Lucky Book

Lucky Book
ujian yang menyebalkan


__ADS_3

dia terpaku kaku, melihat ke arah papa skornya berkali kali dan skornya sama tidak berubah sama sekali.


"ahhhh ini tidak mungkin ini tidak mungkin!!!!". Bruno berteriak seperti kesetanan


para tim medis langsung membawanya ke rumah sakit untuk diberi perawatan, dan pemenang dalam pertandingan ini adalah SMA luwoon yang membuat Alex seperti kesetanan.


pembagian mendali dibagikan dimulai dari juara dua dan diakhiri oleh juara pertama, teman temannya sangat bahagia, ini bukan tentang memenangkan sebuah Thropy tapi ini tentang kemampuan mereka dan mental mereka.


karena Tony sebagai man of the match dia diwawancarai oleh seorang dari tv swasta, bagaimana perasaan dan pertanyaan lainnya.


pada pertanyaan akhir si pewawancara menanyakan apakah Tony ingin menjadi pemain profesional?.


"tidak aku tidak akan!!!! hehe maaf berteriak


aku lebih menyukai sesuatu yang menantang ketimbang sepakbola terima kasih".


si pewawancara kaget, begitu juga pencari bakat yang berencana merekrut Tony, yang sudah kepincut atas skill Tony yang menawan.


setelah dari ibu kota itu mereka kembali ke kota mereka untuk bersiap dengan ujian nasional yang menyebalkan.


"aku pulang" Tony masuk kerumahnya


"selamat!!!" keluarganya menyambut kemenangan Tony dengan meriah


tak disangka orang tuanya menyambut begitu hangat dan bahagia atas apa yang dilakukan anaknya.


ditempat yang berbeda, setelah merasa baikan Bruno melihat berita tentang pertandingan itu, dia melihat wawancara Tony seusai pertandingan, dengan penuh keseriusan.


bukannya menyudahi semua ini si Bruno malah tertantang atas kekalahannya tadi, namun saat Tony mengatakan dia tidak tertarik dengan sepakbola dia melongo. tidak percaya apa yang dia katakan padahal jika Tony meneruskannya 3 tahun lagi dia mungkin akan menjadi wonderkid paling dikagumi.


namun keputusan Tony sudah bulat dan dia sedang tidak ingin lagi melakukannya.

__ADS_1


singkat waktu detik,jam serta hari , hari ujian tiba banyak anak yang belum sempat belajar akibat dadakan ini, Tony masuk pada jam 6 subuh yang biasanya terlambat datang karena ini ujian Tony masuk lebih awal, walaupun masih pegal dibeberapa bagian.


lalu pengumuman dibunyikan semua orang senyap.


"tes tes pengumuman , hari ini ujian pasti kalian sudah tau, namun ada beberapa yang akan saya sampaikan. jam pulang akan seperti biasanya , dikarenakan setiap satu hari ujian Akan ada 5 pelajaran sekaligus itu saja terima kasih".


para murid kesal namun mereka tidak bisa berbuat banyak, karena sepertinya para orang tua juga ada dibalik ini semua. karena rapat Minggu lalu.


jam pertama ujian matematika, wih hebat hari pertama pagi pula langsung matematika, benar benar luar biasa sekali.


"apa ini ya aku tidak tahu" beberapa murid mengeluh soalnya sangat susah".


Tony sengaja tidak langsung mengisinya dan hanya pura pura berfikir saja, karena jika langsung diisi bisa gawat nanti .


pengawasan di ruangan Tony berkeliling mengelilingi kelas, banyak yang tidak bisa menyontek ke temannya karena itu, lalu pengawasan itu sampai di meja Tony dia berhenti sebentar...... dia menyelipkan sekucup surat pada Tony.


Tony membukanya.....


"ya ampun apa apaan ini dia benar benar mesum , apakah kepala sekolah sudah gila


Tony membukanya dan berisi sebuah foto wanita dengan baju menggoda, pengawas dikelas itu ibu Sri , entah karena sebab apa wanita muda itu tertarik padanya.


karena terganggu dilihat terus oleh Bu Sri, Tony mengerjakan soalnya dengan cepat, kebetulan para murid lain juga sudah selesai.


Tony maju ke depan dan memberikan kertas ujiannya, di depan Bu Sri malah sengaja menjatuhkan beberapa kertas ke bawah meja agar Tony membantunya.


saat Tony membantunya bu Sri memegang tangannya dan mengeluarkan muka menggodanya dengan bibir sedikit digigit, Tony sudah selesai membantunya dan bergegas pergi dari sana.


"apa apaan tadi"


Tony pergi untuk menemui Alex di depan gerbang sekolah, Alex sudah berjanji pada Tony jika dia mampu mencetak lebih dari 3 gol maka Tony bisa melakukan apapun padanya.

__ADS_1


Tony sampai di gerbang sekolah dan meminta ijin pada satpam yang berjaga, setelah saling menyapa mereka mengobrol layaknya teman pada umumnya.


"baiklah Tony apa maumu".


Tony sebenarnya tidak ingin melakukan permintaan apapun namun karena Alex ini kepalanya keras jadi dia tidak bisa menolak apa yang dia mau, Tony berkata jika dia ingin meminjam 1$ untuk ongkos pulang karena Tony lupa membawa uang lebih.


Alex menatap Tony dengan heran, dan menyuruh Tony mengatakannya sekali lagi, setelah Tony mengatakan sekali lagi Alex bingung dan menyuruh Tony untuk meminta yang sulit kek gitu, "baiklah pegang ini, kau ini aneh namun aku suka itu kawan, oke aku pergi dulu ketua kelasku pasti sedang mencariku jangan lupa dipakai uangnya".


setelah mereka pergi Tony tersenyum dan berbalik untuk makan setelah ujian, dia pergi ke kantin kebetulan sepi hanya ada beberapa orang saja dikarenakan masih ujian.


Tony lalu memesan air putih saja dan membayarnya, tapi ibu kantong memanggil Tony yang akan pergi, "tunggu ibu Sri menitipkan ini padaku, dia bilang ini untukmu ".


Tony lalu pergi dengan mood yang aneh, dia lalu pergi ke belakang kelasnya yang memang tempat nongkrongnya bersama temannya disana.


"ibu Sri ini punya masalah apa ya?. coba kulihat


bukankah ini sandwich mengapa bentuknya hati?".


menghiraukan bentuknya Tony lalu memakan makanannya yang sayang jika tidak dimakan, pemberian orang pula.


jam berganti sudah di pelajaran terakhir yaitu sejarah yaitu pelajaran yang disukai Tony.


dia mengerjakannya dengan penuh semangat dan jika ada pertanyaan yang keliru di penulisan soal Tony memperbaikinya, saking sukanya dia dengan pelajaran ini. Andre yang membenci sejarah memanggil Tony dengan suara kecil.


"hey Tony bisakah kau beri aku 10 jawaban PG hanya sepuluh"


Tony yang melihat itu lalu menuliskan jawabanya di kertas yang dia temukan di bawah meja, selesai Tony melemparkannya ke meja Andre dengan akurat tanpa diketahui pengawasan.


andre membukanya disana isinya jawaban semua tapi ada kata kata di bawah jawaban PG itu. "hanya sepuluh? PG nya memang ada sepuluh sialan, isi cepat aku ingin ke WC".


dengan raut yang mengesalkan dia melirik ke arah teman Di samping mejanya, Andre memamerkan ke sikawan dia sudah selesai dan membuatnya merasa tersaingi.

__ADS_1


"sial ujian akhir memang menyebalkan apalagi ketika ingin lulus para guru pasti memberikan pekerjaan ke kita berkali kali lipat"Andre berbicara sembari buang air kecil


Andre berdoa di hari hari berikutnya mungkin akan ada sedikit kelonggaran, dan ya mereka mendapatkan kelonggaran dihari esoknya..... yaitu 6 pelajaran dan hanya sekali istirahat saja yang diberikan oleh guru, sepulang sekolah para murid kebanyakan lesu dan ingin segera istirahat dirumahnya.


__ADS_2