Lucky Book

Lucky Book
Misi yang sulit


__ADS_3

Tony yang berada di tubuh Jhonny berjalan mengeliling kantor , ia merasa orang orang melihatnya dengan tatapan takut.


ia bertemu lagi dengan karyawan yang langsung pergi setelah melihatnya.


melihat orang orang yang menatapnya, Tony menyapa pegawai itu. "hallo pagi" pura pura berjalan sembari menyapanya, para pegawai yang mendengar itu tak habis pikir apa yang sebenarnya terjadi dengan bos brengsek mereka itu.


mereka terlihat berbisik


Tony yang melihat itu mendekati mereka dan tersenyum pada mereka . ia melihat hanya warna merah yang terlihat diatas Kepala mereka , dari banyaknya orang yang ia temui rata rata kepuasan mereka ada di minus 40 sampai 50 , tak ada yang menunjukkan tanda + sedikitpun.


di pikirannya Tony sampai sudah pasrah dengan misinya ini, ia juga terkejut dengan apa yang terjadi beberapa jam yang lalu, mati, pindah tubuh dan dipaksa mengikuti misi.


'astaga apa pria sialan ini tak pernah berbuat baik atau semacamnya, aku tak melihat warna lain di kepala mereka selain warna merah'


ia terus berjalan sembari termenung, ia menghiraukan muka karyawan yang melihatnya dengan tatapan aneh , karena dia dia sudah pasrah. mereka terlihat pura pura bekerja sembari sekali kali melihat bosnya.


Tony berkeringat, dan terus bertarung di kepalanya sendiri agar harus melakukan apa.


lalu Tony menyadari saat ia berkeliling gedung, ia merasakan perasaan dan suasana yang sama , seperti saat ia bekerja perasaan yang selalu ada dalam tubuhnya. ia sangat familiar dengan suasana ini.


yang ia rasakan saat ini hanya Lelah, tidak puas, marah, dan SURAM.


sistem memunculkan beberapa opsi setelah Tony menyadari itu, suaranya sangat menggangu, dia terus mengulanginya lagi lagi dan lagi hingga Tony sedikit kesal.


[coba ini] !!!!!!!!


'kumohon ini benar benar mengganggu.... aku berusaha mendapatkan id............ e , aku dapat sebuah ide yang sangat mudah, biasanya solusi ini selalu berhasil padaku'


ia pergi dari sana dan pergi ke ruang administrasi.


"mbak boleh saya pinjam mic ?"

__ADS_1


tanya Tony pada seorang wanita penjaga ruang pemberitahuan itu, "silahkan pak"


walaupun sedikit gugup , ia menarik nafasnya dan memberitahukan idenya.


"Hallo tes tes , baik selamat siang, kerja bagus untuk kalian semua , silahkan manfaat waktu istirahat kalian, selama 30 menit terimakasih"


mendengar itu seluruh gedung heboh bahkan para penjaga bergegas ke ruang mic itu. mereka mengetuk pintu depan keras dan mengeluarkan suara yang keras pula, "Hey buka pintunya,!!!!!"


"ya jangan main main, di perusahaan ini tak ada jam istirahat".


pintu terbuka , mereka yang akan marah marah , melihat wajah orang yang mereka kenali, wajah yang mengintimidasi, wajah licik itu. itu adalah Jhonny devs .


melihat itu mereka menyapanya


"ppppp pak selamat siang , saya hanya ingin memastikan saj-" tubuhnya bergetar


"tak tidak masalah kau sudah bekerja dengan sangat baik, lanjutkan, dan kalian berdua beritahukan informasi tadi pada yang lainnya, aku akan kembali ke ruangan ku" ujarnya yang nampak berubah


"apa benar , istirahat?"


"yang benar saja , itu pasti bohong!!"


mereka meributkan pengumuman itu, mereka terkejut dengan yg terjadi, karena entah kapan perusahaan ini memiliki jam istirahat,.


seorang penjaga berkeliling dan membenarkan berita yang disebutkan itu. mereka juga menambahkan , jika ada yang tidak istirahat mereka akan diberi masa percobaan.


"siapa yang bilang begitu pak!" agak kesal


"presiden Jhonny devs, sendiri, jik kau ingin protes silahkan ke ruangan atas dan protes disana", mendengar nama itu dia perlahan menciut dan menuruti apa yang diperintahkan.


Jhonny yang mendengar keributan mulai penasaran mengapa mereka marah padanya, sistem lalu memberikan gambaran Jhonny pada Tony, di gambar itu terlihat, jika Jhonny tidak pernah memberikan waktu istirahat dan terus memaksa pegawai untuk terus menghasilkan uang tanpa henti, bahkan setelah hari yang panjang ada beberapa karyawan yang lelah mendapatkan kerja lembur.

__ADS_1


"bahkan babi pemilik mini market tak segila ini, astaga aku yang belum pernah memerintah malah menjadi pemilik perusahaan sialan ini haha" kepalanya yang bersandar di kursi


......................


di luar gedung...


"astaga es ini sangat enak" seorang karyawan minum es


semua karyawan melepas penat dengan minum dan makan makanan di dekat kantor mereka. obrolan mereka tentang bos mereka yang aneh , mereka merasa jika sikapnya tiba tiba berubah 180 derajat. ada yang berpendapat jika dia pasti akan memecat salah satu dari Meraka, atau bahkan mengatakan tentang penutupan perusahaan. mereka juga bergosip tentang masalah yang ditimbulkan Jhonny. "apa yang dipikirkan pria sialan itu, apa dia tak tahu malu " seorang pegawai senior menggerutu, "kau benar pak tua, kurasa ada hal besar yang akan terjadi, tapi aku berpikir itu hal yang buruk".


namun bagaimana juga mereka akhirnya mendapatkan istirahat mereka, setelah sebelumnya tak pernah mendapatkannya.


di sebrang gedung, di cage dekat sana, seorang pegawai seorang diri meminum kopi sembari berdiri memandangi gedung, dia selalu mengingat hal apa yang selalu dilakukan Jhonny padanya, mulai dari dia tidak diperbolehkan menghadiri upacara kelulusan adiknya dan pemotongan gaji hanya karena hal sepele, ia tak pernah mengira dia akan menyapanya dan tersenyum padanya tadi . "Jhonny apa yang terjadi padamu?" sembari menyeruput kopi.


aku adalah Jake seorang pegawai lulusan universitas ternama di ibu kota ini, aku bekerja disini karena aku selama menjadi mahasiswa selalu lewat jalan sini, dia saat lewat selalu ingin bekerja di sana entah apa sebabnya.


setelah lulus aku mendaftar dan diterima di kantor ini, aku kira setelah bekerja giat aku akan naik menjadi manajer seperti yang aku impikan.


tapi ekspektasi itu mungkin terlalu tinggi, setelah bekerja dengan kinerja yang optimal dan baik aku tak naik jabatan bahkan setelah tahun ke-lima ku disini.


aku pernah ada niatan untuk pergi mencari pekerjaan lain, namun aku sadar jika setelah keluar dari ini aku harus kemana?, apa kah aku akan diterima? , aku faham jika di ibu kota mendapatkan pekerjaan di kantor adalah hal yang sangat sulit apalagi menjadi manager. toh aku masih bisa makan di ibu kota dengan uang gaji kantor ini.


satu jam kemudian....


di dalam ruangan Tony sayup sayup menganggukkan kepalanya, ia begitu lelah , dan saat dia akan tertidur.


Ding!


suara sistem membangunkannya, layar juga muncul di depannya.


[selamat pemain anda sudah menyelesaikan 7/10 poin yang disepakati, satu jam berlalu , dan waktu masih bergilir , silahkan selesaikan atau kau akan dapat hukuman]

__ADS_1


", dasar sialan!!!"


__ADS_2