rin, entah kenapa alasannya.


.


.

__ADS_1


"Tony sudah lama tidak kesini, kau pasti banyak pekerjaan setelah lulus, mau menu seperti biasa ramen dan sebotol Soju"


"ya paman, eh ada Andre sedang minum juga ?"


"Tony apa kabar, tentu melelahkan sekali setelah pertandingan, dan kau tahu apa pelatih mempercayakan ku masuk ke skuad utama hahahaha"


Andre tertawa begitu juga Tony yang nampak senang dengan pencapaian Andre,. "hey apa kabar pacar mu itu?"


Tony menenggak sojunya, "ahhh segar sekali, sialan itu selingkuh "


"tidak terduga wanita polos itu, aku dengar kau pemilik tumboo studio, hahahaha kau memang hebat Tony , minum minum paman tambah lagi"


mereka menghabiskan dengan minum minum, untuk menghilangkan stress mereka, dari rutinitas yang gila dan dari keadaan juga.


.


.


.


besoknya


Rin yang sadar dari sihir, terbangun di kasurnya bersama seorang lelaki yang tidak ia kenal, dia lantas menelepon Tony, yang tidak ada jawaban sama sekali.


lalu dia membuka pintu depan untuk meminta tolong pada orang orang, namun baru saja membuka pintu terlihat sebuah box di depan pintunya, karena penasaran dia membukanya yang membuat dia syok dengan isinya.


ada 6 foto didalam box itu, dengan ukuran besar, yaitu foto bersama si Egi Egi ini, dimana semuanya tentang kebersamaannya dengan lelaki itu yang sebenarnya Rin tidak tahu siapa, lalu dia melihat foto terakhir yang membuatnya tambah syok yaitu hubungan intim mereka berdua.


Rin syok, kaget, dia tidak tahu ingin berbuat apa, lalu dia menangis dan berusaha menelepon Tony, namun semuanya nihil.


sebuah surat lalu keluar di selipan foto itu yang berisi........


"Hi ini Tony, apa kabar disana seperti baik baik saja , aku tidak ingin bertele tele dengan kata kata manis , aku hanya ingin berkata, semoga kau bahagia dengan lelaki itu, lelaki yang selalu ada di sisimu itu, kau tahu kan apa kata terakhir di surat ini KITA SELESAI horeyy kau sekarang senang kan, oh ya aku sudah membayar biaya ibumu tidak perlu berterima kasih, atau menganggapnya hutang ,anggap saja itu hadiah untuk hubungan kalian salam, Tony "


setelah membaca surat itu dia menangis entah karena apa?

__ADS_1


"sayang bisa kau buatkan aku sarapan "


lelaki itu bangun tidur dan menyentuh Rin untuk menghipnotis nya lagi, namun saat menyentuhnya......


__ADS_2