
lelah dengan semua yang terjadi tony yang geram mencoba tidak memperdulikan sistem, ia ingin tidur karena lelah
sistem terus muncul degan suara yang sangat mengganggu istirahat tony di sofa itu.
[perhatian waktu terus bergulir silahkan untuk melanjutkan misi]
'astaga aku hanya ingin istirahat ayolah kawan beri aku 20 menit untuk tidur , kumohon aku hanya ingin tidur , dasar sistem bodoh sialan bajingan, aku belum tidur setelah berpindah tubuh kau tahu itu , astaga....... suara itu terus semakin besar saat aku semakin mengantuk'
tin tot tit tot tit tot !!!!!!!!!!!!!!!!
ketika mata tony benar benar terpejam sistem dengan sengaja mengeluarkan suara keras yang segera membangunkannya , suara itu seperti tepat masuk ke dalam telinganya dan gendang telinganya sepeti akan meletus. TOOOOOOOOOOOOOOOOT!!!!!!!!!!!!!!111
...................
" ASTAGA!!!!!!! sistem jantcook agh kupingku sakit"
tony meringis kesakitan memegangi kupingnya
entah berapa waktu yang terlewat namun yang pasti tony benar benar tersiksa , keringat membasahi bajunya seperti mandi dan tubuhnya yang memerah karena saking sakitnya.
sembari memegang kupingnya, ia berdiri dengan sebelah tangan kanannya , sistem yang muncul di depannya menunjukkan waktu yang tersisa , tony tak peduli sedikit pun , yang ia mau hanya istirahat sejenak dari semua hal. namun setelah ia berpindah tubuh pun dia masih tidak bisa melakukan itu. " huh 20 menit lagi, sistem sialan "
dengan kepala yang lebih dingin dari sebelumnya , tony berdiri dan melihat waktu yang tersisa 15 menit, ia dengan segera , melihat info karyawan yang direkomendasikan oleh sistem. di sana ia melihat list karyawan dan mana serta keterangan lainnya juga ada keluhan mereka yang dapat dilihat oleh tony.
"dapat melihat perasaan orang , bukankah ini sudah terlalu jauh"
ia skroll terus untuk melihat keluhan yang menurutnya dapat ia selesai langsung , dan dengan poin yang dibutuhkan , semua keluhan terlihatnya sama dimata tony, yang ia lihat dilayar hanya "aku ingin bos baru"
lalu setelah menghabiskan setengah waktu yang tersisa dia menemukan kriteria yang ia inginkan , semuanya sesuai yang ia inginkan keluhannya dapat ia kabulkan langsung, dan poin yang diberikan sesuai.
__ADS_1
[nama: lim ma ]
[umur: 50 tahun]
[keluhan: ingin segera pulang , karena ingin menghadiri upacara kelulusan cucu kesayangannya]
[poin yang akan anda terima 3]
'ini yang ku mau, sebaiknyaaku bertemu dengan- tunggu ngapain capek capek aku kan bos disini jadi mengapa tak ku panggil saja lewat telepon'
tony mendekati telepon kabel di dekatnya , lantas ia menekan tombol yang ia ingat dari memori jhonny, "hallo"
"hallo tuan ada yang bisa saya bantu" suara wanita
"oh yeah tolong panggilkan pak lim ma , secepatnya ya nona"
di meja kerjanya pak lim sedang melamun memikirkan cucunya, saat ini ia tengah mengerjakan pekerjaannya , lantas ia bekerja sembari melamun yang membuat dirinya tak fokus dan tak sengaja menjatuhkan kertas yang ia tulis , ia pun tersadar setelah rekan kerjanya menepuk pundaknya.
".............. p pak anda melamun?" menepuk pundaknya
"huh eh astaga , ya ampun berantakan semua, maafkan aku . aku tadi melamun " sembari membereskan kertas yang terjatuh
" kau baik pak tua , sepertinya ada hal yang mengganjal, apa ada yang bisa kubantu"
"tak tak apa"
melanjutkan pekerjaannya, pak lim masih tak bisa menghiraukan janjinya pada cucunya, 'bagaimana , aku seharusnya datang ke acara cucuku sebelum dia lulus. aku sudah berjanji padanya akan pulang cepat , namun sepertinya aku tidak akan menepati janjiku.... lagi'
saat itulah dia disadarkan lagi oleh rekan disampingnya.
__ADS_1
"astaga lagi lagidia bengong , hey pak tua pak tua!!!"
" ada apa?"
"kau dipanggil oleh bos "
mendengar itu ia bergegas kelantai atas untuk menemui bos , karyawan yang lainnya kasihan pada pak lim yang dipanggil, mereka mengira jika pak lim akan mendapatkan masalah. rekannya pun berpikir demikian karena sikap bos mereka yang seperti iblis itu. ia pun menyemangati pak lim seniornya.
"hey pak tua , semoga berutung"
"yah kurasa begitu"
pak lim dengan tubuh tuanya secepat mungkin untuk ke lantai atas gedung ini, dia kali ini khawatir akan karirnya di perusahaan ,dia sudah bekerja di sisni selama 15 tahun dan selama itu ia sudah menjadi ketua tim development yang bertugas di pemasaran game anak perusahaan , devs industry.
lantai 16
lift terus naik ke atas gedung , yakni lantai16 yang mana itu adalah lantai teratas gedung ini, ketika sampai , ia tak gugup sedikitpun karena pengalaman yang ia dapat selama bertahun tahun bekerja disini.
ia mengetuk pintu.
tok tok tok
dari dalam ruangan tony menjawab untuk menyuruhnya masuk
"duduklah pak lim"
pak lim ma duduk , ia lantas bertanya mengapa ia dipanggil. " ya ya ya pak lim sudah 15 tahun mendedikasikan diperusahaan ini, anda memiliki 1 cucu kesayangan dirumah , jadi untuk itu aku membuat keputusan untuk memberikan waktu cuti 2 hari kedepan pada anda pak lim, jangan berpikir yang lain, ini keputusanku."
pak lim yang mendengar itu hanya bisa mengiyakan kata kata tony , dia sempat mengira akan dikeluarkan, namun saat mendengar penjelasan bosnya dia pun hanya mengiyakan perkataan tony saja.
__ADS_1